Breaking News
light_mode

Kantong “Bukan Plastik” dari Singkong, Inovasi Anak Bali untuk Selamatkan Laut

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR — Di tengah krisis sampah plastik yang kian mengkhawatirkan, seorang inovator asal Bali, Kevin Kumala, menghadirkan solusi tak biasa: kantong belanja yang tampak seperti plastik, namun dapat larut di air dan aman bagi lingkungan.

Melalui perusahaannya, Avani Eco, Kevin mengembangkan kantong berbahan dasar pati singkong. Produk ini diberi label “I Am Not Plastic” untuk menegaskan bahwa meski secara visual menyerupai plastik konvensional, materialnya berasal dari bahan alami yang mudah terurai.

Dalam berbagai demonstrasi, kantong tersebut terbukti dapat larut dalam air—bahkan dalam hitungan menit hingga jam tergantung suhu dan kondisi. Hasil pelarutannya berupa senyawa organik yang tidak beracun, sehingga aman bagi lingkungan laut. Untuk menunjukkan tingkat keamanannya, Kevin bahkan pernah meminum air hasil larutan kantong tersebut.

Bahan utama yang digunakan adalah singkong, tanaman yang melimpah di kawasan Asia Tenggara dan mudah diperbarui. Pati singkong diolah menjadi biopolimer sebagai alternatif pengganti plastik berbasis minyak bumi. Berbeda dengan plastik konvensional yang membutuhkan waktu hingga ratusan tahun untuk terurai, kantong ini dapat terdegradasi secara alami dalam waktu jauh lebih singkat, terutama saat terpapar air atau mikroorganisme tanah.

Inovasi ini hadir di saat Indonesia menghadapi tantangan serius terkait sampah plastik. Berbagai penelitian internasional, termasuk dari National Geographic dan BBC, menyoroti bahwa Indonesia merupakan salah satu penyumbang sampah plastik ke laut terbesar di dunia. Limbah plastik sekali pakai yang tidak terkelola dengan baik kerap berakhir di sungai dan laut, kemudian terurai menjadi mikroplastik yang membahayakan ekosistem dan rantai makanan.

Kehadiran kantong berbahan singkong ini dinilai sebagai langkah konkret dalam mengurangi ketergantungan terhadap plastik berbasis fosil tanpa mengubah kebiasaan masyarakat secara drastis. Produk tersebut tetap memiliki fungsi yang sama seperti kantong plastik pada umumnya, namun dengan dampak lingkungan yang jauh lebih kecil.

Inovasi ini juga menjadi bukti bahwa solusi terhadap persoalan global bisa berangkat dari potensi lokal. Singkong, yang selama ini dikenal sebagai bahan pangan sederhana, kini menjelma menjadi bagian dari upaya menyelamatkan laut dari ancaman sampah plastik.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resep Ayam Woku Ala Chef Juna, Pedas Gurih dan Menggugah Selera

    Resep Ayam Woku Ala Chef Juna, Pedas Gurih dan Menggugah Selera

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    DENPASAR – Ayam merupakan bahan makanan yang serbaguna dan mudah ditemukan di mana saja. Namun, jika menu ayam goreng atau ayam bakar mulai terasa membosankan, tak ada salahnya mencoba sajian khas Manado yang kaya akan rempah: Ayam Woku ala Chef Juna. Masakan ini dikenal dengan cita rasa pedas, gurih, dan aromanya yang harum menggoda. Woku […]

  • Drone! Aset Strategis Peperangan Modern, Indonesia Wajib Kembangkan Karya Anak Bangsa

    Drone! Aset Strategis Peperangan Modern, Indonesia Wajib Kembangkan Karya Anak Bangsa

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Jakarta, 7 Juli 2025 – Di tengah dinamika perang modern yang tak lepas dari penggunaan roket, rudal pertahanan dan serangan, kapal perang hingga jet tempur, kehadiran drone menjadi elemen penting dalam sistem pertahanan negara. Sebagai alat tempur yang ekonomis, fleksibel, dan mampu menjangkau wilayah luas, drone menjadi kebutuhan strategis, terlebih bagi negara kepulauan seperti Indonesia. […]

  • Komisi Polri Soroti 3 Tahanan, Mahfud MD Desak Pembebasan

    Komisi Polri Soroti 3 Tahanan, Mahfud MD Desak Pembebasan

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA — Komisi Percepatan Reformasi Polri menyorot keras penangkapan tiga warga sipil yang dinilai janggal dalam kasus kerusuhan Agustus 2025. Anggota komisi, Mahfud MD, menegaskan bahwa negara tak boleh gegabah menetapkan tersangka tanpa pemeriksaan. Dari 1.038 orang yang ditahan, komisi memberi perhatian khusus pada tiga nama: Laras Faizati, eks pegawai AIPA, serta dua aktivis lingkungan […]

  • Banjir Bali, Cermin Retaknya Harmoni Manusia Dengan Alam

    Banjir Bali, Cermin Retaknya Harmoni Manusia Dengan Alam

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 13Komentar

    Oleh : Dr. I Ketut Suar Adnyana, M.Hum. DENPASAR – Banjir yang kerap melanda Bali tidak lagi bisa dianggap sekadar fenomena alam musiman. Lebih jauh, banjir adalah cermin retaknya hubungan manusia dengan alam, sebuah tanda inharmoni yang semakin nyata. Dalam filsafat Tri Hita Karana, keseimbangan antara manusia dengan Tuhan (parhyangan), manusia dengan sesama (pawongan), dan […]

  • Menteri LH Akui Penanganan Sampah Laut Masih Berat, Biaya Tinggi dan Ancaman Racun Jadi Sorotan

    Menteri LH Akui Penanganan Sampah Laut Masih Berat, Biaya Tinggi dan Ancaman Racun Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Denpasar — Pemerintah pusat mengakui bahwa penanganan sampah laut di Indonesia masih menghadapi tantangan besar. Kompleksitas wilayah kepulauan, tingginya biaya operasional, serta risiko pencemaran berbahaya disebut menjadi hambatan utama yang hingga kini belum sepenuhnya teratasi. Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq saat kunjungan kerja di Makassar, Minggu (5/4/2026). Dalam keterangannya kepada awak […]

  • Apresiasi Pengaduan ke Dewan Pers, SMSI Bali: Sengketa Pers Harus Lewat Mekanisme yang Benar

    Apresiasi Pengaduan ke Dewan Pers, SMSI Bali: Sengketa Pers Harus Lewat Mekanisme yang Benar

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 5841Komentar

    DENPASAR – Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bali, Emanuel Dewata Odja, mengapresiasi langkah Ipda Haris Budiyono yang melaporkan dua media siber ke Dewan Pers terkait pemberitaan yang dinilai merugikan dirinya. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk penyelesaian sengketa pers yang tepat dan sesuai regulasi. Emanuel, yang akrab disapa Edo, menegaskan bahwa setiap pihak yang merasa […]

expand_less