Breaking News
light_mode

Ngaku Wartawan, Pria Bersenjata Brass Knuckle Diciduk Polisi di Kuta

  • account_circle Admin
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pria asal Depok diduga mengancam dan hendak menganiaya sesama tamu hotel di Legian menggunakan brass knuckle. Polisi menemukan kandungan benzodiazepine dalam hasil tes urine dan masih mendalami kasus tersebut.

BADUNG – Seorang pria berinisial FVK (39), warga Kota Depok, Jawa Barat, diamankan personel Polsek Kuta setelah diduga melakukan pengancaman dan percobaan penganiayaan terhadap sesama tamu hotel di Bali Sun Tropical Hotel & Spa, Jalan Lebak Bene, Legian, Kuta, Badung, Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 21.30 Wita.

Dalam peristiwa tersebut, dua tamu hotel menjadi korban, yakni Aji Amil Arief Yusman (36), warga Jakarta Barat, dan Fadel Muhammad Fahlevi (26), warga Palembang. Terlapor disebut beberapa kali mengaku berprofesi sebagai wartawan saat berada di lokasi maupun ketika menjalani pemeriksaan di Mapolsek Kuta.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, SH, MH, membenarkan penanganan perkara tersebut. Menurutnya, laporan korban langsung ditindaklanjuti oleh personel Polsek Kuta.

Berdasarkan keterangan korban, keributan bermula saat korban sedang berbincang dengan adiknya di depan kamar hotel. Terlapor kemudian menghampiri dan menanyakan apakah korban seorang artis. Percakapan yang awalnya santai berubah menjadi adu mulut setelah terlapor diduga melontarkan ejekan.

Situasi memanas ketika korban melempar sebuah asbak ke arah dekat kamar terlapor. Tak lama kemudian, FVK keluar dari kamar sambil membawa pecahan botol kaca dan diduga mengenakan brass knuckle atau kepalan besi di tangan kirinya. Ia juga diduga mengancam akan membunuh korban serta memintanya segera meninggalkan hotel.

Petugas keamanan hotel yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan mendapati kedua pihak masih terlibat cekcok di sekitar kolam renang dekat kamar 104. Berdasarkan keterangan saksi, terlapor berulang kali mencoba mendekati korban untuk melakukan pemukulan sambil mengenakan brass knuckle berwarna biru.

“Security hotel akhirnya berhasil melerai dan mengamankan situasi, “ujar seorang petugas polisi.

Polisi kemudian membawa kedua belah pihak ke Mapolsek Kuta untuk dimintai keterangan. Saat pemeriksaan berlangsung, terlapor datang bersama rekannya sambil membawa sebotol minuman beralkohol dan kembali mengaku sebagai wartawan. Namun, ketika diminta menunjukkan kartu identitas pers, ia mengaku kartu tersebut tertinggal di kamar hotel.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H., turut memantau langsung proses penanganan perkara di Mapolsek Kuta guna memastikan situasi tetap kondusif dan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.

Meski telah diingatkan petugas agar tidak melakukan perekaman di lingkungan Mapolsek Kuta, terlapor disebut tetap merekam aktivitas di sekitar kantor polisi.
Penyidik selanjutnya berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polresta Denpasar untuk melakukan tes urine terhadap terlapor.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kandungan benzodiazepine, yaitu golongan obat penenang atau sedatif, ” Ujarnya.

Polisi menyatakan pemeriksaan belum dapat dilakukan secara maksimal karena kondisi terlapor masih dipengaruhi minuman beralkohol.

Selain menangani perkara dugaan pengancaman dan penganiayaan, penyidik juga mendalami informasi bahwa sehari sebelumnya terlapor bersama rekannya sempat mendatangi Mapolresta Denpasar dan melakukan perekaman video di kawasan Satpas SIM. Polisi menegaskan informasi tersebut masih dalam tahap pendalaman dan tidak berkaitan langsung dengan perkara yang kini ditangani Polsek Kuta.

Hingga kini, penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa serta dugaan tindak pidana yang dilakukan terlapor.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BTID Dukung Tradisi Buka Puasa Bersama di Kampung Bugis Serangan, Sekaligus Gerakkan UMKM Warga

    BTID Dukung Tradisi Buka Puasa Bersama di Kampung Bugis Serangan, Sekaligus Gerakkan UMKM Warga

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Denpasar – Semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan kembali terasa di Kampung Bugis, Desa Serangan. PT Bali Turtle Island Development (BTID) mendukung kegiatan buka puasa bersama yang digelar warga di Masjid As-Syuhada, salah satu ikon sejarah perkembangan Islam di Pulau Serangan. Kampung Bugis sendiri merupakan permukiman muslim bersejarah yang didirikan oleh nelayan Bugis-Makassar sejak abad […]

  • Aksi Sosial MSP Creative Salurkan Bantuan ke Warga Banjar Munduk Lampah, Temukan Kondisi Rumah Terdampak Longsor

    Aksi Sosial MSP Creative Salurkan Bantuan ke Warga Banjar Munduk Lampah, Temukan Kondisi Rumah Terdampak Longsor

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Karangasem – Semangat berbagi kembali ditunjukkan Tim Creative MSP (Made Somya Putra) melalui penyaluran bantuan sosial kepada warga kurang mampu di Banjar Munduk Lampah. Kegiatan ini tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang berakar pada nilai gotong royong budaya Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, tim bersama Kepala Dusun (Kadus) Munduk […]

  • Sumarjaya “Demer” Linggih Ingatkan Investor! Bila Disegel, “Saya Akan Pidanakan, Itu kalo Saya ya”

    Sumarjaya “Demer” Linggih Ingatkan Investor! Bila Disegel, “Saya Akan Pidanakan, Itu kalo Saya ya”

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    DENPASAR – Ketua Badan Media Penggalangan Opini (MPO) DPD Partai Golkar Bali, Ida Bagus Indra Manuaba mengundang awak media dalam tajuk, “Ngopi Pagi: Yuuk Ngumpul Bareng Bersama Pak Demer”, Jumat, 22 Mei 2026, di Amarthya Eatery, Renon. Para awak media berkesempatan banyak menanyakan kondisi Bali kepada politikus kawakan ini. Awak media Gatra Dewata menanyakan hal […]

  • Makna Spiritual Kalajengking! Simbol Transformasi, Perlindungan, atau Pertanda Bahaya?

    Makna Spiritual Kalajengking! Simbol Transformasi, Perlindungan, atau Pertanda Bahaya?

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Samantha Maffucci DENPASAR – Kalajengking selama ribuan tahun dikenal sebagai salah satu hewan yang paling ditakuti karena sengatannya yang mematikan. Namun, di balik citra menyeramkan tersebut, berbagai tradisi dan kepercayaan di dunia justru menempatkan kalajengking sebagai simbol spiritual yang sarat makna, mulai dari transformasi hidup, perlindungan diri, hingga kelahiran kembali. Dalam kajian simbolisme, kalajengking tidak […]

  • Kuliah Umum Fakultas Hukum UNUD! Ketua MA: Hukum Butuh Nurani, Bukan Sekadar Teknis

    Kuliah Umum Fakultas Hukum UNUD! Ketua MA: Hukum Butuh Nurani, Bukan Sekadar Teknis

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR – Fakultas Hukum Universitas Udayana menghadirkan YM. Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., dan YM. Ketua Kamar Perdata Mahkamah Agung, I Gusti Agung Sumanatha, S.H., M.H., dalam memberikan kuliah umum di aula Fakultas Hukum UNUD, di Denpasar, Senin 30 Juni 2025. Dalam kuliah umum yang bertajuk, Membangun Integritas dan […]

  • Noorsy Ingatkan Indonesia di Ambang Krisis Kedaulatan Akibat Tekanan Global dan Krisis Moral Play Button

    Noorsy Ingatkan Indonesia di Ambang Krisis Kedaulatan Akibat Tekanan Global dan Krisis Moral

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Ray
    • 10Komentar

    Jakarta, 7 Januari 2026 — Pengamat ekonomi-politik Ichsanudin Noorsy menilai Indonesia tengah memasuki fase genting yang mengancam kedaulatan nasional. Ia menyebut bangsa ini sedang berada dalam situasi “kejutan sistemik” yang bekerja secara senyap namun terstruktur, melalui tekanan ekonomi global sekaligus kerusakan nilai-nilai moral di dalam negeri. Menurutnya, jika kondisi ini tidak disadari sejak dini, Indonesia […]

expand_less