Breaking News
light_mode

Ditegur Ngebut, Dua WNA Diduga Aniaya Pengendara Lokal di Munggu Badung

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MANGUPURA – Teguran terhadap dua warga negara asing (WNA) karena diduga berkendara dengan kecepatan tinggi di wilayah Munggu, Badung, berujung keributan. Keduanya diduga mengejar dan menganiaya seorang pengendara lokal sebelum meninggalkan lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut terjadi di depan sebuah warung di Banjar Sedahan, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Badung, Minggu (30/8) sekitar pukul 16.30 Wita.

Dugaan penganiayaan bermula ketika pasangan WNA tersebut melintas menggunakan sepeda motor dari arah timur. Cara berkendara keduanya disebut cukup kencang hingga dinilai membahayakan dan mengganggu pengguna jalan lain.

Seorang pengendara lokal kemudian menegur keduanya agar lebih berhati-hati. Namun, teguran tersebut justru diduga memicu emosi kedua WNA.

Pasangan tersebut kemudian mengejar pengendara yang menegur mereka hingga akhirnya menghentikan kendaraan korban di depan warung milik Sofyan Efendi, 22.
Cekcok mulut pun terjadi. Situasi semakin memanas hingga salah seorang WNA diduga melakukan pemukulan terhadap pengendara lokal tersebut di tepi jalan.

“Di tengah jalan, ada seorang warga lokal sempat menegur cara berkendara pasangan turis tersebut yang dinilai membahayakan,” kata Ps Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, SH., Rabu (2/9).

Menurut Aiptu Ayu, berdasarkan informasi awal yang diterima polisi, salah satu WNA kemudian memukul pengendara lokal tersebut. Keributan yang terjadi di pinggir jalan itu membuat warga sekitar berdatangan.

“Dari informasi, salah satu WNA memukul pengendara tersebut persis di pinggir jalan,” ungkapnya.

Di tengah keributan, seorang WNA lain yang kebetulan melintas di sekitar lokasi disebut turun dari kendaraannya. WNA tersebut berupaya melerai sekaligus membantu korban.

Setelah situasi mereda, dua WNA yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut langsung meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor. Korban juga pergi dari tempat kejadian.

“Setelah keributan mereda, pasangan WNA terduga pelaku langsung tancap gas meninggalkan lokasi, disusul oleh korban yang juga pergi meninggalkan TKP,” jelas Aiptu Ayu.

Menerima informasi kejadian tersebut, Tim UKL Polsek Mengwi kemudian mendatangi lokasi sekitar pukul 17.40 Wita. Petugas melakukan pengecekan serta penanganan awal untuk mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut.

Polisi selanjutnya melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan rekaman video yang berkaitan dengan kejadian, meminta keterangan sejumlah saksi, serta menelusuri informasi yang beredar di media sosial.

Hingga kini, polisi masih berupaya mengungkap identitas pengendara lokal maupun dua WNA yang diduga terlibat. Identitas para pihak tersebut diperlukan untuk memastikan rangkaian kejadian sekaligus menentukan langkah hukum selanjutnya.

“Pihak kepolisian masih menyelidiki untuk mengidentifikasi identitas korban maupun pasangan WNA terduga pelaku guna proses hukum lebih lanjut,” pungkas Aiptu Ayu.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

  • pisogamecasino

    I’ve been playing here for a few weeks now and the payouts are surprisingly fast. Definitely one of the most reliable spots for gaming right now. Check out pisogamecasino for a great experience!

    Balas25 September 2026 4:07 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penglipuran Siapkan Festival 2026, Perkuat Pariwisata Inklusif dan Berkelanjutan

    Penglipuran Siapkan Festival 2026, Perkuat Pariwisata Inklusif dan Berkelanjutan

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR – Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli, terus memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata berkelanjutan dengan mengedepankan kualitas pengalaman wisatawan, pelestarian budaya, penguatan lingkungan, serta transformasi digital. Di tengah dinamika ekonomi global yang turut memengaruhi sektor pariwisata, tingkat kunjungan wisatawan ke desa yang dikenal sebagai salah satu desa terbersih di dunia itu masih terjaga relatif stabil. […]

  • Ajik ARUN Bali Dukung MBG Dilanjutkan, Desak Evaluasi Menyeluruh dan Pidanakan Oknum Curang

    Ajik ARUN Bali Dukung MBG Dilanjutkan, Desak Evaluasi Menyeluruh dan Pidanakan Oknum Curang

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Ray
    • 606Komentar

    DENPASAR – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai sebagai kebijakan strategis untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekaligus menekan angka stunting di Indonesia. Namun, pelaksanaannya harus terus dievaluasi dan diawasi secara ketat agar tepat sasaran serta bebas dari praktik penyimpangan anggaran. Hal tersebut disampaikan Sekretaris ARUN Bali (Advokasi Rakyat Untuk Nusantara), Anak Agung Gde Agung Aryawan […]

  • Konsul Jenderal Australia Apresiasi Peran Media Bali dalam Memperkuat Hubungan Indonesia–Australia

    Konsul Jenderal Australia Apresiasi Peran Media Bali dalam Memperkuat Hubungan Indonesia–Australia

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Ray
    • 603Komentar

    DENPASAR – Konsulat Jenderal Australia di Bali menggelar acara ramah tamah bersama media Gatra Dewata dan sejumlah perwakilan media di Bali, Senin (23/6/2026), sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kerja sama media dalam menyebarluaskan berbagai program dan kegiatan yang dijalankan Australia di Pulau Dewata. Acara yang berlangsung di Kantor Konsulat Jenderal Australia di Denpasar tersebut […]

  • Penutupan TPA Suwung Diberi Masa Transisi hingga Februari 2026, Pemerintah Tegaskan Bukan Langkah Mundur

    Penutupan TPA Suwung Diberi Masa Transisi hingga Februari 2026, Pemerintah Tegaskan Bukan Langkah Mundur

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Keputusan penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Sarbagita Suwung bukanlah keputusan instan. Pemerintah pusat secara resmi memberikan masa transisi hingga 28 Februari 2026 guna memastikan proses perbaikan dan penataan pengelolaan sampah di Bali berjalan tuntas dan berkelanjutan. Kebijakan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kompleksitas persoalan lingkungan, kepentingan jutaan warga, serta tanggung jawab jangka panjang […]

  • Jejak Kolonial yang Tetap Teduh! Asam Jawa, Pohon Penjaga Jalan yang Menjadi Bagian dari Identitas Nusantara

    Jejak Kolonial yang Tetap Teduh! Asam Jawa, Pohon Penjaga Jalan yang Menjadi Bagian dari Identitas Nusantara

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Di tengah laju pembangunan dan modernisasi kota-kota di Indonesia, keberadaan pohon asam Jawa masih mudah ditemukan berjajar di tepi jalan. Pohon yang memiliki tajuk lebar dan rindang ini ternyata menyimpan sejarah panjang yang berakar sejak masa kolonial Belanda. Berabad-abad lalu, ketika transportasi utama masih mengandalkan kereta kuda dan jalan-jalan berbatu, pemerintah kolonial Belanda […]

  • Arya Wedakarna Ajak “Mulat Sarira” Kasus “Sampradaya”, Buka Ashram Untuk Spiritual Tourism

    Arya Wedakarna Ajak “Mulat Sarira” Kasus “Sampradaya”, Buka Ashram Untuk Spiritual Tourism

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Gaya bicara berapi – api seorang Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa atau Arya Wedakarna (AWK) dalam membela kaum lemah di acara Rapat Kerja Anggota Komite I Bidang Hukum dan Badan Akuntabilitas Publik DPD RI Provinsi Bali, dalam rangka pengawasan Undang – Undang No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi […]

expand_less