Rakor DPP dan DPW AWDI DKI Jakarta Matangkan Pelantikan, Independensi Pers Jadi Penekanan
- account_circle Admin
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Persiapan pelantikan pengurus DPW AWDI DKI Jakarta pada Oktober 2026 dimatangkan, DPP menegaskan pentingnya profesionalisme, soliditas, independensi, dan netralitas organisasi.
JAKARTA — Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (DPP AWDI) bersama jajaran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) AWDI DKI Jakarta menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk mematangkan persiapan pelantikan pengurus DPW AWDI DKI Jakarta.
Rakor berlangsung di Kantor Pusat AWDI, Jalan Juanda Raya 4A, Jakarta, Minggu (30/8/2026). Pertemuan tersebut dipimpin Ketua Umum DPP AWDI Budi Wahyudin Syamsu, didampingi Sekretaris Umum Erni Krisna Sari dan Bendahara Umum Sri Hayati.
Agenda utama rakor membahas kesiapan teknis dan organisasi menjelang pelantikan pengurus DPW AWDI DKI Jakarta yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.
Ketua terpilih DPW AWDI DKI Jakarta, Arifin Soekarno, bersama jajaran pengurus menyampaikan perkembangan persiapan kepada DPP. Arifin menjelaskan, sejumlah pertemuan internal telah dilakukan untuk memfinalisasi susunan kepengurusan yang selanjutnya akan ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) DPP AWDI.

Panitia pelaksana pelantikan juga telah dibentuk. Rencananya, kegiatan tersebut digelar di Pendopo Kantor Gubernur DKI Jakarta dengan terlebih dahulu mengajukan permohonan izin serta menyesuaikan ketentuan yang berlaku.
Ketua Umum DPP AWDI Budi Wahyudin Syamsu meminta jajaran DPW AWDI DKI Jakarta dan panitia pelaksana bekerja secara profesional serta berpedoman pada aturan, mekanisme, dan prosedur organisasi.
Budi menekankan bahwa penguatan organisasi tidak boleh mengorbankan prinsip independensi dan netralitas wartawan maupun organisasi.
“Tidak boleh ada intervensi maupun kepentingan politik, baik dari unsur pribadi maupun kepartaian. Independensi dan netralitas harus menjadi prioritas,” tegas Budi Wahyudin Syamsu.
Menurut Budi, AWDI hasil kongres saat ini terus melakukan konsolidasi dan penguatan organisasi di berbagai kabupaten dan kota. Karena itu, setiap jajaran organisasi diminta menjaga marwah AWDI serta menjalankan roda organisasi sesuai AD/ART.
Dalam persiapan pelantikan, DPP AWDI juga meminta agar keterlibatan berbagai unsur diperhatikan. Di antaranya Muspida, wartawan dan insan pers, tokoh masyarakat, aktivis, praktisi, serta pengamat hukum yang memiliki kepedulian terhadap profesionalisme wartawan dan kehidupan pers.
Komunikasi dengan awak media dan media partner juga dinilai penting untuk membangun kemitraan yang sehat dalam mendukung kegiatan organisasi.
Budi turut menyinggung proses Musyawarah Wilayah (Muswil) AWDI DKI Jakarta yang sebelumnya berlangsung di Ecopark Ancol. Proses tersebut disebut berjalan cukup panjang dan alot sebelum akhirnya Arifin Soekarno ditetapkan sebagai ketua terpilih berdasarkan mekanisme organisasi dan AD/ART.
“Karena prosesnya telah melalui mekanisme organisasi, hasil tersebut harus diterima dan dihormati oleh DPP. Selanjutnya, pengurus yang terpilih harus menjaga kekompakan, saling mendukung, dan bersama-sama menutupi kekurangan satu sama lain dalam menjalankan roda organisasi,” ujar Budi.
Ia juga meminta pengurus DPW AWDI DKI Jakarta menjaga komunikasi dan koordinasi dengan DPP. Langkah tersebut diperlukan agar pelaksanaan program organisasi, baik jangka pendek maupun jangka panjang, tetap berjalan proporsional dan sesuai tujuan organisasi.
Sementara itu, kepanitiaan pelantikan DPW AWDI DKI Jakarta telah ditetapkan. Rohmat dipercaya sebagai Ketua Panitia, Rina Puspa Dewi sebagai Sekretaris, dan Siti Nur Aini Rahayu sebagai Bendahara.
Rakor tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan profesionalisme wartawan, serta menjalankan amanah hasil Kongres AWDI sesuai AD/ART dan mekanisme organisasi.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, pelantikan DPW AWDI DKI Jakarta diharapkan menjadi momentum konsolidasi sekaligus memperkuat peran organisasi dalam mendorong kehidupan pers yang profesional, independen, dan berintegritas.
Editor – Ray

Saat ini belum ada komentar