Breaking News
light_mode

Syukur Mandar: Negara Hukum Bergeser Jadi “Negara Preman”

  • account_circle Admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, – Pengamat Kebijakan Publik Dr. Syukur Mandar kembali melontarkan kritik keras terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dalam perbincangan di Podcast Madilog yang dipandu sejarawan Indra J. Piliang, Syukur menyampaikan penilaian tajam mengenai kondisi hukum, politik, dan tata kelola pemerintahan di Indonesia.

Dalam podcast tersebut, Syukur menyebut arah penyelenggaraan negara dinilainya telah mengalami pergeseran yang mengkhawatirkan.

“Indonesia yang seharusnya merupakan negara hukum, sekarang bergeser menjadi negara preman,” ujar Dr. Syukur Mandar dalam Podcast Madilog.

Menurutnya, berbagai persoalan yang terjadi saat ini tidak hanya berkaitan dengan lemahnya penegakan hukum, tetapi juga dipengaruhi oleh dominasi kelompok oligarki yang disebut menguasai berbagai sektor strategis, mulai dari sumber daya alam hingga kebijakan negara.

Syukur menilai sebagian besar penerimaan negara berasal dari pajak dan kontribusi masyarakat. Namun, ia mengklaim pengelolaan kekayaan negara lebih banyak dinikmati oleh kelompok elite politik dan ekonomi.

“Sekitar 82 persen dana negara berasal dari rakyat, tetapi yang menikmati justru kelompok oligarki yang menguasai sumber daya negara,” katanya.

Ia juga menyoroti dugaan kebocoran penerimaan negara melalui praktik under-invoicing yang menurutnya menyebabkan potensi kerugian hingga belasan ribu triliun rupiah. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai pandangan pribadi dan tidak disertai pemaparan data resmi dalam podcast.

Selain itu, Syukur mengkritik lemahnya fungsi pengawasan DPR terhadap jalannya pemerintahan. Menurutnya, parlemen memiliki kewenangan besar dalam memilih pejabat negara, tetapi belum optimal menjalankan fungsi pengawasan.

“DPR sangat kuat dalam memilih pejabat, tetapi lemah dalam melakukan pengawasan. Fungsi kontrol itu yang justru diabaikan,” ujarnya.

Di bidang ekonomi, Syukur juga mempertanyakan efektivitas kebijakan hilirisasi yang selama ini menjadi salah satu program pemerintah. Ia menilai kebijakan tersebut belum mampu mendorong pertumbuhan industri manufaktur secara signifikan maupun memperkuat pelaku usaha mikro dan kecil.

Tak hanya mengkritik, Syukur turut menyampaikan gagasan perlunya reformasi mendasar terhadap sistem politik dan pemilu di Indonesia. Ia berpendapat sistem yang ada saat ini perlu dibenahi agar menghasilkan tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel.

“Kalau Presiden mampu melakukan pembenahan mendasar, itu yang diharapkan. Tetapi jika tidak mampu, maka konsekuensinya harus dipertanggungjawabkan secara politik,” tegasnya.

Podcast tersebut kemudian menjadi perhatian publik karena memuat kritik yang tajam terhadap berbagai aspek penyelenggaraan negara, mulai dari penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, hingga sistem politik nasional.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat tanggapan resmi dari pihak Istana Kepresidenan maupun pemerintah terkait pernyataan Dr. Syukur Mandar dalam Podcast Madilog tersebut. Oleh karena itu, seluruh pandangan yang disampaikan dalam podcast merupakan pendapat narasumber dan bukan merupakan fakta yang telah diputuskan secara hukum.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Noorsy Bedah Surat Trump! Iran Hanya Panggung, Sistem Global Target Utama

    Noorsy Bedah Surat Trump! Iran Hanya Panggung, Sistem Global Target Utama

    • calendar_month 19 jam yang lalu
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Metodologi Ichsanuddin Noorsy menilai surat Presiden AS kepada Kongres bukan sekadar laporan operasi militer terhadap Iran, melainkan cerminan konfigurasi Financial–Digital–Military Industrial Complex (FDMIC) dan pertarungan arsitektur peradaban global. Rangkuman Surat laporan resmi Presiden Amerika Serikat kepada Kongres berdasarkan War Powers Resolution (Public Law 93-148).(Isi lengkapnya pada gambar) On July 10, 2026, the White House informed […]

  • Empati Anak Dibentuk oleh Publikasi Positif di Media Sosial, Sembunyikan Kebaikan bentuk Kekolotan Ego Pribadi

    Empati Anak Dibentuk oleh Publikasi Positif di Media Sosial, Sembunyikan Kebaikan bentuk Kekolotan Ego Pribadi

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Ray
    • 81Komentar

    DENPASAR – Anak-anak tumbuh dengan meniru apa yang mereka lihat, bukan apa yang mereka dengar. Orang tua sering berharap anaknya menjadi pribadi yang baik dan penuh empati, namun ironi muncul ketika nilai itu hanya diucapkan tanpa ditunjukkan. Anak diminta tidak kasar, tetapi melihat orang tuanya membentak pelayan. Ia diingatkan untuk berempati, namun menyaksikan orang dewasa […]

  • Royal Ambarrukmo Yogyakarta Perkuat Strategi Bisnis Lewat Pelatihan Revenue Management Berstandar Global

    Royal Ambarrukmo Yogyakarta Perkuat Strategi Bisnis Lewat Pelatihan Revenue Management Berstandar Global

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    YOGYAKARTA – Royal Ambarrukmo Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam memimpin transformasi manajemen perhotelan di era digital. Melalui pelatihan eksklusif bertajuk Revenue Management & Channel Distribution Training, hotel bersejarah ini menghadirkan pakar nasional untuk memperkuat strategi forecasting dan analisis permintaan berbasis data. Program yang digelar pada 25 Juni 2025 ini menghadirkan Prabowo Tuwiryono, konsultan senior di […]

  • Seba Baduy 2026! Ribuan Warga Kanekes Tempuh Jalan Kaki, Bawa Pesan Syukur dan Harmoni ke Pendopo Lebak hingga Serang

    Seba Baduy 2026! Ribuan Warga Kanekes Tempuh Jalan Kaki, Bawa Pesan Syukur dan Harmoni ke Pendopo Lebak hingga Serang

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Lebak — Dentingan lembut Angklung Buhun kembali akan menggema di Tanah Banten. Tradisi sakral Seba Baduy dipastikan digelar pada 23–26 April 2026, dengan melibatkan sekitar 2.000 warga adat dari wilayah Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Ribuan warga Baduy, yang terdiri dari kelompok Baduy Dalam dan Baduy Luar, akan berjalan kaki menempuh perjalanan panjang melintasi hutan […]

  • Defisit APBN Rp135 Triliun, Wacana Kenaikan BBM Subsidi Kembali Muncul

    Defisit APBN Rp135 Triliun, Wacana Kenaikan BBM Subsidi Kembali Muncul

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    JAKARTA — Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kembali menjadi sorotan publik setelah laporan kinerja fiskal menunjukkan defisit mencapai sekitar Rp135 triliun hingga Februari 2026. Angka tersebut memicu perdebatan mengenai arah kebijakan ekonomi pemerintah, terutama setelah muncul wacana penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Defisit anggaran tersebut mencerminkan selisih antara pendapatan negara dan belanja […]

  • Event Lari IHGMA 2025 Jadi Katalis Wisata Desa Sulangai

    Event Lari IHGMA 2025 Jadi Katalis Wisata Desa Sulangai

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    BADUNG — Kolaborasi Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) dan Desa Sulangai adakan IHGMA RUN 2025 dengan melibatkan 1.770 pelari dari berbagai daerah di Indonesia. Acara ini dibuka oleh Perbekel Desa Sulangai, Nyoman Sunarta, yang menyambut hangat ribuan pelari sambil mengajak mereka menikmati keindahan alam dan keramahan warganya yang digelar di Desa Wisata Sulangai, Petang, […]

expand_less