Breaking News
light_mode

Jika Oksigen Menghilang 5 Detik, Dunia Bisa Runtuh

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 7 Juli 2025 – Mungkin terdengar sepele, tapi jika oksigen di Bumi menghilang hanya selama lima detik, dampaknya akan sangat mengerikan dan bisa melumpuhkan seluruh sistem kehidupan serta infrastruktur planet ini. Para ilmuwan mengungkapkan skenario mengejutkan yang menunjukkan betapa pentingnya oksigen bagi keberlangsungan hidup dan stabilitas Bumi.

Salah satu dampak paling mencengangkan adalah hancurnya bangunan beton. Oksigen merupakan unsur penting dalam struktur kimia beton, berfungsi sebagai pengikat utama yang memberikan kekuatan. Tanpa oksigen, ikatan ini terputus, membuat beton kehilangan daya tahan dan hancur menjadi debu hanya dalam hitungan detik.

Langit yang biasanya biru pun akan berubah drastis menjadi gelap gulita. Hal ini karena oksigen di atmosfer memantulkan cahaya matahari dan menciptakan warna biru yang kita lihat setiap hari. Tanpa elemen tersebut, cahaya tidak bisa tersebar sempurna dan langit akan tampak hitam seperti malam.

Tidak hanya itu, kulit manusia juga akan langsung mengalami dampaknya. Hilangnya oksigen berarti hilangnya ozon, lapisan pelindung Bumi dari sinar ultraviolet. Tanpa perlindungan tersebut, sinar UV akan langsung membakar kulit dalam waktu singkat, meningkatkan risiko luka bakar serius bahkan dalam beberapa detik saja.

Kerak bumi pun tidak luput dari bencana. Sekitar 45% komposisi kerak bumi terdiri dari oksigen. Jika unsur ini menghilang, kekuatan struktur bumi akan melemah, menyebabkan kemungkinan retakan besar dan keruntuhan yang membahayakan bangunan dan kehidupan di atasnya.

Selain itu, manusia bisa mengalami kerusakan organ dalam waktu singkat. Tekanan udara yang tiba-tiba berubah akibat hilangnya oksigen dapat menyebabkan gendang telinga pecah. Mesin-mesin seperti kendaraan, pesawat, hingga pembangkit listrik juga akan langsung berhenti karena pembakaran bahan bakar membutuhkan oksigen untuk menghasilkan energi.

Meski hanya berlangsung lima detik, hilangnya oksigen akan membawa efek domino yang dahsyat. Fakta ini menjadi pengingat akan betapa rapuhnya keseimbangan alam dan pentingnya menjaga atmosfer Bumi demi keberlangsungan hidup seluruh makhluk di planet ini. (Ray)

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (864)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FOX Hotel Jimbaran Beach Bali Hadirkan Pengalaman Menginap Mewah dengan Sentuhan Budaya Lokal

    FOX Hotel Jimbaran Beach Bali Hadirkan Pengalaman Menginap Mewah dengan Sentuhan Budaya Lokal

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 87Komentar

    Badung, 14 Juli 2025 — Menyatu dalam keindahan alam dan budaya Bali, FOX Hotel Jimbaran Beach Bali mempersembahkan pengalaman menginap yang menggabungkan kenyamanan modern dengan kehangatan khas Pulau Dewata. Terletak strategis di kawasan Jimbaran yang dikenal dengan pantai eksotis dan kuliner lautnya, hotel ini menjadi pilihan sempurna bagi wisatawan yang menginginkan relaksasi, petualangan, maupun perjalanan […]

  • NasDem Copot Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Fraksi DPR RI

    NasDem Copot Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Fraksi DPR RI

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem resmi mencopot Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari keanggotaan Fraksi NasDem di DPR RI. Keputusan ini disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem, Hermawi F Taslim, dalam keterangan pers pada Minggu (31/8). Hermawi menegaskan, garis perjuangan Partai NasDem adalah menjadikan aspirasi rakyat sebagai dasar utama dalam menjalankan politik. […]

  • Taklukkan Bentang Jawa 1.500 Km, Yogi Sukma Finish Setelah 6,5 Hari Mengayuh

    Taklukkan Bentang Jawa 1.500 Km, Yogi Sukma Finish Setelah 6,5 Hari Mengayuh

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Dari 200 peserta yang tampil di Bentang Jawa 2026, Yogi Sukma menuntaskan tantangan ultra-cycling lintas Pulau Jawa dalam perjalanan sekitar enam setengah hari. BALI — Perjalanan ekstrem melintasi Pulau Jawa sejauh sekitar 1.500 kilometer berhasil dituntaskan Yogi Sukma, Project Development BTID, dalam ajang Bentang Jawa 2026. Ia mencatat waktu sekitar 6,5 hari sejak garis start […]

  • WKS Klarifikasi Unggahan Media Sosial, Tegaskan Prinsip dan Dorong Transparansi Desa Adat

    WKS Klarifikasi Unggahan Media Sosial, Tegaskan Prinsip dan Dorong Transparansi Desa Adat

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Denpasar – Unggahan terbaru dari akun media sosial milik WKS kembali menuai perhatian masyarakat. Beberapa pihak menganggap unggahan tersebut sebagai bentuk “playing victim” atau seolah menyalahkan pihak lain. Namun saat diwawancarai pada 17 Juli, WKS membantah tudingan tersebut dan menyatakan bahwa maksud pernyataannya telah dipelintir. Berita sebelumnya Ancaman Kasepekang Desa Pemogan Dinilai Tak Manusiawi, Jro […]

  • FAJI Bali Gas Pol! Panitia Eksibisi Porprov 2025 Dibubarkan, Fokus Penuh Menuju Porprov 2027

    FAJI Bali Gas Pol! Panitia Eksibisi Porprov 2025 Dibubarkan, Fokus Penuh Menuju Porprov 2027

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    GIANYAR — Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Provinsi Bali tancap gas menata kekuatan. Usai menuntaskan Ekshibisi Porprov Bali XVI 2025, FAJI Bali resmi membubarkan panitia eksibisi dan langsung mengalihkan fokus ke agenda besar: penguatan organisasi dan kesiapan menuju Porprov 2027. Keputusan itu ditegaskan dalam rapat koordinasi FAJI Bali yang digelar Kamis (5/2/2026) di Bali Alaska […]

  • Dr. Ketut Kwartantaya Highlights Strategic Role of Asian Dermatologists on the Global Stage

    Dr. Ketut Kwartantaya Highlights Strategic Role of Asian Dermatologists on the Global Stage

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 1307Komentar

    BADUNG, July 10, 2025 — Dr. dr. Ketut Kwartantaya Winaya, Sp.D.V.E., Subsp. O.B.K., FINSDV, FAADV, emerged as a central figure at the 20th Annual Scientific Meeting (PIT XX) of PERDOSKI 2025 and the 1st PAN Asia Conference of Dermatology held in Bali. As Chair of the Organizing Committee, Dr. Kwartantaya underscored the critical role of […]

expand_less