Breaking News
light_mode

Dari Gurun Tandus Jadi Lautan Hijau, Arab Saudi Buktikan Ketekunan dan Inovasi Bisa Menumbuhkan Kehidupan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RIYADH — Apa yang dulu dianggap mustahil kini menjadi kenyataan. Arab Saudi berhasil mengubah padang pasir yang gersang menjadi lautan hijau dengan menanam lebih dari 20 juta pohon zaitun, menghasilkan sekitar 11.000 ton minyak zaitun setiap tahunnya.

Keberhasilan ini tak lepas dari penggunaan teknologi irigasi tetes modern serta riset panjang untuk menyesuaikan varietas zaitun dengan kondisi ekstrem gurun. Menteri Lingkungan, Air, dan Pertanian Arab Saudi, Abdulrahman Al-Fadhli, mengatakan bahwa program penanaman pohon zaitun merupakan bagian dari Saudi Green Initiative, proyek besar yang bertujuan menghijaukan kembali kawasan tandus dan menekan emisi karbon.

“Kami ingin membuktikan bahwa gurun bukan penghalang bagi kehidupan. Dengan riset dan inovasi, tanah yang kering sekalipun bisa kembali subur dan produktif,” ujar Al-Fadhli dalam keterangan resminya, Sabtu (26/10).

Menurutnya, proyek ini tidak hanya berfokus pada hasil ekonomi, tetapi juga pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal. Ribuan warga di kawasan pertanian baru itu kini bekerja sebagai petani dan pengolah minyak zaitun, menciptakan rantai ekonomi hijau yang berkelanjutan.

Seorang peneliti pertanian dari Universitas Raja Saud, Dr. Hadi Al-Mutairi, menjelaskan bahwa keberhasilan ini dicapai melalui inovasi sistem irigasi tetes presisi tinggi, yang mampu menyalurkan air secara efisien ke akar tanaman tanpa pemborosan.

“Dengan curah hujan yang sangat minim, efisiensi air menjadi kunci. Teknologi ini memastikan setiap tetes air dimanfaatkan secara maksimal,” ungkapnya.

Transformasi besar ini menjadi simbol tekad dan kecerdasan manusia dalam menghadapi tantangan alam. Kini, hamparan hijau pohon zaitun di jantung Arab Saudi bukan hanya menjadi sumber ekonomi baru, tetapi juga lambang harapan bahwa bumi yang kering pun bisa kembali hidup. (Tim)

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (4)

  • Mireya

    Hi there very nice website!! Guy .. Beautiful ..

    Amazing .. I will bookmark your website and take the feeds also?
    I am happy to search out a lot of useful info right here in the post, we want
    develop more techniques in this regard, thanks for sharing.
    . . . . .

    Feel free to surf to my site: ee88

    Balas15 Januari 2026 6:42 AM
  • Darrel

    Hey there! Would you mind if I share your blog with my twitter group?
    There’s a lot of people that I think would really enjoy your content.
    Please let me know. Thank You actually} mentioned

    Balas11 Januari 2026 5:52 AM
  • Pearl

    Hi there to every one, the contents present at this site are truly amazing for people
    experience, well, keep up the nice work fellows.

    Also visit my webpage: crack download

    Balas11 Januari 2026 1:27 AM
  • Alannah

    After exploring a few of the articles on your web site,
    I seriously appreciate your technique of writing a blog.

    I saved as a favorite it to my bookmark site list and will be checking back in the
    near future. Please check out my web site as well and let me know what you think.

    Also visit my blog: login Judi jun88

    Balas10 Januari 2026 6:28 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Negara Absen, Intoleransi Merajalela! Kasus Sukabumi Bukti Nyata Pembiaran Sistemik Play Button

    Negara Absen, Intoleransi Merajalela! Kasus Sukabumi Bukti Nyata Pembiaran Sistemik

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    SUKABUMI – Peristiwa perusakan rumah milik keluarga Yongki di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, kembali memunculkan satu pertanyaan yang tak kunjung terjawab: sampai kapan negara akan terus membiarkan intoleransi beragama merusak sendi-sendi kebangsaan? Kejadian pada akhir Juni 2025 ini menggambarkan kegagalan negara melindungi warganya yang memiliki keyakinan berbeda. Di tengah heningnya peran negara, justru […]

  • Konflik Bisnis PT LMWS Sepakat Damai, Laporan Polisi Dalam Proses Pencabutan

    Konflik Bisnis PT LMWS Sepakat Damai, Laporan Polisi Dalam Proses Pencabutan

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Perkara yang menyangkut pelaporan Trinh Ngoc Tran (43), warga negara Amerika asal Vietnam, yang melaporkan rekannya Christopher Capel atas dugaan penggelapan hasil usaha di PT Lembongan Monkey Water Sport, Nusa Penida, dikabarkan berakhir damai. Kasus yang tertuang dalam SPKT Polres Klungkung pada Senin (18/8/2025) dengan nomor registrasi STPL/154/VIII/2025/SPKT/POLRES KLUNGKUNG, melalui kuasa hukum Trinh […]

  • Keras! Ancaman China soal Campur Tangan AS Soal Penyatuan Taiwan

    Keras! Ancaman China soal Campur Tangan AS Soal Penyatuan Taiwan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Beijing — China menyampaikan peringatan keras terhadap Amerika Serikat yang dinilai semakin intens mencampuri kepentingan strategis Beijing, khususnya terkait isu Taiwan dan stabilitas kawasan Asia-Pasifik. Wakil Presiden Center for China and Globalization (CCG), Victor Gao, menegaskan bahwa China tidak akan memulai konflik, namun tidak akan ragu membalas setiap bentuk serangan atau provokasi terhadap kedaulatannya. “China […]

  • Simbol Ular dalam Spiritualitas Timur, Mengapa Dibenci dalam Ajaran Abrahamik?

    Simbol Ular dalam Spiritualitas Timur, Mengapa Dibenci dalam Ajaran Abrahamik?

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR – Dalam bentangan sejarah spiritual dunia, simbol ular telah menjadi figur penuh makna, sekaligus kontroversial. Dalam ajaran Timur seperti Tantra, ular justru dipuja sebagai lambang energi spiritual tertinggi. Namun dalam tradisi agama-agama Abrahamik seperti Yahudi, Kristen, dan Islam, ular digambarkan sebagai musuh utama manusia, dikatakan sosok penggoda yang membawa petaka. Lalu, mengapa ada perbedaan […]

  • Hilangnya Ibu Menyusui Usai Ditahan Polisi, PPWI dan LBH Digitek Desak Kapolri Turun Tangan

    Hilangnya Ibu Menyusui Usai Ditahan Polisi, PPWI dan LBH Digitek Desak Kapolri Turun Tangan

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    Jakarta – Hilangnya Rina, seorang ibu menyusui asal Sumedang yang sebelumnya ditahan Polres Metro Jakarta Pusat dalam perkara yang diduga seharusnya bersifat perdata, memicu kemarahan publik dan sorotan tajam dari berbagai pihak. Kasus ini bahkan mendapat perhatian tokoh nasional hingga purnawirawan Polri. Direktur LBH Digitek DKI Jakarta, Jurika Fratiwi, bersama Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga […]

  • Petugas Kebersihan Terbaik Masjidil Haram Tolak Hadiah Uang, Memilih Kesempatan Ibadah di Hijir Ismail

    Petugas Kebersihan Terbaik Masjidil Haram Tolak Hadiah Uang, Memilih Kesempatan Ibadah di Hijir Ismail

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Seorang pria asal Pakistan yang terpilih sebagai petugas kebersihan terbaik di Masjidil Haram bulan ini menolak hadiah uang dan justru meminta kesempatan langka untuk beribadah di dalam Hijir Ismail. Momen mengharukan tersebut viral setelah diunggah oleh akun X kaykhusraw, memperlihatkan sang petugas tengah duduk khusyuk sendirian di area suci tersebut dengan penjagaan ketat […]

expand_less