Breaking News
light_mode

Gugatan Togar Situmorang Kandas di Putusan Sela, Hakim Tegaskan Sengketa Pers Bukan Kewenangan PN Denpasar

  • account_circle Admin
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

I Made Somya Putra SH MH, selaku Tim Kuasa Hukum Jurnalis dan Ketua Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Bali: Putusan Sela PN Denpasar Tegaskan Sengketa Produk Jurnalistik Harus Mengacu pada UU Pers. 

DENPASAR – Gugatan perdata yang diajukan Togar Situmorang terhadap produk jurnalistik di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar kandas pada tahap putusan sela. Majelis hakim dalam perkara Nomor 956/Pdt.G/2026/PN Dps menyatakan tidak berwenang mengadili perkara yang berkaitan dengan sengketa pers tersebut.

Putusan ini menjadi perhatian dalam upaya perlindungan terhadap kebebasan pers dan kerja jurnalistik di Bali. Terlebih, perkara tersebut turut menjadi ujian bagi soliditas insan media dalam mempertahankan kemerdekaan pers ketika menghadapi gugatan hukum akibat pemberitaan.

 

I Made Somya Putra, S.H., M.H., selaku anggota Tim Hukum Solidaritas Jurnalis Bali (SJB), kuasa hukum jurnalis, sekaligus Ketua Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Bali, menyampaikan apresiasi terhadap perjuangan tim hukum dan solidaritas rekan-rekan media.

Menurut Somya, putusan sela tersebut menjadi penegasan penting bahwa penyelesaian sengketa yang berkaitan dengan produk jurnalistik harus memperhatikan mekanisme khusus sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pers.

“Sebagai advokat yang bergabung dalam Tim Hukum Solidaritas Jurnalis Bali, saya mengapresiasi semangat Tim Hukum SJB dan soliditas rekan-rekan media dalam memproteksi produk jurnalistiknya,” ujar Somya, 5 November 2026 yang ditulis dalam Facebook pribadinya.

Ia menilai, putusan majelis hakim tersebut menjadi pengingat bahwa kebebasan pers tidak boleh dihadapkan pada tekanan hukum tanpa terlebih dahulu memperhatikan ketentuan perundang-undangan yang mengatur mekanisme penyelesaian sengketa pers.

“Putusan majelis hakim ini telah membendung upaya-upaya lain yang ingin menekan para jurnalis dan media ketika memberikan pemberitaan yang objektif,” tegasnya.

Somya menekankan, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers telah menyediakan mekanisme penyelesaian persoalan pemberitaan, termasuk melalui hak jawab, hak koreksi, dan penanganan pengaduan oleh Dewan Pers.

Karena itu, menurutnya, setiap pihak yang merasa dirugikan oleh pemberitaan semestinya memahami dan menempuh mekanisme penyelesaian sengketa pers sesuai ketentuan yang berlaku, bukan langsung menjadikan gugatan hukum sebagai langkah pertama tanpa memperhatikan karakter khusus produk jurnalistik.

Putusan Sela Jadi Peringatan bagi Upaya Pembungkaman Pers

Lebih jauh, Somya mengingatkan bahwa kemerdekaan pers merupakan bagian penting dari demokrasi. Pers tidak hanya menjalankan fungsi penyampaian informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap berbagai persoalan publik.

Ia berharap putusan tersebut menjadi pelajaran bagi seluruh pihak agar tidak menggunakan instrumen hukum secara serampangan untuk menekan kerja jurnalistik.

“Ke depan harus diketahui dan ditegaskan bahwa produk pers harus diselesaikan melalui mekanisme lex specialis, yaitu menggunakan Undang-Undang Pers dan mekanisme penyelesaian di Dewan Pers, bukan ujug-ujug main gugat atau main lapor pidana,” ungkapnya.

Somya juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga ruang kebebasan pers. Menurutnya, perlindungan terhadap jurnalis bukan semata-mata kepentingan profesi wartawan, melainkan bagian dari perlindungan hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar dan berimbang.

“Ke depan diharapkan seluruh lapisan masyarakat akan terus melawan upaya-upaya pembungkaman pers dan menjaga hak publik untuk mendapatkan informasi,” pungkasnya.

Putusan sela dalam perkara ini sekaligus menjadi momentum bagi insan pers di Bali untuk memperkuat pemahaman mengenai perlindungan hukum terhadap karya jurnalistik.

Soliditas antarmedia, kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik, serta pemahaman atas mekanisme penyelesaian sengketa pers menjadi elemen penting dalam menjaga kemerdekaan pers di tengah dinamika hukum dan demokrasi.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Owner Diduga Keluar Grup, Nasib Dana Puluhan Anggota Arisan Twins_SJ Menggantung

    Owner Diduga Keluar Grup, Nasib Dana Puluhan Anggota Arisan Twins_SJ Menggantung

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Praktik arisan online dan dugaan investasi bodong kembali memicu keresahan. Kali ini, grup WhatsApp bernama Twins_SJ yang diduga dikelola perempuan berinisial NNS (31) alias Saska J, menjadi sorotan setelah puluhan anggotanya mengaku mengalami kerugian besar. Saska yang disebut-sebut berasal dari Banjar Tegal Saat Kapal, Mengwi, Badung, awalnya dikenal sebagai pengelola arisan yang dipercaya […]

  • Warak Keruron Massal di Pantai Padanggalak, Wujud Penghormatan Spiritual bagi Janin yang Gugur Play Button

    Warak Keruron Massal di Pantai Padanggalak, Wujud Penghormatan Spiritual bagi Janin yang Gugur

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    DENPASAR – Ratusan umat Hindu mengikuti upacara Warak Keruron, ngelangkir, dan Ngelungah secara massal yang digelar oleh komunitas Atma Widya dan Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN). Prosesi upacara dipuput oleh Ida Rsi Bujangga Waisnawa Putra Sara Sri Satya Jyoti dari Griya Bhuwana Dharma Santhi Sesetan, di Pantai Padanggalak Kesiman Denpasar. Menemui Pinandita I Wayan Dodi Arianta […]

  • Alasan Kelangkaan BBM! Data kapal menunjukkan penurunan pasokan, Pertalite Bali Turun 23 Persen

    Alasan Kelangkaan BBM! Data kapal menunjukkan penurunan pasokan, Pertalite Bali Turun 23 Persen

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Analisis @bligungyudha yang merujuk investigasi BaleBengong menyoroti penurunan kiriman Pertalite ke Terminal Manggis, perubahan jalur pasokan, serta minimnya keterbukaan data stok di tengah antrean panjang SPBU. DENPASAR – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali pada Oktober 2026 memunculkan pertanyaan mengenai kecukupan pasokan dan efektivitas pengelolaan distribusi. Di tengah penjelasan pemerintah dan Pertamina yang menyoroti […]

  • Tergerak Hati Nurani, Ketut Sudiarsa Bagikan 1.000 Nasi Bungkus dan Air Mineral untuk Warga yang Antre BBM

    Tergerak Hati Nurani, Ketut Sudiarsa Bagikan 1.000 Nasi Bungkus dan Air Mineral untuk Warga yang Antre BBM

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    Ketut Sudiarsa turun langsung ke kawasan Renon, Denpasar, membagikan 1.000 nasi bungkus dan 30 dus air mineral untuk membantu warga yang kelelahan mengantre BBM di tengah cuaca panas. Ia berharap pemerintah segera mengatasi kendala distribusi agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal. DENPASAR – Hati nurani bicara, seorang tokoh Pariwisata Bali Ketut Sudiarsa SE, SH, MH., […]

  • Salah Tembak di Langit Kuwait, Tiga Jet Tempur AS Jatuh di Tengah Eskalasi Konflik Iran

    Salah Tembak di Langit Kuwait, Tiga Jet Tempur AS Jatuh di Tengah Eskalasi Konflik Iran

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 11Komentar

    KUWAIT – Insiden salah tembak (friendly fire) mewarnai memanasnya konflik di kawasan Teluk setelah sistem pertahanan udara Kuwait secara tidak sengaja menembak jatuh tiga jet tempur F-15E Strike Eagle milik Angkatan Udara Amerika Serikat, Senin malam (2/3/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat ketiga pesawat tengah menjalankan operasi militer aktif di wilayah udara Kuwait, di tengah meningkatnya […]

  • Bicara Fakta! Klarifikasi Zulkifli Hasan soal Banjir Sumatra dan Isu Taman Nasional Tesso Nilo

    Bicara Fakta! Klarifikasi Zulkifli Hasan soal Banjir Sumatra dan Isu Taman Nasional Tesso Nilo

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    Oleh: Sri Yogi Lestari, Tokoh Politik Muda DENPASAR – Di era media sosial yang serba cepat, kemampuan publik untuk memeriksa akurasi informasi semakin melemah. Tuduhan, opini, dan potongan narasi dapat menyebar lebih cepat daripada fakta yang dapat diverifikasi. Akibatnya, reputasi seseorang bisa rusak hanya karena persepsi awal yang terlanjur viral. Situasi ini menegaskan pentingnya ketelitian, […]

expand_less