Breaking News
light_mode

Indonesia di Pusat Peta Emas Dunia, Cadangan Raksasa Terbentang dari Papua hingga Sumatra

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Indonesia menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan utama emas dunia. Dengan cadangan yang secara konsisten menempatkan Indonesia dalam lima besar global, kekayaan emas Nusantara terbentang luas dari Papua hingga Sumatra, dikendalikan kuat oleh faktor geologi yang kompleks dan dinamis.

Letak Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik besar—Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik—menjadi kunci utama terbentuknya sistem mineralisasi emas berskala raksasa melalui aktivitas magmatis dan hidrotermal intensif selama jutaan tahun.

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tahun 2020, Papua tercatat sebagai wilayah dengan cadangan emas terbesar di Indonesia, mencapai sekitar 1,869 miliar ton sumber daya bijih. Endapan emas di wilayah ini umumnya bertipe porfiri dan epitermal, yang terbentuk akibat intrusi magma pada zona subduksi aktif.

Skala sistem mineralisasi yang sangat besar menjadikan Papua sebagai pusat pertambangan emas nasional sekaligus salah satu yang terpenting di dunia.

Selain Papua, wilayah Sulawesi dan Nusa Tenggara juga menyimpan cadangan emas yang signifikan. Sulawesi memiliki sekitar 557,05 juta ton, sementara Nusa Tenggara mencapai 506,98 juta ton. Kedua kawasan ini berada pada jalur magmatik busur kepulauan yang kaya akan sistem hidrotermal pembawa emas dan tembaga. Aktivitas tektonik yang kompleks dan berkelanjutan menjadikan wilayah ini sebagai salah satu sabuk logam mulia paling prospektif di Indonesia.

Pulau Jawa, yang dikenal dengan deretan gunung api aktifnya, menyimpan sekitar 396,99 juta ton cadangan emas. Endapan ini tersebar di sepanjang jalur vulkanik aktif maupun sisa aktivitas vulkanik purba. Sementara itu, Sumatra memiliki sekitar 168,56 juta ton cadangan emas yang erat kaitannya dengan jalur Pegunungan Barisan, hasil dari proses subduksi Lempeng Indo-Australia yang membentuk sistem mineralisasi logam mulia sejak lama.

Di Kalimantan, cadangan emas diperkirakan mencapai 40,3 juta ton. Endapan emas di wilayah ini umumnya berasosiasi dengan batuan metamorf serta endapan aluvial yang terbentuk dari pelapukan batuan induk.

Meski skalanya lebih kecil dibandingkan wilayah lain, Kalimantan tetap memiliki peran penting dalam sejarah dan aktivitas pertambangan emas Indonesia. Adapun Maluku, dengan cadangan sekitar 6,82 juta ton, memiliki nilai strategis secara geologis karena berada di zona tumbukan lempeng yang sangat aktif dan kompleks.

Secara keseluruhan, sebaran cadangan emas Indonesia menunjukkan kendali geologi yang sangat kuat, mulai dari tektonik, magmatisme, hingga sistem hidrotermal. Potensi besar ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara kunci dalam rantai pasok emas global.

Di sisi lain, besarnya kekayaan tersebut juga menegaskan urgensi pengelolaan sumber daya mineral yang berkelanjutan, berbasis ilmu kebumian, serta berpihak pada kepentingan lingkungan dan generasi mendatang.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wilson Lalengke Ambil Kartu Pass Masuk Gedung PBB, Siap Berpidato di Forum Internasional

    Wilson Lalengke Ambil Kartu Pass Masuk Gedung PBB, Siap Berpidato di Forum Internasional

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 7476Komentar

    New York — Aktivis HAM dan tokoh pers Indonesia, Wilson Lalengke, resmi mengambil kartu pass masuk Gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pagi ini sebagai bagian dari persiapan menjelang pidatonya di forum internasional bergengsi tersebut. Langkah ini menandai momen penting dalam keterlibatan Indonesia di panggung diplomasi global. Wilson dijadwalkan menyampaikan pidato yang akan menyoroti isu-isu terkait kekerasan […]

  • PMI Bali Perkuat Sinergi Kemanusiaan Lewat Partners Gathering Resiliensi 2026

    PMI Bali Perkuat Sinergi Kemanusiaan Lewat Partners Gathering Resiliensi 2026

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR, 12 Januari 2026 — Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali menggelar PMI Bali Partners Gathering Resiliensi Kemanusiaan 2026 dengan tema “Bersinergi untuk Kemanusiaan: Menguatkan Kolaborasi, Menebar Kepedulian”. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kemitraan antara PMI, pemerintah, dan para mitra dalam menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan di Bali. Wakil Ketua PMI Provinsi Bali, I.G.M. […]

  • Pura Sakral Pat Payung, Energi Sentral Pulau Serangan

    Pura Sakral Pat Payung, Energi Sentral Pulau Serangan

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Mengunjungi Desa Serangan dan wilayah kawasan Kura Kura Bali tidak lengkap bila tidak Tangkil ke Pura Pat Payung, sebuah kawasan tempat suci yang berada di tengah semak belukar di arah timur menuju pantai serangan ini, yang kira – kira telah berumur 200 tahun yang lalu. Menurut Jro Mangku setempat, I Ketut Sudiarsa menerangkan […]

  • HPL 45 Hektare Buleleng Dipersoalkan, Nyoman Tirtawan: Jangan Berhenti di Satu Tersangka

    HPL 45 Hektare Buleleng Dipersoalkan, Nyoman Tirtawan: Jangan Berhenti di Satu Tersangka

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Aktivis Nyoman Tirtawan mempertanyakan proses penyidikan dugaan keterangan dan dokumen palsu terkait penerbitan Sertifikat HPL Nomor 0001 seluas 45 hektare di Buleleng. Ia meminta aparat mengusut pihak yang diduga menjadi pemohon atau pemberi keterangan dalam proses penerbitan sertifikat tersebut. DENPASAR – Aktivis Bali Nyoman Tirtawan mempertanyakan penerapan hukum dalam proses penyidikan dugaan tindak pidana terkait […]

  • Warisan 1921 Dirobohkan, Denpasar Kehilangan Ingatan! Pembongkaran RSUD Wangaya Picu Gelombang Kekecewaan Publik

    Warisan 1921 Dirobohkan, Denpasar Kehilangan Ingatan! Pembongkaran RSUD Wangaya Picu Gelombang Kekecewaan Publik

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 7Komentar

    DENPASAR – “Kota Berbudaya.” Jargon itu kerap digaungkan setiap perayaan hari jadi dan seremoni resmi di ibu kota Bali. Namun kini, slogan itu terdengar seperti gema kosong di tengah puing-puing sejarah. Bangunan lama RSUD Wangaya, rumah sakit yang berdiri sejak 1921, dibongkar hingga rata tanah dengan alasan modernisasi. Keputusan ini memantik kekecewaan luas dan menimbulkan […]

  • Kapolres Sleman Dinonaktifkan, Dua Kasus Besar Seret Kombes Edy Setyanto

    Kapolres Sleman Dinonaktifkan, Dua Kasus Besar Seret Kombes Edy Setyanto

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    SLEMAN — Nama Kepala Kepolisian Resor Sleman, Kombes Pol Edy Setyanto, menjadi sorotan nasional. Perwira menengah Polri itu dinonaktifkan sementara dari jabatannya menyusul polemik penanganan perkara Hogi Minaya yang memicu kegaduhan publik dan kritik luas terhadap kinerja kepolisian. Penonaktifan tersebut merupakan tindak lanjut dari Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT) yang dilakukan Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) […]

expand_less