Breaking News
light_mode

Abrasi Ancam 30 Persen Garis Pantai Bali, Pemerintah Masih Berutang Penanganan 85 Kilometer

  • account_circle Admin
  • calendar_month 23 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Megawati Soekarnoputri mendesak penanganan abrasi secara terpadu dengan melibatkan pemerintah, peneliti, dan akademisi di tengah ancaman perubahan iklim.

BADUNG – Ancaman abrasi pantai di Bali kian menjadi perhatian serius. Dari total garis pantai yang membentang lebih dari 1.300 kilometer, sekitar 30 persen dilaporkan terdampak abrasi. Pemerintah pun masih menghadapi pekerjaan rumah untuk menangani sekitar 85 kilometer kawasan pesisir yang mengalami pengikisan.

Persoalan tersebut kembali mengemuka saat Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum Bidang Hubungan Antarlembaga, Triono Junoasmono, meninjau kondisi abrasi di Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (11/10/2026).

“Dari 30 persen dari 1.300 kilometer lebih garis pantai di Bali yang terkena abrasi, kami masih menyisakan PR sepanjang 85 kilometer untuk ditangani,” kata Triono di Badung.

Ia menjelaskan, penanganan abrasi tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur di titik-titik yang terdampak. Diperlukan koordinasi lintas sektor agar upaya perlindungan pesisir dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Salah satu langkah yang ditempuh pemerintah adalah pembangunan pemecah gelombang atau breakwater di bagian selatan Pantai Kuta. Infrastruktur tersebut dibangun oleh Balai Wilayah Sungai bersama pemerintah daerah untuk mengurangi energi gelombang laut yang menghantam pantai sekaligus menekan risiko pengikisan daratan.

Triono menegaskan, kawasan pantai memiliki nilai strategis yang melampaui kepentingan pariwisata. Keberadaan pesisir turut menopang kegiatan ekonomi dan penghidupan masyarakat setempat.

“Pantai di Bali adalah aset strategis, bukan sekadar untuk wisata, tetapi juga menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Perhatian terhadap persoalan abrasi Pantai Kuta juga datang dari Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Megawati Soekarnoputri, yang meninjau kawasan tersebut bersama Gubernur Bali, I Wayan Koster.

Megawati menekankan pentingnya pendekatan terpadu dengan melibatkan kementerian, lembaga riset, akademisi, dan pemerintah daerah. Menurutnya, karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan harus menjadi pertimbangan utama dalam merumuskan kebijakan perlindungan pantai.

“Orang-orang pintar di lembaga, kementerian, harus memahami bahwa Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Jadi jangan berpikir seperti menangani benua atau daratan kontinental,” kata Megawati.

Ia mengingatkan bahwa abrasi tidak dapat ditangani secara parsial karena persoalan pesisir berkaitan dengan berbagai faktor, mulai dari kondisi lingkungan setempat hingga perubahan iklim global. Karena itu, solusi yang diterapkan harus mempertimbangkan karakteristik wilayah dan didukung kerja sama antarlembaga.

“ Ingat, ancaman dari global warming, pencairan es di kutub kian terasa bagi negara kepulauan seperti Indonesia. Bertahun-tahun lalu sudah dibahas dan kita sebagai penerus harus mampu mencari solusi terbaik,” ujarnya.

Selain pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, Megawati mendorong pemanfaatan kearifan lokal Bali, terutama filosofi Tri Hita Karana, sebagai landasan menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan alam.

Kondisi Pantai Kuta menjadi perhatian karena abrasi tidak hanya mengubah bentuk fisik kawasan pesisir, tetapi juga berpotensi merusak fasilitas publik dan mengganggu aktivitas pariwisata. Gelombang laut yang kuat dilaporkan menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas, seperti jalur pejalan kaki, tembok pembatas, dan area aktivitas pedagang.

Pada 2026, tekanan terhadap kawasan pesisir tersebut dilaporkan semakin mengkhawatirkan akibat cuaca ekstrem dan gelombang tinggi. Kemunduran garis pantai diperkirakan mencapai 1,9 meter per tahun.

Besarnya dampak abrasi menegaskan perlunya strategi perlindungan pantai yang terukur, berkelanjutan, dan berbasis kajian ilmiah. Bagi Bali, upaya tersebut bukan hanya untuk mempertahankan bentang alam, melainkan juga menjaga keberlanjutan pariwisata, fasilitas umum, serta sumber penghidupan masyarakat pesisir.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

  • 👀 LOOK $5000 PROMO CODE. / REF №U5846 ✧ MORE INFORMATION 👀⇒ https://www.google.com/share.google?q=8QWM9dFBrqtclHbgX?hs=4950e01c9ace168749674d0cb56f1f76&

    b40g2t

    Balas17 Oktober 2026 5:59 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Bisa Beli Mobil Eropa Lebih Murah! Bea Masuk Dihapus, Era Baru Otomotif Dimulai

    Masyarakat Bisa Beli Mobil Eropa Lebih Murah! Bea Masuk Dihapus, Era Baru Otomotif Dimulai

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    JAKARTA — Kabar gembira bagi pecinta otomotif Tanah Air! Mobil-mobil mewah asal Eropa seperti Ferrari, BMW, Mercedes-Benz, hingga Audi akan segera hadir dengan harga lebih terjangkau. Hal ini terjadi setelah Indonesia resmi menandatangani perjanjian dagang Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), yang membuka jalan bagi penghapusan bea masuk mobil Eropa dalam lima tahun ke […]

  • Panggung Musik Dunia di Bali Utara, Tantowi: Bisa Jadi Mesin Magnet Baru Pariwisata dan Ekonomi

    Panggung Musik Dunia di Bali Utara, Tantowi: Bisa Jadi Mesin Magnet Baru Pariwisata dan Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    UID Bali Campus – Menemui Tantowi Yahya dalam kesibukannya menjadi Presiden United in Diversity (UID), ia dulu juga adalah seorang penyanyi, pembawa acara televisi, politikus dan aktor berkebangsaan Indonesia. Tantowi pernah menjabat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia masa jabatan 2009-2017 dari Partai Golkar, memiliki visi dibangunnya sebuah pusat penyelenggaraan konser dan festival musik kelas […]

  • Perempuan Penggerak Perubahan, Nuanu Creative City Rayakan Semangat Kartini Lewat Aksi Nyata

    Perempuan Penggerak Perubahan, Nuanu Creative City Rayakan Semangat Kartini Lewat Aksi Nyata

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    BADUNG, 21 April 2026 — Peringatan Hari Kartini diwarnai semangat pemberdayaan perempuan di Nuanu Creative City. Kawasan kreatif ini menghadirkan narasi bertajuk “She Builds, She Leads, She Inspires”, sebagai refleksi nyata peran perempuan dalam membangun, memimpin, dan menciptakan dampak di ekosistem kreatif modern. Mengusung nilai-nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini, Nuanu tidak hanya menjadikan peringatan ini […]

  • Bijak Mengelola Keterikatan, Pesan Siddhartha Gautama tentang Luka Perpisahan

    Bijak Mengelola Keterikatan, Pesan Siddhartha Gautama tentang Luka Perpisahan

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR — Pesan kebijaksanaan kembali mengemuka dari ajaran Siddhartha Gautama yang mengingatkan manusia untuk tidak terlalu melekat pada apa pun. Dalam ajarannya, Buddha menegaskan bahwa segala bentuk keterikatan berpotensi menimbulkan penderitaan, terutama saat harus berpisah dengan sesuatu atau seseorang yang dicintai. Ungkapan tersebut relevan dengan realitas kehidupan sehari-hari, di mana manusia kerap menggantungkan kebahagiaan pada […]

  • Tarawih Berdekatan dengan Nyepi, PWNU Bali Ajak Umat Islam Utamakan Toleransi

    Tarawih Berdekatan dengan Nyepi, PWNU Bali Ajak Umat Islam Utamakan Toleransi

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Pelaksanaan ibadah salat tarawih pada Ramadan tahun ini diperkirakan berdekatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi di Bali. Menyikapi hal tersebut, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Bali mengajak umat Islam untuk mengedepankan sikap saling menghormati antarumat beragama. Ketua PWNU Bali, KH Abdul Azis, menyampaikan bahwa potensi kedekatan waktu tersebut perlu disikapi dengan bijak demi […]

  • Ade Muksin Bantah Keras Tuduhan Penipuan, Sebut Dirinya Korban Kejahatan Siber

    Ade Muksin Bantah Keras Tuduhan Penipuan, Sebut Dirinya Korban Kejahatan Siber

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    Bekasi – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., menyampaikan sanggahan keras atas pemberitaan yang menuduh dirinya terlibat dalam dugaan penipuan terhadap warga Malaysia dengan modus KTA PPWI. Ade menegaskan, seluruh tuduhan tersebut tidak benar, menyesatkan, dan merupakan bentuk pencatutan identitas yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab. “Saya tidak mengenal nomor […]

expand_less