Silaturahmi Ramadan di Istana, Prabowo Subianto Terima Megawati Soekarnoputri Bahas Kebangsaan
- account_circle Ray
- calendar_month 13 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka, Kamis (19/3/2026). Pertemuan yang berlangsung menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah itu disebut sebagai bagian dari silaturahmi antarpemimpin bangsa.

“Pada hari ke-29 bulan Ramadan menjelang Idul Fitri 1447 H, saya menerima Presiden ke-5 RI, Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri, di Istana Merdeka. Pertemuan ini melanjutkan silaturahmi antarpemimpin bangsa,” ujar Prabowo dalam keterangan melalui akun media sosial resminya.
Megawati tiba di Istana Merdeka didampingi Ketua DPR RI Puan Maharani. Keduanya mengenakan busana batik bernuansa biru. Kehadiran Megawati disambut langsung oleh Prabowo sejak turun dari kendaraan, didampingi Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

Dalam momen tersebut, Prabowo tampak menggandeng tangan Megawati saat menaiki tangga menuju ruang pertemuan di Istana Merdeka. Di dalam ruangan, keduanya bersama Puan Maharani dan Sufmi Dasco Ahmad terlihat duduk satu meja, berbincang dalam suasana hangat.
Sejumlah tokoh lain juga tampak hadir menyambut kedatangan Megawati, di antaranya putra Presiden, Didit Hediprasetyo, serta Sekretaris Pribadi Presiden, Rizky Irmansyah.
Pertemuan ini menjadi bagian dari rangkaian komunikasi politik yang sebelumnya juga dilakukan Prabowo melalui agenda silaturahmi kebangsaan. Pada awal Maret lalu, Prabowo mengundang sejumlah mantan presiden dan wakil presiden ke Istana Merdeka.
Dalam pertemuan tersebut hadir Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 Joko Widodo. Sementara dari jajaran wakil presiden, tampak hadir Jusuf Kalla, Boediono, serta Ma’ruf Amin. Pertemuan itu juga dihadiri para ketua umum partai politik parlemen.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut agenda tersebut menjadi ruang diskusi terkait kondisi terkini bangsa. Presiden, kata dia, secara langsung mendengarkan pandangan dari para tokoh yang hadir.

“Alhamdulillah hampir sebagian besar hadir, tentunya untuk berdiskusi, bersilaturahmi, dan saling tukar pandangan. Bapak Presiden ingin mendengarkan pandangan para tokoh,” ujar Teddy.
Silaturahmi yang terus dijalin di tengah momentum Ramadan ini dinilai menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi dan persatuan di antara para pemimpin nasional, terutama dalam menghadapi berbagai dinamika kebangsaan ke depan.
Editor – Ray

Saat ini belum ada komentar