Breaking News
light_mode

Hasto Kristiyanto Terima Padma Dharma Sandhi, Simbol Politik yang Merajut Perbedaan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nyoman Tirtawan Dorong Bandara Induk Pariwisata Nusantara untuk Memperkuat Akses Wisata dan Membuka Pusat Pertumbuhan Baru di Indonesia

GIANYAR – Hasto Kristiyanto seorang politikus yang juga merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebuah partai besar di Indonesia, bertandang ke Puri Ageng Blahbatuh, Gianyar, menerima Lencana Padma Dharma Sandhi, 30 Agustus 2026.

Lencana tersebut dimaknai sebagai simbol perajut hubungan dan kesepahaman di tengah perbedaan, di jalan kebenaran. Sebelum penyerahan tersebut di hadapan Topeng Gajah Mada, para penglingsir Puri-Puri Se-Jebag Bali berkumpul turut bersembahyang, mengenang para leluhur lalu berbicara tentang Indonesia dan masa depan Bali.

Memang betul, Indonesia tidak sedang berada dalam krisis ekonomi dan masih tumbuh 5,29 persen pada triwulan II 2026 dan 5,45 persen pada semester pertama 2026. Namun pertumbuhan tersebut datang bersama pekerjaan rumah yang belum ringan, pemerataan kesejahteraan, penciptaan pekerjaan berkualitas, kemiskinan, dan penguatan kepercayaan terhadap institusi demokrasi.

Dari 13 Penglingsir Puri Se-Jebag Bali yang hadir melihat politik tidak boleh berhenti sebagai pertarungan kepentingan. Politik justru harus menjadi jalan untuk mempertemukan perbedaan dan mencari jalan keluar bagi persoalan masyarakat.

Itulah salah satu alasan mengapa Hasto dipilih menerima Padma Dharma Sandhi. Hasto bukan hanya Sekjen PDI Perjuangan. Ia juga berada di pucuk partai yang pada Pemilu Legislatif 2024 memperoleh suara nasional terbanyak dan menjadi partai dengan perolehan kursi DPR terbesar, yakni 110 kursi.

Bagi para penglingsir, posisi tersebut memberi Hasto ruang politik yang besar untuk ikut menyelesaikan persoalan bangsa melalui jalur legislatif dan politik.

Mereka berharap kekuatan politik itu tidak semata digunakan untuk kepentingan partai, tetapi juga menjadi jembatan bagi kepentingan masyarakat di daerah. Termasuk Bali.

Para penglingsir percaya penghargaan kepada Hasto sekaligus merupakan bentuk kepercayaan. Anak Agung Ngurah Ugrasena (Ugroseno) adalah Penglingsir Puri Agung Singaraja (Puri Gde Buleleng) sebagai perwakilan Penglingsir lainnya, mereka berharap Hasto dapat menggunakan posisi politiknya untuk ikut memperjuangkan berbagai persoalan masyarakat, termasuk persoalan yang dihadapi Bali.

Anak Agung Ngurah Ugrasena (Ugroseno)

“Bali terlalu lama tumbuh dengan konsentrasi pembangunan di bagian selatan. Bandara, hotel, pusat hiburan, investasi dan sebagian besar aktivitas wisata internasional bertumpuk di Badung dan Denpasar, membuat konsentrasi wisatawan pada ruang yang terbatas, ” Ujarnya.

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sendiri telah menanggung pergerakan penumpang dalam jumlah sangat besar. Pada 2024, jumlah penumpang berada di kisaran 24 juta orang.

Pertumbuhan tersebut menjadi bukti kekuatan pariwisata Bali. Tetapi sekaligus menunjukkan batas daya dukung sebuah kawasan. Dalam literatur pariwisata, kondisi ketika jumlah atau konsentrasi wisatawan mulai melampaui kemampuan destinasi untuk menampungnya secara berkelanjutan dikenal sebagai overtourism.

Ugroseno berpandangan, Bali harus mengubah cara pertumbuhannya. Pembangunan tidak bisa terus menumpuk di selatan. Bali Utara, Timur dan Barat harus mendapatkan kesempatan yang lebih besar untuk tumbuh.

Maka tak pelak lagi pembangunan Bandara Internasional Bali Utara di kawasan perairan Kubutambahan, Buleleng, menjadi bagian penting dari percakapan siang itu. Bagi para penglingsir, bandara tersebut bukan sekadar proyek transportasi. Ia merupakan instrumen untuk membangun pusat pertumbuhan baru dan membagi beban.

Dalam berbagai pertemuan dengan tokoh masyarakat Bali, aspirasi tersebut kemudian berkembang menjadi harapan bahwa Bali Utara benar-benar menjadi episentrum pertumbuhan baru.

“Kami tidak sedang berbicara tentang kepentingan satu wilayah. Kami berbicara tentang masa depan Bali. Kalau pembangunan terus terkonsentrasi di selatan, tekanan terhadap lingkungan, sosial dan ekonomi akan semakin besar, ‘ pungkas Sekretaris Majelis Paiketan Puri-Puri Se-Jebag Bali.

Hasto Menerima Amanah

“Saya menerima penghargaan ini bukan hanya sebagai kehormatan pribadi, tetapi sebagai amanah. Padma Dharma Sandhi mengandung pesan untuk merajut hubungan dan membangun kesepahaman di tengah perbedaan. Ini sangat relevan dengan kehidupan kebangsaan kita, ” Ungkapnya.

Menurut Hasto, demokrasi tidak boleh hanya menghasilkan perbedaan pilihan politik. Demokrasi harus menghasilkan kemampuan untuk mencari jalan keluar.

“Perbedaan adalah bagian dari demokrasi. Tetapi setelah perbedaan itu ada, kita harus mencari titik temu. Politik harus menjadi jalan untuk menyelesaikan persoalan rakyat, bukan menambah persoalan.”

Ia mengatakan akan membawa aspirasi para penglingsir melalui jalur politik yang dimilikinya. “Kalau para penglingsir menyampaikan kebutuhan Bali untuk pemerataan pembangunan, untuk mengurangi beban Bali Selatan dan membuka pusat pertumbuhan baru di Bali Utara, aspirasi itu harus kita dengarkan. Saya akan memperjuangkannya melalui jalur politik yang saya miliki.”

Sementara itu, Hasto juga meminta Pemerintah Provinsi Bali tidak mengabaikan aspirasi para penglingsir. “Saya berharap Pemerintah Daerah Bali memperhatikan dan mendukung aspirasi para Raja Bali. Mereka menyampaikan apa yang mereka lihat dan rasakan dari masyarakat. Karena itu, pemerintah harus mendengar dan mencari jalan terbaik.”

Ia juga membahas tentang sampah, kemacetan dan infrastruktur yang harus berlandaskan dari Tri Hita Karana, Kembalikan Baliku sebuah tembang lagu lawas yang harus menjadi simbol kebijakan otoriter komersialisasi Bali, yang mengubah total nafas kehidupan spiritual Bali yang dulu menjadi seperti saat ini.

Hasto Kristiyanto

“Koster pun tidak leluasa terhadap kepentingan oligarki dengan invesment of Interest, jadi masyarakat Bali harus berpegang teguh kepada Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru (2025–2125) yang resmi dimulai pada 22 Desember 2025, yang merupakan gagasan dari Tokoh kita Ibu Megawati Soekarno Putri, ” Pungkasnya.

Tokoh Bali, legenda hidup penyelamat uang rakyat 98 Miliar

Nyoman Tirtawan

Nyoman Tirtawan memiliki pandangan yang lebih general melihat permasalahan ini, Bali yang memiliki bandara yang masih tergolong kecil memerlukan Bandara Internasional yang lebih besar.

“Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai sekitar 15,39 juta kunjungan, sedangkan jumlah penduduk Indonesia berada di kisaran 287,2 juta jiwa”

Ia menambahkan negara Inggris (Britania Raya) penduduknya 65 Juta (57 juta jiwa _ Sumber Google) dengan turis 70 juta (42,6 juta 2024_Sumber Google), banyaknya kunjungan wisatawan yang tidak sebanding dengan Indonesia membuat Indonesia belum bisa dikatakan menarik.

“Wisatawan membawa uang ke daerah wisata, bila ingin uang masuk banyak tingkatkanlah pariwisata, ” Ungkapnya.

Pandangan brilian yang menyebutkan Indonesia wajib memiliki Bandara Induk, sebuah bandara besar yang bersinergi dengan bandara – bandara lainnya di Indonesia sebagai jalur utama menuju destinasi lainnya.

“Bandara Induk Pariwisata Nusantara, dimana kapal – kapal besar yang mendarat di Bandara Induk nantinya bisa dipecah menjadi penerbangan – penerbangan ke destinasi lainnya seperti Sulawesi, NTB, NTT dan lain sebagainya, ” Tutup Nyoman Tirtawan.

Editor – Ray

Dari Bali Utara untuk Nusantara.

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HM the King Delivers Speech to Parliament at Opening of First Session of 5th Legislative Year of 11th Legislature

    HM the King Delivers Speech to Parliament at Opening of First Session of 5th Legislative Year of 11th Legislature

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 10Komentar

    Rabat – HM King Mohammed VI, accompanied by HRH Crown Prince Moulay El Hassan and HRH Prince Moulay Rachid, on Friday delivered a speech to the Parliament at the opening of the first session of the fifth legislative year of the 11th Legislature. Here follows the full text of the Royal speech: “Praise be to […]

  • FOX Jimbaran Beach Bali Rayakan HUT RI ke-81 Lewat Nusantara Night

    FOX Jimbaran Beach Bali Rayakan HUT RI ke-81 Lewat Nusantara Night

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Perayaan Nusantara Night memadukan tari, musik akustik, dan seni rindik Bali untuk menghadirkan suasana kemerdekaan yang sarat budaya dan kebersamaan. JIMBARAN – FOX Jimbaran Beach Bali menghadirkan perayaan kemerdekaan bertajuk “Nusantara Night” dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Kegiatan yang digelar pada Senin, 17 Agustus 2026, mulai pukul 18.00 hingga 22.00 […]

  • Sahroni Kembali Duduki Kursi Wakil Ketua Komisi III DPR Usai Rapat Pleno

    Sahroni Kembali Duduki Kursi Wakil Ketua Komisi III DPR Usai Rapat Pleno

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ahmad Sahroni kembali menempati posisi sebagai Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI setelah ditetapkan dalam rapat pleno yang digelar di ruang rapat Komisi III DPR, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/2/2026). Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. Dalam rapat itu, Dasco menyampaikan bahwa […]

  • Investasi Berbasis Sosial Jadi Spirit Pembangunan Bandara Bali Utara

    Investasi Berbasis Sosial Jadi Spirit Pembangunan Bandara Bali Utara

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    MATARAM — Gagasan pembangunan Bandara Internasional Bali Utara tidak hanya diarahkan sebagai proyek infrastruktur semata, tetapi juga didorong menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat lokal. Hal itu disampaikan CEO PT BIBU Panji Sakti, Erwanto Sad Adiatmoko Hariwibowo, dalam kuliah umum bertema “Investasi Sosial sebagai Penggerak Ekonomi Kerakyatan dalam Pembangunan Bandara Bali Utara” di Ruang Sidang Senat Universitas […]

  • Demokrat Bali Gebrak Jembrana, Pantai Rambut Siwi Dibersihkan dan Dihijaukan

    Demokrat Bali Gebrak Jembrana, Pantai Rambut Siwi Dibersihkan dan Dihijaukan

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    Gerakan Langit Biru Indonesia Asri di Pantai Pura Rambut Siwi diisi aksi bersih-bersih, penanaman 25 pohon, pelepasan 25 burung, dan kegiatan sosial bersama sekitar 250 kader serta simpatisan. JEMBRANA — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Bali kembali menggelar aksi lingkungan melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri. Kali ini, kawasan Pantai Pura Dang Kahyangan […]

  • Penjaga Waktu dari Laut Dalam! Hiu Greenland Berusia 400 Tahun yang Masih Hidup di Era Modern

    Penjaga Waktu dari Laut Dalam! Hiu Greenland Berusia 400 Tahun yang Masih Hidup di Era Modern

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 404Komentar

    DENPASAR – Bayangkan ada makhluk hidup yang telah menyelami kedalaman laut sejak tahun 1620-an—saat Galileo masih menatap bintang-bintang, sebelum Newton merumuskan gravitasi, bahkan jauh sebelum lahirnya negara-negara modern. Ia bukan legenda atau fosil hidup, tapi benar-benar masih berenang di kedalaman Arktik dan Atlantik Utara hingga hari ini. Inilah hiu Greenland (Somniosus microcephalus), salah satu vertebrata […]

expand_less