Breaking News
light_mode

Ironi Jeruk RI! Produksi Melimpah, Impor Tembus 208 Ribu Ton

  • account_circle Ray
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Produksi Jeruk Indonesia Naik, tetapi Impor Masih Mendominasi dan Ekspor Tertinggal Jauh

DENPASAR – Indonesia kembali mencatatkan peningkatan produksi jeruk pada 2025. Namun di balik capaian tersebut, neraca perdagangan komoditas hortikultura ini masih menyisakan ironi. Meski menjadi salah satu produsen jeruk terbesar di Asia Tenggara, Indonesia justru masih sangat bergantung pada pasokan jeruk dari luar negeri.

Data Statistik Hortikultura 2025 menunjukkan produksi jeruk nasional mencapai sekitar 2,46 juta ton pada 2025, meningkat dibandingkan 2,41 juta ton pada 2024. Kenaikan tersebut didorong bertambahnya jumlah tanaman yang menghasilkan hingga sekitar 13,65 juta pohon.

Produksi tertinggi terjadi pada triwulan II dengan volume mencapai 702,41 ribu ton. Jawa Timur masih menjadi lumbung jeruk nasional dengan produksi sekitar 1,17 juta ton atau hampir separuh dari total produksi Indonesia.

Posisi berikutnya ditempati Sumatera Utara dengan 356,55 ribu ton dan Kalimantan Barat sebesar 131,91 ribu ton.

Besarnya produksi tersebut belum mampu mengangkat posisi Indonesia sebagai eksportir utama jeruk. Sebaliknya, impor masih mendominasi perdagangan komoditas ini.

Produksi jeruk Foto: BPS

Sepanjang 2025, Indonesia mengimpor sekitar 208,47 ribu ton jeruk. Sementara volume ekspor hanya mencapai sekitar 1,90 ribu ton. Artinya, volume impor lebih dari 100 kali lipat dibandingkan ekspor.

 

Dari sisi nilai perdagangan, ketimpangan juga terlihat jelas. Nilai ekspor jeruk Indonesia pada 2025 tercatat sekitar US$1,38 juta atau turun 1,86 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sebaliknya, nilai impor melonjak menjadi sekitar US$384,80 juta, meningkat 28,71 persen dibandingkan 2024.

Mayoritas perdagangan masih didominasi jeruk segar. Volume ekspor jeruk segar mencapai sekitar 1.439 ton, sedangkan produk olahan sekitar 461 ton. Di sisi lain, impor jeruk segar mencapai 185.761 ton, jauh lebih tinggi dibandingkan produk olahan yang mencapai sekitar 22.711 ton.

 

Di pasar domestik, permintaan terhadap jeruk juga masih sangat besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga pada 2025 mencapai sekitar 1,46 juta ton, meningkat setelah sempat mengalami penurunan pada 2023.

Negara tujuan ekspor dan asal impor jeruk Foto: BPS

Besarnya pasar dalam negeri membuat hasil panen nasional sebagian besar terserap untuk memenuhi kebutuhan domestik.

Namun kondisi tersebut juga memperlihatkan bahwa produk jeruk lokal masih harus bersaing dengan buah impor di pasar sendiri.

Selama lima tahun terakhir, tren impor selalu berada jauh di atas ekspor, baik dari sisi volume maupun nilai perdagangan. Kondisi ini menjadi indikator bahwa tantangan industri jeruk nasional tidak lagi hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memperkuat kualitas, efisiensi distribusi, standar mutu, serta daya saing agar mampu menembus pasar ekspor.

Dengan produksi yang terus bertambah, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor. Namun tanpa peningkatan daya saing dan penguatan rantai pasok, potensi tersebut diperkirakan masih sulit dikonversi menjadi peningkatan ekspor yang signifikan.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PWI Bekasi Ade Muksin Diduga Menipu Warga Malaysia dengan Modus KTA PPWI

    Ketua PWI Bekasi Ade Muksin Diduga Menipu Warga Malaysia dengan Modus KTA PPWI

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Jakarta – Kasus dugaan penipuan lintas negara kembali mencuat setelah seorang warga Malaysia, Nor Hafiz bin Nor Hazam, melaporkan tindak pidana penipuan yang diduga kuat dilakukan oleh seorang warga Indonesia bernama Ade Muksin, S.H., yang diketahui menjabat sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi. Laporan tersebut diterima oleh Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), […]

  • Indonesia Siaga Hantavirus, Kemenkes Pastikan Dua Suspek di Jakarta dan Yogyakarta Negatif

    Indonesia Siaga Hantavirus, Kemenkes Pastikan Dua Suspek di Jakarta dan Yogyakarta Negatif

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 11Komentar

    JAKARTA – Kementerian Kesehatan memastikan dua kasus suspek hantavirus yang ditemukan di Jakarta dan Yogyakarta dinyatakan negatif serta telah sembuh. Kepastian ini disampaikan di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap wabah hantavirus varian Andes yang muncul di kapal pesiar MV Hondius dan menyebabkan sedikitnya tiga orang meninggal dunia. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan, […]

  • Kuasa Hukum WNA Australia Bantah Mangkir, Ungkap Kronologi Sengketa Transaksi Villa Rp2,5 Miliar

    Kuasa Hukum WNA Australia Bantah Mangkir, Ungkap Kronologi Sengketa Transaksi Villa Rp2,5 Miliar

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Ray
    • 5Komentar

    DENPASAR — Kuasa hukum warga negara Australia berinisial DBB, Evy Susantie, S.H., M.H., CM, membantah pemberitaan yang menyebut kliennya dua kali mangkir dari panggilan penyidik Polda Bali terkait laporan dugaan penipuan dan penggelapan senilai sekitar Rp2,5 miliar. Bantahan itu disampaikan Evy setelah mendampingi DBB menjalani pemeriksaan di Polda Bali, Selasa (1/9/2026). Pemeriksaan berlangsung sekitar enam […]

  • Soroti Tata Kelola Dana Adat, WKS Minta Mediasi Dilakukan di Lokasi Netral

    Soroti Tata Kelola Dana Adat, WKS Minta Mediasi Dilakukan di Lokasi Netral

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 11Komentar

    Denpasar – Polemik antara WKS dan Jro Bendesa Adat Pemogan terus berlanjut tanpa tanda-tanda penyelesaian. WKS, yang pernah menjabat sebagai Wakil Banjar sekaligus Bendahara I dalam kegiatan Karya Ngaben Masal, mengungkapkan kekecewaannya terhadap sistem pengelolaan dana yang dinilainya tidak transparan. Dalam sebuah pertemuan yang juga dihadiri oleh Jro Bendesa, WKS pernah mengajukan sistem pengadaan berbasis […]

  • Kuasa Hukum Desa Adat Serangan Tegaskan Penelusuran Dana Rp4,5 Miliar: “Kami Ngayah Demi Kejelasan Druwen Desa”

    Kuasa Hukum Desa Adat Serangan Tegaskan Penelusuran Dana Rp4,5 Miliar: “Kami Ngayah Demi Kejelasan Druwen Desa”

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 1352Komentar

    DENPASAR — Dugaan penggelapan dana penjualan tanah adat di Desa Adat Serangan terus bergulir dan kini memasuki ranah hukum. Kuasa hukum Desa Adat Serangan menegaskan langkah hukum yang ditempuh murni untuk menelusuri kejelasan aset desa dan memastikan dana milik masyarakat adat dapat dipertanggungjawabkan secara transparan. Kuasa hukum Desa Adat Serangan, Made Somya Putra, SH, MH, […]

  • Wilayah Griya Kasaiwan Arsa Mandala Ramaikan Lomba 17 Agustus, Nindy Puteri Remaja Indonesia Bali Ikut Lomba Makan Kerupuk

    Wilayah Griya Kasaiwan Arsa Mandala Ramaikan Lomba 17 Agustus, Nindy Puteri Remaja Indonesia Bali Ikut Lomba Makan Kerupuk

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Ray
    • 5Komentar

    Nindy Puteri Remaja Indonesia Bali 2026 Ikut Lomba Makan Kerupuk, Bawa Semangat Generasi Muda di HUT RI ke-81.  DENPASAR – Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia yang setiap tanggal 17 Agustus dirayakan berpusat di Istana Merdeka dan berbagai wilayah di seluruh tanah air, mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Perayaan di salah satu daerah di Bali […]

expand_less