Breaking News
light_mode

MUI Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab, Soroti Ancaman Islamofobia

  • account_circle Admin
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sudarnoto Abdul Hakim meminta Kedutaan Besar Azerbaijan di Indonesia meneruskan aspirasi MUI agar pemerintah setempat meninjau ulang aturan seragam sekolah yang dinilai berpotensi membatasi kebebasan beragama.

JAKARTA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah Azerbaijan mencabut kebijakan yang membatasi penggunaan jilbab bagi muslimah, khususnya di lingkungan pendidikan. MUI menilai penerapan aturan tersebut berpotensi menghambat kebebasan beragama dan memunculkan kekhawatiran terhadap praktik Islamofobia.

Desakan tersebut disampaikan Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim. Ia meminta pemerintah Azerbaijan menghormati hak setiap warga negara untuk menjalankan ajaran agama sesuai keyakinannya.

“Saya menyatakan keprihatinan atas pelarangan penggunaan jilbab bagi muslimah di Azerbaijan. Mengapa pemerintah Azerbaijan ikut-ikutan India dan beberapa negara Eropa lainnya melarang jilbab,” ujar Sudarnoto, dikutip dari MUI Digital, Sabtu (17/10/2026).

Menurut Sudarnoto, kebijakan yang membatasi penggunaan jilbab perlu dilihat dari perspektif perlindungan hak asasi manusia, kebebasan beragama, dan penghormatan terhadap hak personal. Ia menilai pemerintah semestinya memastikan kebijakan publik tidak mendiskriminasi warga karena ekspresi keagamaan mereka.

Sudarnoto juga mengaitkan persoalan tersebut dengan upaya internasional untuk melawan Islamofobia atau sikap anti-Islam. Ia menilai pembatasan terhadap muslimah yang mengenakan jilbab perlu mendapat perhatian, terutama apabila penerapannya menghambat akses terhadap pendidikan dan aktivitas sehari-hari.

“Tindakan Islamofobia (anti-Islam) ini menurut saya tidak sejalan dengan sikap PBB yang telah menyatakan ‘lawan Islamofobia’. Di samping itu, juga bertentangan dengan prinsip keharusan menjaga dan melindungi hak-hak personal dan kebebasan beragama,” tegasnya.

MUI berpandangan, penghormatan terhadap kebebasan beragama merupakan bagian penting dari perlindungan hak warga negara. Karena itu, pemerintah Azerbaijan diharapkan mempertimbangkan kembali kebijakan terkait penggunaan jilbab dengan memperhatikan prinsip keadilan, penghormatan terhadap hak asasi manusia, dan perlindungan terhadap kebebasan menjalankan keyakinan.

Persoalan ini mencuat setelah Kabinet Menteri Azerbaijan menetapkan perubahan aturan seragam sekolah melalui Keputusan Nomor 309 pada 21 September 2026. Aturan tersebut mengatur ketentuan pakaian sekolah dan membatasi penggunaan unsur pakaian yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan seragam serta prinsip sekularisme dalam pendidikan.

Meski aturan tersebut tidak secara eksplisit menyebut jilbab sebagai pakaian yang dilarang, penerapannya dilaporkan berdampak pada sejumlah siswi dan guru perempuan berhijab yang mengalami hambatan memasuki sekolah. Kondisi ini memicu perdebatan mengenai penerapan prinsip sekularisme dan perlindungan hak perempuan Muslim untuk menjalankan keyakinannya.

Sebagai tindak lanjut, Sudarnoto secara khusus meminta Kedutaan Besar Azerbaijan untuk Indonesia menyampaikan aspirasi MUI kepada pemerintah Azerbaijan. Ia berharap jalur diplomatik dapat mendorong peninjauan ulang kebijakan tersebut.

“Karena itu, melalui Kedutaan Besar Azerbaijan untuk Indonesia, saya meminta betul agar mencabut larangan bagi muslimah untuk mengenakan jilbab. Tunjukkan sikap ramah, empati, dan respek kepada warga muslimah,” ujarnya.

MUI berharap pemerintah Azerbaijan mengambil langkah yang mengedepankan dialog dan penghormatan terhadap keberagaman keyakinan. Dengan demikian, pengaturan pendidikan dapat berjalan tanpa mengabaikan hak warga negara untuk menjalankan ajaran agama yang diyakini.

Tim

Sumber referensi (klik untuk link) 

1. Ketua MUI Minta Pemerintah Azerbaijan Kaji Ulang Kebijakan Pelarangan Jilbab Pelajar

2. Azerbaijan Larang Hijab di Sekolah, Siswi Menangis dan Siswa Gelar Protes

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (2)

  • Ekabudiyasa

    Heheheeè, hindari “ikut ngatur” negeri orang lain.
    Kita punya teritorial yang mesti kita urus agar damai dan harmonis. Biarkan negerinya diurus oleh pemerintahannya sendiri, salam Damai Nusantara…

    Balas18 Oktober 2026 10:05 AM
  • weak urine stream causes

    I found the examples particularly useful.

    Balas18 Oktober 2026 8:46 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konsulat Jenderal Australia di Bali Rayakan Hari Perempuan Internasional, Soroti Peran Nyata Perempuan dalam Perubahan Sosial

    Konsulat Jenderal Australia di Bali Rayakan Hari Perempuan Internasional, Soroti Peran Nyata Perempuan dalam Perubahan Sosial

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Ray
    • 14Komentar

    DENPASAR – Konsulat Jenderal Australia di Bali menggelar perayaan Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day/IWD) 2026 melalui diskusi panel dan pameran bertema “Women Taking Action”, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali dan menghadirkan berbagai tokoh perempuan dari sektor pemerintahan, bisnis, hingga organisasi sosial. Acara dibuka dengan sambutan Konsul Jenderal Australia […]

  • ITLS 2025 Dibuka di Bali, Dorong Pemimpin Baru Pariwisata Global

    ITLS 2025 Dibuka di Bali, Dorong Pemimpin Baru Pariwisata Global

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    BALI, 26 September 2025 – International Tourism Leaders Summit (ITLS) 2025 resmi dibuka di Trans Hotel & Resort Bali, Jumat (26/9). Gelaran yang diinisiasi Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Bali ini mengangkat tema “The Future of Hospitality & Tourism: Embracing Responsible & Inclusive Growth”, menegaskan pentingnya pariwisata sebagai motor pemulihan ekonomi dunia sekaligus […]

  • Nuanu Perkuat Ekosistem Kreatif Lewat Music Residency, Satukan Musisi Dunia di Bali

    Nuanu Perkuat Ekosistem Kreatif Lewat Music Residency, Satukan Musisi Dunia di Bali

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Denpasar, Bali — Kawasan kreatif Nuanu Creative City kembali menunjukkan perannya sebagai pusat kolaborasi lintas disiplin dengan menghadirkan program Nuanu Music Residency yang berlangsung pada 6–11 April 2026. Program ini menjadi langkah strategis dalam mempertemukan musisi, produser, dan penulis lagu dari Indonesia dan berbagai negara dalam satu ruang kreatif yang terintegrasi. Residency ini dirancang sebagai […]

  • ACS Bali Launches in Kura Kura Bali SEZ, Blending Academic Excellence with Community Values

    ACS Bali Launches in Kura Kura Bali SEZ, Blending Academic Excellence with Community Values

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 22Komentar

    Serangan, Bali – July 28, 2025 — The prestigious Anglo-Chinese School (ACS) officially opened its new campus in the Kura Kura Bali Special Economic Zone (SEZ) today, marking a major milestone in Bali’s educational landscape. This expansion brings a 139-year tradition of holistic learning from Singapore to Indonesia, where the school aims to nurture not […]

  • Imigrasi Ngurah Rai Siaga Penuh Dampak Penutupan Wilayah Udara Timur Tengah

    Imigrasi Ngurah Rai Siaga Penuh Dampak Penutupan Wilayah Udara Timur Tengah

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 15Komentar

    BADUNG, 1 Maret 2026 – Penutupan wilayah udara di sejumlah negara Timur Tengah akibat eskalasi konflik regional berdampak pada jadwal penerbangan internasional, termasuk rute dari dan menuju Bali. Menyikapi kondisi tersebut, Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai menyatakan siaga penuh guna memastikan pelayanan keimigrasian di Bandara Internasional I Gusti […]

  • Korban Agen Nakal di Indonesia Siap Tempuh Jalur Hukum

    Korban Agen Nakal di Indonesia Siap Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    Bali – Sejumlah korban dari seorang agen nakal yang diduga terlibat dalam praktik penipuan di Indonesia menyatakan siap menempuh jalur hukum untuk memperjuangkan hak mereka. Dalam sebuah pertemuan daring (Zoom Meeting), para korban memaparkan kronologi kasus serta besarnya kerugian finansial yang mereka alami akibat ulah agen tersebut. Wakil Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) FKPPI Bali, […]

expand_less