Breaking News
light_mode

Korban Kebakaran Nakula Diminta Pergi dalam 7 Hari, Gung De: Jangan Jadikan Bencana Alasan Mengusir

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemkot Denpasar diminta mengedepankan pendekatan kemanusiaan sebelum melakukan penataan terhadap warga terdampak kebakaran di Jalan Nakula.

DENPASAR, BALI — Kebijakan pengosongan lokasi pascakebakaran di Jalan Nakula, Denpasar Barat, menuai sorotan. Warga terdampak yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda diminta meninggalkan lokasi setelah masa penanganan selama tujuh hari berakhir.

Data pemerintah menunjukkan puluhan kepala keluarga terdampak dalam kebakaran yang terjadi pada 31 Agustus 2026. Data Dinas Sosial Kota Denpasar sempat mencapai 85 KK, sementara pada tahap pengosongan tercatat 84 warga terdampak yang diminta meninggalkan lokasi. Pemerintah menyebut kawasan tersebut harus disterilkan dan tidak layak kembali digunakan sebagai tempat tinggal.

Kebakaran lahan di perbatasan antara Legian-Denpasar, tepatnya di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali, Selasa (1/9/2026).

Kondisi tersebut mendapat kritik dari pengamat sosial politik Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan. Ia menilai penanganan korban bencana tidak semestinya hanya berorientasi pada batas waktu administratif, terlebih ketika para korban masih berada dalam kondisi kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

“Korban kebakaran kehilangan harta benda. Mengapa harus cepat-cepat kena gusur? Mereka adalah korban bencana. Rasa kemanusiaan tidak mengenal suku, mereka adalah manusia yang sedang bersedih,” tegas Aryawan.

Menurutnya, pemerintah memang memiliki kewenangan melakukan penataan terhadap aset maupun kawasan yang tidak diperuntukkan sebagai permukiman. Namun, pendekatan terhadap korban bencana harus dibedakan dengan penertiban terhadap pelanggaran biasa.

Aryawan menilai pemerintah semestinya memastikan terlebih dahulu adanya solusi tempat tinggal sementara sebelum meminta korban meninggalkan lokasi. Ia mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan skema bantuan sewa tempat tinggal sementara sehingga warga memiliki waktu untuk memulihkan kehidupan mereka.

“Menertibkan aset adalah kewenangan pemerintah. Tetapi caranya terhadap korban bencana harus berbeda dengan penanganan pelanggaran biasa. Lindungi dulu, berikan solusi, baru lakukan penataan,” ujarnya.

Sorotan Aryawan juga menyasar narasi mengenai asal daerah warga terdampak. Menurut dia, status sebagai warga luar Denpasar tidak boleh mengurangi hak korban untuk mendapatkan penanganan kemanusiaan ketika mengalami bencana.

Penanganan kebakaran di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Pemecutan Klod, Denpasar Barat, Denpasar, Bali, Rabu 2 September 2026. Lahan 3 Hektare yang Terbakar di Jalan Nakula Denpasar Bali, Labfor Belum Bisa Olah TKP Secara Penuh

“Rasa kemanusiaan tidak membedakan suku. Kita semua sama sebagai manusia, apalagi dalam kondisi bencana,” katanya.

Pemerintah Kota Denpasar sebelumnya menyatakan tetap memberikan bantuan kemanusiaan meskipun sebagian warga terdampak bukan warga ber-KTP Denpasar. Dinas Sosial menyebut bantuan yang diberikan antara lain kebutuhan dasar, layanan kesehatan, makanan, serta pendampingan psikososial.

Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati, mengatakan penanganan awal dilakukan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM), dengan rentang pelayanan tiga hingga tujuh hari. Setelah memasuki hari ketujuh, lokasi diminta dikosongkan dan disterilkan.

“Ini kan sudah memasuki hari ke-7, harus segera disterilkan, keluar dari lokasi. Karena lokasi ini kan sedang steril pengosongan,” ujar Laxmy seperti dikutip dalam pemberitaan sebelumnya.

Laxmy juga menyatakan sebagian warga akan difasilitasi apabila hendak kembali ke daerah asal. Pemerintah menyebut persoalan status hunian menjadi salah satu pertimbangan karena warga yang tinggal di kawasan tersebut tidak memiliki kejelasan hubungan kontrak dengan pemilik atau pihak yang menguasai lahan.

Kebakaran di Jalan Nakula, Denpasar, Selasa (1/9/2026).

Di sisi lain, Aryawan meminta pemerintah tidak membangun kesan seolah-olah penanganan bencana merupakan semata-mata jasa satu institusi. Menurutnya, penanganan kebencanaan melibatkan banyak unsur, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, relawan, organisasi kemanusiaan hingga masyarakat.

“Apakah bencana banjir dan bencana lainnya memang hanya Pemkot Denpasar yang menangani? Ada relawan dari seluruh Indonesia, bahkan bantuan dari luar negeri. Ada dukungan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Jangan merasa berjasa sendiri karena penanganan bencana merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Aryawan.

Ia juga mengingatkan agar pejabat publik berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan mengenai korban bencana. Menurutnya, komunikasi pemerintah seharusnya mengedepankan empati agar tidak menambah beban psikologis masyarakat yang baru saja kehilangan tempat tinggal dan barang-barang miliknya.

“Korban bencana jangan diperlakukan hanya berdasarkan asal suku atau daerah. Api tidak mengenal KTP. Ketika seseorang menjadi korban bencana, yang pertama harus dilihat adalah sisi kemanusiaannya,” tegasnya.

Kritik tersebut tidak serta-merta menafikan kewenangan pemerintah dalam menata kawasan. Namun, persoalan yang kini menjadi perhatian adalah bagaimana penataan tersebut dilakukan tanpa menghilangkan aspek perlindungan terhadap warga yang sedang berada dalam situasi rentan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali sebelumnya mencatat kebakaran di Jalan Nakula berdampak pada sekitar 3.000 meter persegi kawasan dan kurang lebih 100 jiwa. Penanganan melibatkan BPBD Bali, BPBD Kota Denpasar, PMI, pemadam kebakaran, TNI, kepolisian, Dinas Sosial, Tagana, pemerintah desa, relawan dan unsur terkait lainnya.

Bagi Aryawan, titik persoalannya bukan semata apakah kawasan tersebut harus ditata atau tidak. Yang lebih penting adalah memastikan korban tidak kehilangan tempat berpijak untuk kedua kalinya setelah kehilangan rumah dan harta benda akibat kebakaran.

“Jangan sampai korban kebakaran merasa mengalami bencana untuk kedua kalinya. Pemerintah punya kewenangan menata, tetapi negara juga punya tanggung jawab kemanusiaan. Kemanusiaan harus didahulukan,” pungkasnya.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (5)

  • kr86kr

    Finally found a platform that actually pays out on time. The registration process was a breeze and I was playing within minutes. kr86kr

    Balas13 Oktober 2026 1:07 AM
  • brwww444

    Everything is just spot on. From the loading speeds to the overall design, it is just perfect. brwww444 is a gem of a site for anyone who loves online gaming.

    Balas11 Oktober 2026 3:54 AM
  • Hattie

    Heyy just wanted to gove yoou a quick hears up.The tect inn your coontent seem too bee runnihg
    offf the screen inn Ie. I’m noot sude iff thi is a
    formattying issue oor something tto ddo wkth weeb browser compatibillity bbut I
    thought I’d post too let yoou know. Thee laout loo great though!
    Hoope you gett the issuye soilved soon. Kudks xnxx

    My webb site; xxx

    Balas12 September 2026 6:25 PM
  • vnjw88

    Really impressed with the rewards here. It feels like they actually care about the players. Highly recommend vnjw88 to anyone looking for a fair game.

    Balas10 September 2026 9:21 PM
  • idkudaemas88

    Sangat puas main di sini, proses deposit dan withdraw sangat cepat. Mantap sekali pelayanan dari idkudaemas88, recommended banget buat semua.

    Balas10 September 2026 3:12 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daging Babi, Gizi dan Polemik Larangan Jual Terbuka di Medan

    Daging Babi, Gizi dan Polemik Larangan Jual Terbuka di Medan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    MEDAN – Daging babi merupakan salah satu sumber protein hewani yang dikonsumsi luas di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Sumatera Utara. Di tengah nilai gizi yang dikandungnya, kebijakan pelarangan penjualan daging babi secara terbuka di Kota Medan memunculkan polemik di masyarakat. Secara ilmiah, daging babi dikenal mengandung protein berkualitas tinggi yang penting untuk pembentukan […]

  • Hadir untuk Amati Kasus Kriminalisasi! Eks Wakapolri Oegroseno Sebut Kasus Kanwil BPN adalah Mekanisme Administratif

    Hadir untuk Amati Kasus Kriminalisasi! Eks Wakapolri Oegroseno Sebut Kasus Kanwil BPN adalah Mekanisme Administratif

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 7Komentar

    DENPASAR – Kasus Praperadilan yang diajukan Kepala Kanwil BPN Bali I Made Daging, A.Ptnh., M.H., menyeret banyak tokoh Nasional seperti Dr. H. Bambang Widjojanto, S.H., M.H., mantan wakil Ketua KPK 2011-2015., Jumat (30/1/2026). Sekarang hadir dalam sidang praperadilan Komjen Pol (Purn) Oegroseno mantan Wakapolri 2013-2014, Selasa 3/2/2026 yang menyebutkan tertarik dengan kasus ditetapkannya Made Daging […]

  • Wilson Lalengke Berikan Pandangan tentang Hubungan Indonesia–Rusia dalam Wawancara Televisi Rusia

    Wilson Lalengke Berikan Pandangan tentang Hubungan Indonesia–Rusia dalam Wawancara Televisi Rusia

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    Jakarta – Aktivis dan jurnalis Indonesia, Wilson Lalengke, mendapat kesempatan untuk diwawancarai oleh Televisi Rusia dalam acara berbuka puasa bersama yang digelar oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia, H.E. Sergei Tolchenov, di kediaman resmi beliau di Jakarta, Kamis, 26 Februari 2026. Acara ini menjadi momen penting yang mempertemukan diplomat, jurnalis, dan tokoh masyarakat dalam suasana […]

  • Resi Agung dari Bali Ziarahi Rumah Kelahiran Bung Karno di Jombang, Penegasan Jejak Sang Proklamator

    Resi Agung dari Bali Ziarahi Rumah Kelahiran Bung Karno di Jombang, Penegasan Jejak Sang Proklamator

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Ray
    • 19Komentar

    JOMBANG, 26 Juni 2025 — Suasana hening menyelimuti sebuah gang kecil di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Jombang, Jawa Timur. Di tengah ketenangan itu, satu rumah sederhana tampak istimewa hari itu. Rumah yang diyakini sebagai tempat kelahiran Bung Karno, sang Proklamator Republik Indonesia, kedatangan seorang tokoh spiritual ternama dari Bali: Resi Agung Ida Pandhita Agung Putranata […]

  • Ribuan Semut Ratu Diselundupkan ke Asia, Warga China Ditangkap di Bandara Nairobi

    Ribuan Semut Ratu Diselundupkan ke Asia, Warga China Ditangkap di Bandara Nairobi

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Nairobi — Aparat keamanan di Bandara Internasional Jomo Kenyatta, Nairobi, Kenya, menangkap seorang warga negara China bernama Zhang Kequn setelah kedapatan membawa lebih dari 2.000 semut ratu hidup yang disembunyikan di dalam kopernya. Penangkapan yang terjadi pada 10 Maret 2026 itu bermula dari pemeriksaan rutin petugas Kenya Wildlife Service (KWS). Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan […]

  • Doktor Ilmu Hukum ke-164 Unud, Agus Samijaya Angkat Reforma Agraria dalam Disertasinya

    Doktor Ilmu Hukum ke-164 Unud, Agus Samijaya Angkat Reforma Agraria dalam Disertasinya

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Ray
    • 11Komentar

    DENPASAR – Agus Samijaya, SH., MH., resmi meraih gelar Doktor Ilmu Hukum setelah mempertahankan disertasinya dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor di Aula Fakultas Hukum Universitas Udayana (Unud), Senin (22/9/2025). Dalam sidang yang dipimpin Dekan Fakultas Hukum Unud, Prof. Dr. Putu Gede Arya Sumerta Yasa, SH., MHum, Agus memaparkan hasil penelitiannya berjudul “Rekonseptualisasi Badan Bank Tanah […]

expand_less