Bertajuk Gerakan Indonesia Asri, Kantah Badung Gandeng Menteri Lingkungan Hidup Gelar Aksi Bersih Lingkungan
- account_circle Budi Susilawarsa
- calendar_month 8 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Badung — Upaya menjaga kelestarian lingkungan di kawasan strategis pariwisata terus digencarkan melalui aksi bersih lingkungan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Badung dengan menggandeng Menteri Lingkungan Hidup.
Aksi bersih lingkungan bertajuk Gerakan Indonesia Asri ini dipusatkan di Pantai Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Hanif Faisol Nurofiq sebagai bentuk tindak lanjut atas arahan Prabowo Subianto.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan pesisir yang menjadi ikon pariwisata Bali.
Pantai Jimbaran yang dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan di Bali dipilih sebagai lokasi strategis pelaksanaan aksi bersih tersebut. Selain memiliki nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat, kawasan ini juga menjadi wajah pariwisata Kabupaten Badung di mata wisatawan domestik maupun mancanegara.
Aksi bersih lingkungan ini tidak hanya dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup, tetapi juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran pemerintah daerah, instansi vertikal, TNI/Polri, organisasi masyarakat, komunitas peduli lingkungan, hingga para pelaku usaha pariwisata.
Para peserta tampak bergotong royong memungut sampah di sepanjang garis pantai, memilah sampah organik dan anorganik, serta mengangkutnya ke titik pengumpulan yang telah disiapkan.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani persoalan sampah, terutama di daerah tujuan wisata.

Menurutnya, pengelolaan sampah yang tidak optimal dapat berdampak langsung terhadap kualitas lingkungan sekaligus citra pariwisata nasional.
“Kawasan pariwisata harus menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan. Kebersihan pantai bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat, pelaku usaha, dan wisatawan,” tegasnya di sela kegiatan bersih pantai.
Selain aksi bersih lingkungan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan alat wood chipper sebagai bentuk dukungan penguatan sistem pengelolaan sampah terintegrasi di Kabupaten Badung.
Alat tersebut berfungsi untuk mencacah sampah organik, khususnya limbah kayu dan ranting, sehingga dapat diolah lebih lanjut menjadi kompos atau produk turunan lain yang bernilai guna.
Penyerahan bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas daerah dalam mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada tempat pemrosesan akhir (TPA).
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Badung, I Wayan Sukiana, S.SiT., M.H., QRMP, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri di Pantai Jimbaran.
Ia menilai kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan serta mewujudkan kawasan pariwisata yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan menjaga kebersihan lingkungan tidak dapat dilakukan secara seremonial semata, tetapi harus menjadi gerakan berkelanjutan yang tertanam dalam perilaku sehari-hari masyarakat.
Terlebih lagi, Kabupaten Badung sebagai daerah dengan aktivitas pariwisata yang tinggi menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah, terutama sampah plastik dan limbah pesisir.
Gerakan Indonesia Asri di Pantai Jimbaran ini diharapkan menjadi contoh konkret sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjawab isu lingkungan yang semakin kompleks.
Dengan dukungan peralatan yang memadai serta partisipasi aktif masyarakat, pengelolaan sampah di kawasan wisata diharapkan semakin efektif dan terintegrasi.
Aksi bersih yang berlangsung sejak pagi hari tersebut mendapat respons positif dari masyarakat sekitar maupun wisatawan yang berada di lokasi.
Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih, kegiatan ini juga mengirimkan pesan kuat bahwa menjaga keasrian alam Bali merupakan tanggung jawab bersama.
Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan terus digalakkan di berbagai titik strategis lainnya di Kabupaten Badung guna memastikan sektor pariwisata tumbuh sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan kelestarian lingkungan.
Bud

Saat ini belum ada komentar