Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga, Kompos Berlimpah Bisa Didistribusikan ke Petani
- account_circle Budi Susilawarsa
- calendar_month 6 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Denpasar — Sekretaris DPD Partai NasDem Kota Denpasar, A.A. Putu Sugiartha, ST, menyampaikan bahwa pengelolaan sampah organik rumah tangga dapat dilakukan melalui berbagai metode, seperti bag composter, teba modern, tong edan, maupun komposter rumah tangga lainnya.
Namun demikian, setelah proses pengolahan selesai dan kompos dihasilkan, masyarakat kerap mengalami kebingungan dalam pemanfaatannya. Pasalnya, jumlah kompos yang dihasilkan sering kali melebihi kebutuhan untuk tanaman di lingkungan rumah.
“Jika hanya digunakan untuk kebutuhan pribadi, jumlah pupuk kompos yang dihasilkan cenderung berlebih. Karena itu, saya menyarankan agar kompos tersebut dapat disalurkan kepada petani yang membutuhkan,” ujar A.A. Putu Sugiartha, Jumat (27/3/2026).
Ia menegaskan, peran pemerintah sangat dibutuhkan dalam memfasilitasi distribusi pupuk kompos hasil olahan rumah tangga tersebut agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani.
Selain itu, sampah anorganik seperti botol, kertas, dan plastik juga dapat dikelola dengan cara disetorkan ke bank sampah atau pengepul untuk didaur ulang.
Menurutnya, upaya ini tidak hanya mendukung program pemerintah dalam pengelolaan sampah berbasis sumber, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi.
“Kami kembali mendorong pemerintah agar hasil pengolahan sampah organik berupa kompos dapat diprioritaskan untuk disalurkan kepada petani,” tambahnya.
Ia juga menilai, apabila pengelolaan sampah organik dilakukan secara optimal dan terintegrasi, maka persoalan kekurangan pupuk—terutama pupuk kompos—di kalangan petani dapat diminimalkan.
“Ini merupakan bagian dari upaya penanganan persoalan sampah, khususnya di Kota Denpasar. Ke depan, kami berharap pemanfaatan sampah organik dapat semakin memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” tutupnya. |Bud

Saat ini belum ada komentar