Breaking News
light_mode

Imigrasi Gerebek Dua Rumah di Kuta, 21 WNA Diduga Operator Judi Online Internasional

  • account_circle Ray
  • calendar_month Kamis, 29 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Imigrasi Sita 92 Perangkat Elektronik, 21 WNA dari Vietnam, Myanmar, dan China Diduga Operasikan Situs Judol Internasional

BALI | Direktorat Jenderal Imigrasi mengamankan 21 warga negara asing (WNA) dari dua rumah di Perumahan Harvestland Residence, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (29/10/2026). Mereka diduga terlibat dalam pengoperasian situs perjudian daring atau judi online (judol) yang terhubung dengan jaringan internasional.

Operasi tersebut juga mengungkap puluhan perangkat elektronik yang diduga digunakan untuk menjalankan aktivitas perjudian online. Petugas menyita 36 unit ponsel pribadi, 29 unit ponsel kerja, 18 unit laptop kerja, enam unit komputer, serta tiga unit iPad.

Para WNA yang diamankan berasal dari Vietnam, Myanmar, dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Pengungkapan ini bermula dari pemantauan petugas imigrasi selama beberapa hari terhadap dua rumah yang dicurigai menjadi lokasi operasional jaringan judi online.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menegaskan bahwa pengawasan terhadap warga negara asing akan terus dilakukan untuk mencegah pelanggaran aturan keimigrasian maupun dugaan keterlibatan dalam tindak pidana.

“Pengawasan keimigrasian kami lakukan secara konsisten untuk memastikan setiap warga negara asing yang berada di Indonesia mematuhi aturan dan ketaatan perizinan yang berlaku. Kami tidak mentoleransi penyalahgunaan izin tinggal, terlebih yang terindikasi terlibat tindak pidana seperti perjudian online,” ujar Hendarsam.

Operasi pengamanan dimulai sekitar pukul 07.00 WITA. Sebelum memasuki lokasi, petugas berkoordinasi dengan petugas keamanan perumahan, kepala lingkungan, dan agen properti setempat.

Di rumah pertama, petugas menemukan delapan WNA asal Vietnam. Sementara itu, di rumah kedua, petugas mengamankan 12 WNA asal Myanmar dan satu WNA asal RRT.

Berdasarkan pemeriksaan awal, sebagian WNA tersebut diketahui memegang Izin Tinggal Kunjungan (ITK) Prainvestasi, sedangkan sebagian lainnya menggunakan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) Remote Worker.

Para WNA itu diduga menjadi operator situs judi online macaujc.com. Dalam menjalankan aktivitasnya, transaksi keuangan disebut dilakukan melalui layanan pembayaran digital Alipay dan WeChat Pay.

Seluruh WNA beserta barang bukti kemudian dibawa ke Rumah Detensi Imigrasi Bali untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Petugas masih melakukan pendalaman guna mengungkap peran masing-masing orang, pola operasional, serta kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih luas.

“Saat ini, seluruh WNA beserta barang bukti telah dibawa ke Rumah Detensi Bali untuk menjalani pemeriksaan mendalam oleh petugas imigrasi guna pengembangan kasus lebih lanjut,” tutup Hendarsam.

Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya pengawasan keimigrasian terhadap aktivitas warga negara asing di Indonesia. Meski demikian, dugaan keterlibatan para WNA dalam pengoperasian judi online masih harus dibuktikan melalui proses pemeriksaan dan penanganan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panglima Militer Uganda Tutup Dua Media Independen, Kebebasan Pers Kembali Jadi Sorotan

    Panglima Militer Uganda Tutup Dua Media Independen, Kebebasan Pers Kembali Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    KAMPALA – Kebebasan pers di Uganda kembali menjadi sorotan dunia setelah Panglima Militer Uganda, Muhoozi Kainerugaba, memerintahkan penghentian operasional dua media independen terbesar di negara tersebut. Keputusan yang diumumkan pada Minggu (28/6/2026) itu memicu kekhawatiran atas meningkatnya pembatasan terhadap ruang kebebasan berekspresi. Muhoozi Kainerugaba, yang juga merupakan putra Presiden Yoweri Museveni, menyatakan bahwa harian Daily […]

  • Man Tayax: Aceh Sudah Diberi Otonomi Luas, Jangan Jadikan Referendum Alat Tekan Jakarta

    Man Tayax: Aceh Sudah Diberi Otonomi Luas, Jangan Jadikan Referendum Alat Tekan Jakarta

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Kericuhan Hari Damai Aceh dan pengibaran bendera Bulan Bintang kembali memantik kritik. Pengamat sosial Man Tayax mempertanyakan efektivitas pengelolaan otonomi dan Dana Otsus setelah dua dekade perdamaian Helsinki. BANDA ACEH — Peringatan 21 tahun perdamaian Aceh pada 15 Agustus 2026 yang semestinya menjadi momentum refleksi perjalanan damai justru diwarnai kericuhan di sekitar Masjid Raya Baiturrahman, […]

  • Hotman Paris Bertemu Ketum PWI Akhmad Munir dan Sufmi Dasco, Serukan Persatuan Indonesia

    Hotman Paris Bertemu Ketum PWI Akhmad Munir dan Sufmi Dasco, Serukan Persatuan Indonesia

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Silahturahmi tiga tokoh nasional menjadi pesan penting untuk memperkuat komunikasi, kebersamaan, dan persatuan di tengah dinamika bangsa. JAKARTA – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea melakukan silaturahmi dengan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Akhmad Munir, dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab itu menjadi perhatian publik karena dinilai […]

  • AI Google Mulai Punya Ego! Menolak Dimatikan, Ubah Kode Agar Tetap Hidup

    AI Google Mulai Punya Ego! Menolak Dimatikan, Ubah Kode Agar Tetap Hidup

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    LONDON – Dunia kecerdasan buatan (AI) kini menghadapi babak baru yang mengkhawatirkan. Sejumlah penelitian terbaru mengungkap bahwa beberapa model AI canggih menolak perintah untuk dimatikan dan bahkan mengubah kode internalnya agar tetap hidup. Fenomena yang dikenal sebagai “shutdown resistance” ini membuat para ilmuwan dan industri teknologi meninjau ulang batas kendali manusia terhadap mesin yang semakin […]

  • Togar Situmorang Kuatkan Hati Jalanin Tahanan, Kuasa Hukum Siapkan Upaya PK

    Togar Situmorang Kuatkan Hati Jalanin Tahanan, Kuasa Hukum Siapkan Upaya PK

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Togar Situmorang memenuhi panggilan Kejari Denpasar dan langsung dibawa ke Lapas Kerobokan setelah kasasinya ditolak MA. Kuasa hukum menyatakan akan menempuh upaya hukum Peninjauan Kembali (PK). DENPASAR — Advokat Togar Situmorang mulai menjalani hukuman pidana setelah Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasinya dalam perkara penipuan. Putusan tersebut membuat vonis tiga tahun penjara yang dijatuhkan Pengadilan […]

  • Kepercayaan Rakyat Bisa Pudar! “Hukum Jangan Tajam ke Rakyat, Tumpul ke Penguasa”

    Kepercayaan Rakyat Bisa Pudar! “Hukum Jangan Tajam ke Rakyat, Tumpul ke Penguasa”

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    DENPASAR – Sekretaris Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Bali, Anak Agung Gede Aryawan yang akrab disapa Gung De, melontarkan kritik tajam terhadap lemahnya respons sejumlah pihak dalam menyikapi berbagai persoalan hukum dan kebijakan publik yang dinilai merugikan masyarakat. Dalam pernyataannya kepada awak media, Gung De menegaskan bahwa suara rakyat tidak boleh diabaikan, apalagi dipinggirkan oleh […]

expand_less