Antrean Motor Mengular di Gilimanuk, Warga Tinggalkan Bali Lebih Awal untuk Mudik dan Antisipasi Nyepi
- account_circle Admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jembrana — Arus kendaraan roda dua yang hendak menyeberang dari Bali menuju Jawa memadati kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Minggu (15/3) siang. Antrean sepeda motor terlihat mengular panjang di jalur menuju dermaga, sementara para pengendara tampak berdesakan menunggu giliran untuk memasuki kapal penyeberangan.
Kepadatan tersebut dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat yang meninggalkan Bali dalam beberapa hari terakhir. Selain untuk menghindari pembatasan aktivitas saat Hari Raya Nyepi, banyak warga juga memilih pulang lebih awal ke kampung halaman guna mempersiapkan tradisi mudik menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Bagi sebagian pemudik, perjalanan ini bukan sekadar pulang kampung, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi dengan keluarga, khususnya bertemu orang tua di kampung halaman setelah lama merantau atau bekerja di Bali.
Pantauan di lokasi menunjukkan arus kendaraan bergerak lambat dengan dominasi sepeda motor pada jalur antrean. Kepadatan paling terlihat di area masuk pelabuhan, sementara petugas berupaya mengatur arus kendaraan agar proses naik ke kapal tetap berjalan tertib.
Pelabuhan Gilimanuk menjadi salah satu jalur vital penghubung Bali dengan Jawa melalui penyeberangan menuju Banyuwangi. Pada momentum menjelang hari besar keagamaan maupun musim mudik, lonjakan kendaraan di pelabuhan ini hampir selalu terjadi.
Para pemudik diimbau untuk tetap berhati-hati selama perjalanan, menjaga ketertiban saat antre, serta mengikuti arahan petugas pelabuhan. Keselamatan menjadi hal utama di tengah padatnya arus kendaraan, terlebih perjalanan mudik dilakukan untuk bertemu keluarga tercinta di kampung halaman.
Editor – Ray

Saat ini belum ada komentar