Breaking News
light_mode

Demo Pabrik BYD Subang, FMSB Desak Prioritas Kerja Lokal dan Audit Vendor Limbah

  • account_circle Admin
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

FMSB Soroti Rekrutmen Tenaga Kerja, Kerja Sama PT CMM, dan Dugaan Pelanggaran Pengelolaan Limbah di Kawasan Industri BYD

SUBANG – Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Subang Bersatu (FMSB) menggelar demonstrasi di kawasan pabrik mobil listrik PT BYD Auto Indonesia, Subang Smartpolitan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (28/10/2026). Massa mendesak transparansi rekrutmen tenaga kerja, evaluasi kerja sama dengan PT CMM, serta pengawasan ketat terhadap pengelolaan limbah industri.

Aksi yang dimulai sejak pagi itu sempat diwarnai ketegangan di lapangan. Sebelum menuju kawasan pabrik, demonstran berkumpul di Lapangan Tanah Merah, dekat PT Pungkok Sarengseng, kemudian bergerak bersama menuju area luar pabrik.

Tuntutan utama FMSB berkaitan dengan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal. Massa meminta manajemen BYD membuka informasi lowongan, persyaratan, dan mekanisme seleksi secara transparan agar warga Kabupaten Subang memperoleh peluang lebih besar untuk bekerja di kawasan industri tersebut.

Pemerhati sosial Subang, Megi Akbar Setiawan, yang menjadi juru bicara aksi, menegaskan bahwa demonstrasi tersebut bukan bertujuan menghambat investasi.

“Harapan masyarakat itu ingin bagaimana caranya bisa bekerja di salah satu ikon baru Kabupaten Subang, yaitu BYD. Kami datang bukan untuk menghambat investasi, tetapi ingin berkomunikasi dan mencari solusi agar tenaga kerja lokal bisa terserap,” ujar Megi dalam aksi di depan pabrik BYD, Rabu (28/10/2026), sebagaimana diberitakan Genmilenial.id.

Selain persoalan ketenagakerjaan, FMSB mendesak manajemen BYD mengevaluasi kerja sama dengan PT Cholyfour Mitra Mandiri (PT CMM). Massa mempertanyakan kepatuhan perizinan dan kesesuaian tata ruang perusahaan yang disebut terkait dengan kegiatan usaha di kawasan industri tersebut.

FMSB juga menyoroti penunjukan vendor pengelolaan limbah. Massa meminta agar pengelolaan limbah sisa produksi dilakukan sesuai ketentuan, dengan melibatkan perusahaan yang memiliki izin dan memenuhi standar lingkungan. Mereka mengkhawatirkan dugaan ketidaksesuaian prosedur pengelolaan limbah dapat berdampak terhadap lingkungan serta permukiman warga.

Seluruh dugaan terkait perizinan dan pengelolaan limbah tersebut masih memerlukan pemeriksaan serta klarifikasi dari perusahaan dan instansi berwenang.

Di tengah berlangsungnya demonstrasi, aparat keamanan melakukan penjagaan untuk mengantisipasi potensi ketegangan. FMSB berharap pemerintah daerah, DPRD, dan pihak perusahaan membuka ruang dialog guna membahas tuntutan masyarakat secara transparan.

Hingga informasi ini disusun, belum terdapat keterangan resmi terbaru dari manajemen PT BYD Auto Indonesia maupun Pemerintah Kabupaten Subang yang menjawab seluruh tuntutan demonstran.

Persoalan ini menjadi ujian bagi keterbukaan hubungan antara investasi industri, penyerapan tenaga kerja lokal, kepatuhan perizinan, dan perlindungan lingkungan. Klarifikasi dari seluruh pihak terkait diperlukan agar penyelesaian persoalan berlangsung berdasarkan data dan ketentuan hukum yang berlaku.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Defisit APBN Rp135 Triliun, Wacana Kenaikan BBM Subsidi Kembali Muncul

    Defisit APBN Rp135 Triliun, Wacana Kenaikan BBM Subsidi Kembali Muncul

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    JAKARTA — Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kembali menjadi sorotan publik setelah laporan kinerja fiskal menunjukkan defisit mencapai sekitar Rp135 triliun hingga Februari 2026. Angka tersebut memicu perdebatan mengenai arah kebijakan ekonomi pemerintah, terutama setelah muncul wacana penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Defisit anggaran tersebut mencerminkan selisih antara pendapatan negara dan belanja […]

  • Prof Anom Sepakat dengan Puan, Soroti Koster yang Diduga Abai Terhadap Peringatan Dini Sektor Pariwisata photo_camera 4

    Prof Anom Sepakat dengan Puan, Soroti Koster yang Diduga Abai Terhadap Peringatan Dini Sektor Pariwisata

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 8Komentar

    DENPASAR – Gubernur Bali I Wayan Koster kembali menjadi sorotan tajam setelah dinilai terlalu optimistis dalam menanggapi isu pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor pariwisata Bali. Pernyataannya yang menyebut isu PHK sebagai “kampanye hitam” dari pesaing destinasi wisata lain justru memicu kritik dari berbagai kalangan, termasuk akademisi pariwisata. Salah satu suara kritis datang dari Prof. […]

  • Antrean Motor Mengular di Gilimanuk, Warga Tinggalkan Bali Lebih Awal untuk Mudik dan Antisipasi Nyepi

    Antrean Motor Mengular di Gilimanuk, Warga Tinggalkan Bali Lebih Awal untuk Mudik dan Antisipasi Nyepi

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jembrana — Arus kendaraan roda dua yang hendak menyeberang dari Bali menuju Jawa memadati kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Minggu (15/3) siang. Antrean sepeda motor terlihat mengular panjang di jalur menuju dermaga, sementara para pengendara tampak berdesakan menunggu giliran untuk memasuki kapal penyeberangan. Kepadatan tersebut dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat yang meninggalkan Bali dalam beberapa hari […]

  • Inovasi PETAKERTA Perkuat Peran Posyandu 6 SPM di Banjar Kemenuh Kangin

    Inovasi PETAKERTA Perkuat Peran Posyandu 6 SPM di Banjar Kemenuh Kangin

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Budi Susilawarsa
    • 0Komentar

    GIANYAR – Sepanjang Mei–Juni 2026, Posyandu 6 SPM Banjar Kemenuh Kangin, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Gianyar melaksanakan pendataan terhadap 184 KK melalui inovasi PETAKERTA (Pemetaan Terpadu untuk Keluarga Sejahtera). Hasil pendataan dengan cara pengisian kuesioner secara mandiri tersebut juga menjadi bagian dari usulan yang disampaikan banjar dalam Musyawarah Desa (Musdes) Kemenuh. Kelian Banjar Dinas sekaligus […]

  • “Negara Seolah Atur Margin Untung Perusahaan,” Ina Liem Bongkar Kejanggalan Kasus Nadiem Chromebook

    “Negara Seolah Atur Margin Untung Perusahaan,” Ina Liem Bongkar Kejanggalan Kasus Nadiem Chromebook

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 9Komentar

    DENPASAR – Komentar pegiat teknologi dan influencer media sosial, Ina Liem, terkait perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook menuai perhatian publik. Ia menilai cara menghitung kerugian negara dalam kasus tersebut berpotensi menimbulkan persoalan serius terhadap logika bisnis, kepastian hukum, hingga iklim investasi di Indonesia. Menurut Ina Liem, penentuan kerugian negara semestinya menggunakan pendekatan harga pasar dan […]

  • Kuasa Hukum Harmaini Hasibuan Yakin Praperadilan I Made Daging Ditolak, Penahanan Dinilai Sah

    Kuasa Hukum Harmaini Hasibuan Yakin Praperadilan I Made Daging Ditolak, Penahanan Dinilai Sah

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Bidkum Polda Bali menilai penetapan tersangka dan penahanan mantan Kakanwil BPN Bali telah sesuai prosedur hukum. Putusan praperadilan dijadwalkan Selasa (13/10/2026). DENPASAR – Praperadilan yang diajukan mantan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kakanwil BPN) Bali, I Made Daging, terkait kasus dugaan pemalsuan surat dan pertanahan memasuki tahap kesimpulan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin […]

expand_less