Breaking News
light_mode

Ekonomi Global 2026 Dibayangi Ketidakpastian, IMF: Pertumbuhan Melambat dan Risiko Resesi Menguat

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta — Gejolak regional, tekanan global, serta akselerasi teknologi baru diperkirakan kembali membentuk ulang arah ekonomi dunia pada 2026. Dalam laporan terbarunya, Dana Moneter Internasional menilai prospek ekonomi global masih rapuh meski menunjukkan sedikit perbaikan dibandingkan periode sebelumnya.

Dalam laporan World Economic Outlook bertajuk “Global Economy in Flux, Prospects Remain Dim”, IMF merevisi tipis proyeksi pertumbuhan global seiring meredanya volatilitas dan ketidakpastian perdagangan. Namun demikian, laju ekspansi ekonomi dunia tetap diperkirakan melambat dibandingkan tahun-tahun terakhir.

IMF menegaskan bahwa ketidakpastian terkait stabilitas dan arah ekonomi global masih berada pada level mengkhawatirkan. Faktor seperti perubahan kebijakan, kerentanan pasar keuangan, serta tekanan struktural pada pasar tenaga kerja global membuat risiko ekonomi cenderung bergerak ke arah negatif.

Sejumlah negara utama pun diproyeksikan menghadapi ancaman perlambatan, bahkan potensi resesi pada 2026.

Di Amerika Serikat, risiko perlambatan dipicu kebijakan tarif Presiden Donald Trump yang sempat mengguncang pasar. Kebijakan tersebut mendorong pelaku usaha menimbun barang dan memicu kekhawatiran resesi sejak awal masa jabatan keduanya. Meski pertumbuhan sempat membaik pada pertengahan 2025, para ekonom menilai dampak lanjutan kebijakan tarif masih akan terasa hingga 2026.

Selain itu, kekhawatiran juga datang dari potensi pecahnya gelembung kecerdasan buatan (AI). Ekonom seperti Gary Shilling dan Dean Baker menilai dominasi investasi AI—yang menopang sebagian besar pertumbuhan ekonomi AS—dapat menjadi sumber risiko sistemik jika terjadi koreksi tajam di pasar.

Sementara itu, kawasan Eropa diperkirakan mencatat pertumbuhan lebih rendah dari rata-rata global. Negara-negara besar seperti Prancis, Jerman, dan Italia hanya diproyeksikan tumbuh di bawah 1 persen. Tingginya utang, ketidakpastian kebijakan perdagangan, serta dampak berkepanjangan konflik Rusia–Ukraina menjadi faktor penekan utama.

Di Inggris, IMF juga memangkas proyeksi pertumbuhan menjadi 1,3 persen. Meski relatif lebih terlindungi dari dampak tarif, ekonomi Inggris tetap menghadapi tekanan dari kebijakan fiskal dan perlambatan global.

Untuk China, prospek ekonomi dinilai masih rapuh. Sektor properti yang belum pulih sejak krisis beberapa tahun terakhir terus menekan investasi, sementara risiko deflasi berbasis utang membayangi. IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi China berada di kisaran 4,2 persen pada 2026, namun tantangan struktural dinilai belum terselesaikan.

Adapun Rusia menghadapi tekanan berkepanjangan akibat sanksi internasional sejak invasi ke Ukraina pada 2022. Pertumbuhan ekonomi negara tersebut mulai melambat, dengan proyeksi hanya sekitar 1 persen pada 2026. Beban pembiayaan perang serta keterbatasan akses finansial global dinilai berpotensi memperdalam perlambatan.

Dengan berbagai risiko yang membayangi kawasan utama dunia, IMF menegaskan bahwa 2026 akan menjadi periode krusial. Ketahanan kebijakan ekonomi, stabilitas sistem keuangan, serta kemampuan negara-negara dalam merespons guncangan global akan menjadi faktor penentu arah pemulihan ekonomi dunia ke depan.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Singaraja Literary Festival 2025, Ruang Sastra yang Penuh Kesadaran dan Makna

    Singaraja Literary Festival 2025, Ruang Sastra yang Penuh Kesadaran dan Makna

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    SINGARAJA – Singaraja Literary Festival (SLF) 2025 resmi digelar pada 25–27 Juli di Sasana Budaya, Gedong Kirtya, dan Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja. Festival yang dibuka oleh Dirjen P3K Kementerian Kebudayaan RI Ahmad Mahendra dan Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna ini mengusung tema “Buda Kecapi” yang bermakna energi penyembuhan semesta. Diselenggarakan oleh […]

  • Antrean Motor Mengular di Gilimanuk, Warga Tinggalkan Bali Lebih Awal untuk Mudik dan Antisipasi Nyepi

    Antrean Motor Mengular di Gilimanuk, Warga Tinggalkan Bali Lebih Awal untuk Mudik dan Antisipasi Nyepi

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jembrana — Arus kendaraan roda dua yang hendak menyeberang dari Bali menuju Jawa memadati kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Minggu (15/3) siang. Antrean sepeda motor terlihat mengular panjang di jalur menuju dermaga, sementara para pengendara tampak berdesakan menunggu giliran untuk memasuki kapal penyeberangan. Kepadatan tersebut dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat yang meninggalkan Bali dalam beberapa hari […]

  • Kompensasi Rp1 Miliar Jadi Batu Sandungan, Kandang Babi vs Dapur Makan Gratis Memanas

    Kompensasi Rp1 Miliar Jadi Batu Sandungan, Kandang Babi vs Dapur Makan Gratis Memanas

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    SRAGEN – Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sragen tersandung konflik sosial serius. Pemilik kandang babi di Dukuh Kedungbanteng RT 014, Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, secara terbuka meminta kompensasi Rp1 miliar kepada pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) jika usahanya harus dipindahkan. Permintaan itu hingga kini belum menemui titik temu dan memicu ketegangan di […]

  • Sidang Jro Kepisah! Turah Oka Sebut Ada Mediator Minta 20% Bagian Tanah untuk Damai

    Sidang Jro Kepisah! Turah Oka Sebut Ada Mediator Minta 20% Bagian Tanah untuk Damai

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR – Sidang lanjutan dugaan pemalsuan silsilah pihak keluarga Jro Kepisah, terdakwa Anak Agung Ngurah Oka (Turah Oka) dengan agenda sidang pembelaan menyebutkan bahwa keluarga Jro Kepisah tidak ada yang protes mengenai nama leluhurnya. Tentu jelas, bagi orang Bali tidak mungkin mengklaim leluhur orang lain semudah itu apalagi menyangkut keluarga besarnya. Bila itu dilakukan tentu […]

  • Menulis sebagai Tanggung Jawab Sosial, Perspektif Komunikasi dalam Praktik Jurnalistik

    Menulis sebagai Tanggung Jawab Sosial, Perspektif Komunikasi dalam Praktik Jurnalistik

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    JAKARTA — Dalam perspektif teori komunikasi, aktivitas menulis tidak sekadar menyusun kata menjadi kalimat, melainkan merupakan proses konstruksi makna yang menuntut akurasi sekaligus tanggung jawab sosial. Gagasan ini sejalan dengan pemikiran Jürgen Habermas yang menempatkan komunikasi sebagai ruang publik untuk membangun pemahaman bersama secara rasional dan etis. Dalam praktik jurnalistik, konsep tersebut menjadi landasan penting […]

  • Pembubaran KASN! Putusan MK Buka Babak Baru, Pengawasan ASN di Ujung Ujian

    Pembubaran KASN! Putusan MK Buka Babak Baru, Pengawasan ASN di Ujung Ujian

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR — Pembubaran Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menyisakan tanda tanya serius di ruang publik. Di tengah kekhawatiran melemahnya pengawasan sistem merit, Mahkamah Konstitusi (MK) justru memerintahkan pembentukan lembaga baru. Publik kini menunggu: pengawasan aparatur sipil negara akan diperkuat, atau justru semakin longgar? Selama ini, KASN dikenal sebagai lembaga independen nonstruktural yang dibentuk melalui Undang-Undang […]

expand_less