Breaking News
light_mode

Ganesha, Simbol Kecerdasan dan Kebijaksanaan dalam Tradisi Hindu

  • account_circle Admin
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GANESHA merupakan salah satu dewa paling dikenal dalam ajaran Hindu. Sosoknya mudah dikenali melalui kepala gajah, perut besar, empat lengan, serta kendaraan berupa seekor tikus. Bagi umat Hindu, figur ini bukan sekadar representasi artistik, melainkan simbol mendalam tentang kecerdasan, kebijaksanaan, serta keseimbangan hidup.

Dalam mitologi Hindu, Ganesha diyakini sebagai putra sulung Dewi Parwati dan Dewa Siwa. Namun kisah kelahirannya memiliki versi yang unik. Tradisi menyebutkan, Parwati menciptakan seorang anak laki-laki dari tanah karena keinginannya untuk menjadi seorang ibu, di tengah sikap Siwa yang tidak menghendaki kehadiran anak. Anak tersebut kemudian ditugaskan menjaga kediaman ibunya.

Konflik terjadi ketika Siwa kembali dan tidak diizinkan masuk oleh anak itu. Dalam kemarahan, Siwa memenggal kepala sang anak. Menyadari kesalahannya dan melihat kesedihan Parwati, Siwa memerintahkan pengikutnya mencari kepala makhluk hidup pertama yang mereka temui dalam keadaan tidur. Mereka menemukan seekor gajah dan membawa kepalanya. Kepala itu kemudian dipasangkan pada tubuh sang anak dan dihidupkan kembali. Sejak saat itu, Ganesha diangkat sebagai pemimpin para gana (kelompok) dan dimuliakan untuk disembah terlebih dahulu sebelum pemujaan kepada dewa-dewa lain.

Secara etimologis, nama Ganesha berasal dari dua kata Sanskerta, “Gana” yang berarti kelompok dan “Isha” yang berarti Tuhan, sehingga dimaknai sebagai “Pemimpin Kelompok” atau “Tuhan bagi Umat.” Makna ini memperkuat posisinya sebagai figur pelindung dan pembuka jalan dalam berbagai ritual Hindu.

Penampilan fisik Ganesha pun sarat simbolisme. Kepala gajah melambangkan kecerdasan dan daya pikir yang kuat. Taring yang patah dimaknai sebagai kemampuan mengatasi dualisme kehidupan. Telinga besar mencerminkan kebijaksanaan dan kesiapan mendengar doa serta aspirasi umat. Belalai yang melengkung menggambarkan potensi intelektual dan fleksibilitas dalam menghadapi persoalan.

Simbol trisula (trishula) yang sering digambarkan di dahinya melambangkan tiga dimensi waktu: masa lalu, masa kini, dan masa depan. Sementara perutnya yang besar dipercaya merepresentasikan kemampuan menampung seluruh pengalaman hidup—baik suka maupun duka—serta menjaga keseimbangan batin.

Empat lengan Ganesha, yang dalam beberapa representasi artistik dapat berjumlah lebih, masing-masing memiliki makna filosofis. Lengan tersebut melambangkan pikiran, kecerdasan, ego, dan hati nurani—empat unsur penting dalam diri manusia. Dengan simbol-simbol tersebut, Ganesha dipandang sebagai representasi harmoni antara kekuatan intelektual dan spiritual.

Bagi umat Hindu, Ganesha bukan hanya dewa pembawa keberuntungan, melainkan lambang menyeluruh dari kosmos dan kehidupan manusia. Kehadirannya dalam setiap awal upacara keagamaan mencerminkan keyakinan bahwa setiap langkah kehidupan membutuhkan kebijaksanaan, keteguhan, dan keseimbangan.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Australian Consul-General Visits North Bali, Inaugurates #AussieBanget Corner at Undiksha

    Australian Consul-General Visits North Bali, Inaugurates #AussieBanget Corner at Undiksha

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Buleleng, Bali — Australia’s Consul-General in Bali, Ms. Jo Stevens, paid an official visit to North Bali on 12–13 January 2026, marking a series of engagements focused on education, community development, and sustainable investment. One of the key highlights of the visit was the inauguration of a new #AussieBanget Corner at Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), […]

  • Istana Kembalikan Kartu Pers CNN Indonesia, Pastikan Insiden Tak Terulang

    Istana Kembalikan Kartu Pers CNN Indonesia, Pastikan Insiden Tak Terulang

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 81Komentar

    Pimred CNN Titin Rosmasari, Wartawan CNN Diana Valencia, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana (sumber foto rmol.id)  Jakarta, 29 September 2025 – Polemik pencabutan kartu identitas pers Istana milik jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia, akhirnya berakhir. Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden secara resmi mengembalikan kartu tersebut pada […]

  • Tiga Desa di Nunukan Bergeser ke Malaysia, Kesepakatan Batas RI–Malaysia Kembali Jadi Sorotan

    Tiga Desa di Nunukan Bergeser ke Malaysia, Kesepakatan Batas RI–Malaysia Kembali Jadi Sorotan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Isu pergeseran batas wilayah antara Indonesia dan Malaysia kembali mencuat setelah terungkap bahwa tiga desa di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, yakni Desa Kabungalor, Desa Lepaga, dan Desa Tetagas, kini sebagian wilayahnya masuk ke dalam teritori Malaysia. Pergeseran ini merupakan dampak dari penyelesaian Outstanding Boundary Problem (OBP) antara kedua negara yang telah berlangsung selama […]

  • Ugrasena Tegaskan Bandara Bali Harus di Utara, Bukan Dialihkan ke Barat!

    Ugrasena Tegaskan Bandara Bali Harus di Utara, Bukan Dialihkan ke Barat!

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Mega Terorisawati
    • 2Komentar

    BULELENG – Suara tegas kembali bergema dari utara Bali. Ugrasena menolak keras wacana pengalihan proyek Bandara Internasional Bali Utara ke wilayah Bali Barat, termasuk rencana menjadikan kawasan tersebut sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Menurutnya, langkah itu bukan hanya keluar jalur dari semangat pemerataan pembangunan, tetapi juga mencederai arah besar “Membangun Bali” yang seharusnya mendahulukan wilayah-wilayah […]

  • Tragedi Demo Polda Bali – Renon, Negara Jangan Jadi Algojo Demokrasi

    Tragedi Demo Polda Bali – Renon, Negara Jangan Jadi Algojo Demokrasi

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Perjuangan rakyat Indonesia terhadap penyimpangan proses penyelenggaraan negara belum usai, bentuk aksi protes unjuk rasa berujung rusuh pada 30 Agustus 2025, yang kadang dianggap sebagai bentuk pemberontakan membuat Koalisi Advokasi Bali untuk Demokrasi saat ini masih berdiri membela hak – hak demontran yang mendapat perlakuan tidak sesuai prosedur. Dalam acara jumpa pers yang […]

  • Senyuman, Lengkungan Terindah di Alam Semesta

    Senyuman, Lengkungan Terindah di Alam Semesta

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh Guruji Gede Prama Photo courtesy: Goes D’ Mandala   DENPASAR – Senyuman kerap disebut sebagai bahasa universal yang mampu menembus batas apa pun: usia, budaya, bahkan suasana hati. Dalam pandangan Guruji Gede Prama, senyuman bukan sekadar gerakan bibir, melainkan salah satu lengkungan terindah yang pernah diciptakan alam semesta, sebuah anugerah kecil yang membawa dampak […]

expand_less