Breaking News
light_mode

AWDI Perkuat Peran Jurnalis dan Advokasi Publik di Era Digital

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 10 April 2026 — Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran jurnalis sekaligus meningkatkan fungsi advokasi masyarakat, dalam acara silaturahmi dan Halal Bihalal yang digelar di kantor pusat DPP AWDI, Jumat (10/4).

Ketua Umum AWDI, Budi Wahyudin Syamsu, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa sejak hasil kongres terakhir, organisasi ini terus berkembang dan menunjukkan kiprah nyata melalui berbagai kegiatan edukatif dan sosial di berbagai daerah.

“AWDI tidak hanya fokus pada penguatan internal organisasi, tetapi juga aktif dalam kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat, mulai dari diklat Uji Kompetensi Wartawan (UKW), sarasehan, hingga kegiatan sosial bersama pemerintah daerah,” ujarnya.

Hingga saat ini, AWDI tercatat telah berkembang di 14 provinsi dengan 38 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di tingkat kabupaten/kota, serta memiliki hampir 1.000 anggota resmi yang terdata secara administratif.

Di tingkat internasional, AWDI juga menunjukkan kepeduliannya melalui pemberitaan kemanusiaan, termasuk konflik di Gaza sebagai bentuk solidaritas terhadap jurnalis yang menjadi korban. Selain itu, organisasi ini turut membantu penyelesaian kasus tenaga kerja Indonesia (TKI) di Damaskus, Suriah, yang mengalami penahanan gaji. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan KJRI dan Kementerian Ketenagakerjaan hingga pekerja tersebut dapat kembali ke tanah air dan memperoleh haknya.

Di dalam negeri, DPP AWDI menerima berbagai laporan masyarakat, mulai dari persoalan hukum perdata hingga pidana seperti pemalsuan, maladministrasi, dan sengketa pertanahan. Organisasi ini menindaklanjuti setiap laporan melalui mekanisme hukum maupun pendekatan non-litigasi seperti mediasi dan advokasi.

“Jika kasusnya masuk ranah hukum, kami serahkan kepada lembaga hukum. Namun jika bisa diselesaikan melalui mediasi, kami hadir mendampingi masyarakat secara profesional, termasuk melalui jalur pemberitaan,” jelas Budi.

Selain itu, AWDI juga aktif melakukan korespondensi dengan instansi pemerintah, termasuk kementerian dan lembaga negara, guna mendorong penyelesaian berbagai persoalan yang diadukan masyarakat. Menurutnya, komunikasi tersebut selama ini mendapatkan respons positif dari pihak terkait.

Dalam kesempatan tersebut, AWDI juga menyoroti masih maraknya kekerasan, intimidasi, dan kriminalisasi terhadap jurnalis di berbagai daerah. Organisasi ini menegaskan sikap tegas untuk membela wartawan yang mengalami perlakuan tersebut, tanpa memandang afiliasi media.

“Bukan hanya anggota AWDI, tetapi semua jurnalis yang teraniaya dalam menjalankan tugas akan kami bela sebagai bagian dari solidaritas profesi,” tegasnya.

Lebih lanjut, AWDI menilai perkembangan pesat dunia digital turut membawa tantangan besar bagi industri media. Banyak perusahaan media mengalami penurunan hingga melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK), sementara arus informasi di media sosial semakin tidak terkendali.

Fenomena ini diperparah dengan maraknya konten hoaks dan manipulatif, termasuk yang dihasilkan teknologi kecerdasan buatan (AI), yang berpotensi menyesatkan publik dan memicu perpecahan.

“Di era digital ini, insan pers harus mampu menjadi filter informasi. Jangan sampai kita ikut menyebarkan konten yang belum terverifikasi kebenarannya,” kata Budi.

AWDI mengajak seluruh jurnalis dan masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta mengedepankan prinsip verifikasi dalam setiap penyebaran informasi.

Acara Halal Bihalal ini juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh anggota AWDI untuk memperkuat integritas, profesionalisme, serta komitmen dalam menjaga kualitas jurnalisme di tengah disrupsi digital.

“Dunia digital membawa kemudahan sekaligus tantangan. Karena itu, kita harus tetap waras, kritis, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik,” pungkasnya.

Editor -Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

  • Brayden

    hi!,I lik yiur writing sso so much! proporfion wwe keep upp a correspondencxe extta about yourr pos on AOL?
    I require a specialst iin this housde tto unravel my problem.
    Maybve that’s you! Havin a look aheazd to see you.

    My blkg pst :: roloxxx

    Balas24 Mei 2026 7:20 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banding Ditolak, Hukuman Nikita Mirzani Justru Bertambah Jadi 6 Tahun Penjara

    Banding Ditolak, Hukuman Nikita Mirzani Justru Bertambah Jadi 6 Tahun Penjara

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Upaya banding yang diajukan selebritas Nikita Mirzani atas kasus pemerasan dan pengancaman melalui ITE justru berujung pada penambahan hukuman. Majelis Hakim Pengadilan Tinggi memutuskan memperberat vonis dari sebelumnya 4 tahun menjadi 6 tahun penjara, setelah menyatakan Nikita terbukti bersalah tidak hanya dalam kasus ITE, tetapi juga Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Putusan ini […]

  • Komplotan Pencuri Besi Pelindung Jembatan Suramadu Ditangkap, Sudah 21 Kali Beraksi

    Komplotan Pencuri Besi Pelindung Jembatan Suramadu Ditangkap, Sudah 21 Kali Beraksi

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Bangkalan – Aksi pencurian yang menyasar fasilitas vital di Jembatan Suramadu kembali terungkap. Aparat Satpolair Polres Bangkalan berhasil menangkap tujuh pelaku pencurian besi anti karat pelindung tiang pancang jembatan pada Minggu (8/3/2026) dini hari. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 03.00 WIB saat petugas tengah melakukan patroli rutin di perairan sekitar jembatan. Polisi mencurigai sebuah perahu mesin […]

  • Senyuman, Lengkungan Terindah di Alam Semesta

    Senyuman, Lengkungan Terindah di Alam Semesta

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh Guruji Gede Prama Photo courtesy: Goes D’ Mandala   DENPASAR – Senyuman kerap disebut sebagai bahasa universal yang mampu menembus batas apa pun: usia, budaya, bahkan suasana hati. Dalam pandangan Guruji Gede Prama, senyuman bukan sekadar gerakan bibir, melainkan salah satu lengkungan terindah yang pernah diciptakan alam semesta, sebuah anugerah kecil yang membawa dampak […]

  • Gagal Terbang ke Jepang, Owner Arisan Twins_SJ Dihadang Korban di Bandara, Dugaan Kerugian Belasan Miliar Menguak

    Gagal Terbang ke Jepang, Owner Arisan Twins_SJ Dihadang Korban di Bandara, Dugaan Kerugian Belasan Miliar Menguak

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Upaya seorang perempuan berinisial NNS (31) alias Saska J, yang diduga sebagai pengelola arisan online Twins_SJ, untuk bepergian ke Jepang bersama suaminya berujung pencegahan dramatis di bandara. Sejumlah orang yang mengaku sebagai korban mendatangi lokasi dan menghadang keberangkatan tersebut setelah informasi perjalanan tersebar di kalangan anggota arisan. Baca berita sebelumnya klik untuk link […]

  • Rusia Klaim Jatuhkan F-16 Ukraina, Sinyal Keras di Tengah Perebutan Supremasi Udara

    Rusia Klaim Jatuhkan F-16 Ukraina, Sinyal Keras di Tengah Perebutan Supremasi Udara

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Militer Rusia mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F-16 buatan Amerika Serikat yang dioperasikan Angkatan Udara Ukraina, sebuah peristiwa yang langsung menyita perhatian publik internasional. Klaim ini menjadi sorotan karena F-16 selama ini dipromosikan Kyiv dan sekutunya sebagai kekuatan kunci yang diharapkan mampu mengubah keseimbangan perang di udara. Pernyataan tersebut disampaikan dalam wawancara […]

  • Tikus dan Api, Wajah Kelam Keadilan di Abad Pertengahan

    Tikus dan Api, Wajah Kelam Keadilan di Abad Pertengahan

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Di masa ketika keadilan sering kali dikendalikan oleh rasa takut, abad pertengahan menyimpan banyak kisah kelam tentang hukuman yang tak hanya menyakiti tubuh, tetapi juga menghancurkan jiwa. Salah satu bentuk penyiksaan paling mengerikan yang pernah tercatat dalam sejarah adalah penyiksaan dengan tikus, metode yang dirancang bukan untuk membunuh dengan cepat, melainkan untuk membuat […]

expand_less