Habib Ja’far dan Pendeta Kristen Baca Pesan Ilahi di Lagu Idgitaf
- account_circle Ray
- calendar_month Senin, 12 Jan 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR – Single terbaru Brigita Meliala alias Idgitaf berjudul Sedia Aku Sebelum Hujan tak hanya mencuri perhatian penikmat musik, tetapi juga memantik perenungan spiritual lintas agama. Lagu yang dirilis pada 8 Oktober 2025 itu dinilai menyimpan pesan ketuhanan yang kuat, baik dari sudut pandang Islam maupun Kristen.

Habib Husein Ja’far Al Hadar
Pendakwah muda Nahdlatul Ulama, Habib Husein bin Ja’far Al Hadar atau Habib Ja’far, menafsirkan lagu tersebut sebagai gambaran cinta Allah yang sangat dalam, lembut, dan romantis kepada hamba-Nya. Menurutnya, lirik Sedia Aku Sebelum Hujan merepresentasikan kehadiran Tuhan yang mendahului permintaan manusia, Allah sudah “sedia” bahkan sebelum hamba-Nya sadar akan kebutuhannya.
Tafsir ini, kata Habib Ja’far, kerap membuat siapa pun yang merenungkannya larut dalam haru karena menggambarkan Tuhan yang penuh perhatian, kasih, dan pengorbanan.
@brilliantlaksanderOrang paling bucin sedunia🥹 sedia aku sebelum hujan – Idgitaf♬ suara asli – PERINTIS – CETAKISME – PERINTIS – CETAKISME
Pandangan senada juga datang dari kalangan pendakwah Kristen. Sejumlah rohaniwan menilai pesan dalam lagu tersebut sejalan dengan nilai-nilai yang tertulis dalam Alkitab, khususnya tentang kasih Tuhan yang setia hadir dalam segala musim kehidupan manusia. Konsep “hadir sebelum hujan” dipahami sebagai gambaran kasih Allah yang melindungi, menguatkan, dan menopang umat-Nya sebelum masa sulit datang, sebagaimana tertuang dalam berbagai ayat tentang penyertaan Tuhan di hari baik maupun hari buruk.

Secara musikal, lagu ini digarap Idgitaf bersama Enrico Octaviano dan menjadi pembuka perjalanan karya bertajuk Di Bawah Hujan. Melalui unggahan di Instagram @idgitaf, Gita menyebut lagu tersebut sebagai bagian pertama dari kisah tentang cinta dan daya bertahannya. Resonansi publik pun sangat besar. Dalam waktu kurang dari satu bulan, video klipnya di kanal YouTube @Idgitaf telah ditonton lebih dari 1,5 juta kali dan menembus jajaran Music Trending YouTube Indonesia.

Lirik-lirik seperti “Kuberi kau hangat walaupun ku juga beku” dan “Untuk hadir dan mencintaimu di hari baikmu dan di hari burukmu” menjadi titik temu tafsir lintas iman. Baik dalam pandangan Islam maupun Kristen, pengorbanan tanpa syarat tersebut dipahami sebagai refleksi cinta Tuhan kepada manusia, cinta yang tidak menunggu diminta, tidak menuntut balasan, dan selalu hadir sebelum “hujan” cobaan datang.
Fenomena Sedia Aku Sebelum Hujan menunjukkan bahwa musik dapat menjadi ruang perjumpaan spiritual lintas agama. Lagu ini bukan hanya tentang cinta antarmanusia, tetapi juga tentang cinta Ilahi yang universal, sebuah pesan yang dapat dirasakan dan dimaknai oleh siapa pun, apa pun keyakinannya.
Editor – Ray

I have been exploring for a little for any high quality articles or blog posts on this kind of area . Exploring in Yahoo I at last stumbled upon this web site. Reading this info So i am happy to convey that I’ve a very good uncanny feeling I discovered just what I needed. I most certainly will make sure to don’t forget this site and give it a glance regularly.
25 Januari 2026 3:52 PM