Breaking News
light_mode

Pansus Trap Disorot, Galak Ke KEK Bungkam Soal Mangrove Sidakarya 1,52 Hektar

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Sikap Panitia Khusus Tata Ruang dan Aset Pemerintah (Pansus TRAP) DPRD Bali mulai dipertanyakan publik. Lembaga yang selama ini tampil garang mengkritik proyek-proyek yang dianggap mengancam kawasan mangrove, justru terkesan memilih diam saat disinggung proyek Jalur Melasti Desa Adat Sidakarya yang memanfaatkan kawasan hutan mangrove Tahura Ngurah Rai seluas 1,52 hektare.

Sorotan itu muncul setelah awak media mencoba meminta tanggapan Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr. (c) I Made Supartha, S.H., M.H., terkait proyek Jalur Melasti Sidakarya yang disebut melakukan pembukaan kawasan mangrove katanya untuk normalisasi Sungai Ngenjung dan jalan Melasti untuk masyarakat Sidakarya.

Namun, alih-alih memberikan penjelasan atau sikap tegas, Ketua Pansus TRAP hanya membalas pertanyaan wartawan dengan emotikon “tangan menangkup” melalui pesan WhatsApp. Respons singkat itu memantik tanda tanya besar di tengah kerasnya sikap pansus terhadap proyek lain yang juga dikaitkan dengan kawasan mangrove, seperti proyek KEK Kura Kura Bali.

Publik pun menilai Pansus TRAP seperti “macan ompong”, tajam ke satu pihak namun melempem ketika berhadapan dengan proyek yang konon akan ada proyek besar didalamnya, yang berada di wilayah Desa Adat Sidakarya.

Berdasarkan data Desa Adat Sidakarya, proyek Jalur Melasti tersebut memanfaatkan kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai untuk penempatan bangunan pura dan fasilitas pendukungnya. Secara administratif, lokasi proyek berada di wilayah Desa Sidakarya, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar.

Dalam dokumen yang diperoleh, luas areal pemanfaatan kawasan Tahura Ngurah Rai mencapai 15.200 meter persegi atau sekitar 1,52 hektare. Kawasan itu disebut menjadi satu kesatuan dengan area pantai di lokasi proyek.

Kepala UPTD Tahura Ngurah Rai, I Putu Agus Juliartawan, juga membenarkan penggunaan kawasan mangrove tersebut.

“Benar, 1,52 hektare termasuk areal pantainya sebagai satu kesatuan areal,” ungkapnya melalui pesan singkat WhatsApp.

Kondisi ini memunculkan kritik soal konsistensi pengawasan DPRD Bali terhadap isu lingkungan. Jika selama ini proyek-proyek tertentu terus digempur dengan narasi penyelamatan mangrove, maka publik kini menunggu keberanian yang sama terhadap proyek Jalur Melasti Sidakarya.

Pasalnya, isu lingkungan tidak semestinya diperlakukan tebang pilih. Ketika kawasan mangrove disentuh atas nama adat maupun investasi, publik menilai seluruh pihak wajib tunduk pada prinsip transparansi, keberlanjutan, dan penegakan aturan yang setara tanpa pengecualian.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

  • 💴 Payment No. 517062 GET ACCESS >> graph.org/TRANSACTION-05-05-8?hs=bf7d77f086035b7a58191fa11ec463f9&

    vv8upl

    Balas8 Mei 2026 2:22 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantah Isu Penghilangan Banjar Kubu, Desa Adat Serangan Tegaskan Warga Sudah Direlokasi dan Haknya Dipenuhi

    Bantah Isu Penghilangan Banjar Kubu, Desa Adat Serangan Tegaskan Warga Sudah Direlokasi dan Haknya Dipenuhi

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 8Komentar

    Desa Adat Serangan Bantah Banjar Kubu Hilang, Hanya Tempekan Apa kata Baga Palemahan Desa Adat Serangan I Made Karsa? Denpasar – Baga Palemahan Desa Adat Serangan, I Made Karsa, meluruskan informasi yang beredar mengenai keberadaan Banjar Kubu di kawasan Serangan. Ia menegaskan bahwa narasi yang menyebut Banjar Kubu “dihilangkan” merupakan informasi yang tidak utuh dan […]

  • Imigrasi Ngurah Rai Luncurkan “Mayaswari”, Jemput Bola Edukasi Keimigrasian ke Masyarakat

    Imigrasi Ngurah Rai Luncurkan “Mayaswari”, Jemput Bola Edukasi Keimigrasian ke Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    Imigrasi Ngurah Rai Luncurkan “Mayaswari”, Jemput Bola Edukasi Keimigrasian ke Masyarakat BADUNG – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai memperkenalkan inovasi baru bertajuk MAYASWARI (Mobile Layanan Informasi Imigrasi) sebagai upaya menghadirkan layanan informasi keimigrasian yang lebih dekat dengan masyarakat. Program ini menjadi langkah konkret dalam memperluas jangkauan edukasi keimigrasian secara langsung di lapangan. […]

  • Ambisi Proyek LNG Korbankan Desa Adat Serangan, DPR RI Janjikan Tinjau Langsung Lokasi

    Ambisi Proyek LNG Korbankan Desa Adat Serangan, DPR RI Janjikan Tinjau Langsung Lokasi

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    JAKARTA — Prajuru Desa Adat Serangan menunjukkan sikap tegas terhadap rencana pembangunan terminal apung Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) Liquefied Natural Gas (LNG) di pesisir Serangan. Penolakan tersebut disampaikan melalui audiensi dengan Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada Rabu, 8 April 2026. Dalam forum tersebut, Bandesa Adat Serangan, I Nyoman Gede Pariatha, […]

  • Gelang GPS Terpasang di Kaki Hogi Minaya, Kasus Kejar Jambret Istri Berakhir Restorative Justice

    Gelang GPS Terpasang di Kaki Hogi Minaya, Kasus Kejar Jambret Istri Berakhir Restorative Justice

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    SLEMAN — Gelang Global Positioning System (GPS) sempat terpasang di pergelangan kaki kanan Hogi Minaya (44), warga Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, setelah ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dua pelaku penjambretan di kawasan Jembatan Layang Janti pada April 2025. Pemasangan alat pemantau tersebut dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Sleman sebagai bentuk […]

  • Legalitas Resmi Dipegang Daerah, Arak Bali Masuki Era Industri Terukur

    Legalitas Resmi Dipegang Daerah, Arak Bali Masuki Era Industri Terukur

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 13Komentar

    BADUNG – Industri Arak Bali resmi memasuki babak baru setelah Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menyerahkan izin produksi kepada Pemerintah Provinsi Bali. Izin tersebut diterima secara simbolis oleh Gubernur Bali Wayan Koster dan menjadi momentum penting dalam Peringatan Hari Arak Bali ke-6 yang digelar di The Westin Resort Nusa Dua–Bali International Convention Centre (BICC), Kabupaten Badung, […]

  • PSN Korda Bali Lakukan Upacara Banyu Pinaruh di 3 titik, Lakukan 7 jenis Penglukatan

    PSN Korda Bali Lakukan Upacara Banyu Pinaruh di 3 titik, Lakukan 7 jenis Penglukatan

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Ngurah Wisnawa
    • 5Komentar

    DENPASAR – Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Korwil Bali bersama Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Korda Denpasar dan Yayasan Dharma Pinandita (YDP) Cabang Bali menyelenggarakan Pengelukatan Agung Banyu Pinaruh yang dilakukan setiap 6 bulan sekali. Banyu Pinaruh adalah upacara yadnya (persembahan suci) umat Hindu Bali yang dilakukan sehari setelah Hari Raya Saraswati untuk membersihkan diri secara jasmani dan […]

expand_less