Breaking News
light_mode

BTID Tegaskan Evaluasi KKP Tak Terkait Marina, Siap Tindaklanjuti Pemulihan Lingkungan

  • account_circle Ray
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – PT Bali Turtle Island Development (BTID) menegaskan bahwa evaluasi yang dilakukan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tidak berkaitan dengan proyek pembangunan marina, melainkan fokus pada aspek kepatuhan pemanfaatan ruang laut dan pemulihan lingkungan.

Penegasan itu disampaikan menyusul kunjungan kerja Ditjen PSDKP ke salah satu lokasi kawasan BTID pada Kamis (7/5). Kunjungan tersebut disebut sebagai bagian dari koordinasi rutin guna memastikan pemanfaatan ruang laut dan pesisir berjalan sesuai ketentuan yang berlaku serta tetap menjaga kelestarian ekosistem laut Bali.

Dalam peninjauan tersebut, tim Ditjen PSDKP melakukan evaluasi terhadap kegiatan pemanfaatan ruang laut untuk menyelaraskan operasional di lapangan dengan kelengkapan dokumen administratif yang diperlukan.

Direktur Pengawasan Sumber Daya Kelautan Ditjen PSDKP, Sumono Darwinto menegaskan bahwa evaluasi dilakukan sebagai bentuk pengawasan agar seluruh pelaku usaha tetap mematuhi regulasi yang berlaku.

“Pemerintah sangat mendukung investasi, terutama di kawasan wisata. Namun investasi tersebut harus memenuhi ketentuan yang ada dan tetap menjaga kelestarian sumber daya kelautan serta perikanan,” ujar Sumono.

Ia menjelaskan, hasil evaluasi nantinya dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme sanksi administratif maupun langkah pemulihan lingkungan sebagai bagian dari proses perbaikan.

Menanggapi hasil evaluasi tersebut, Head of Licensing and Regulation BTID, Kundarso menegaskan komitmen perusahaan untuk mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, BTID siap menindaklanjuti seluruh temuan dan rekomendasi dari tim PSDKP, termasuk penyempurnaan perizinan terkait pemanfaatan ruang pesisir.

Langkah itu disebut sebagai bentuk integritas perusahaan dalam menjaga standar operasional proyek.

Sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem, BTID juga mengklaim telah menjalankan program pemulihan lingkungan secara berkelanjutan. Hingga kini perusahaan telah menanam 700 bibit mangrove serta sekitar 700 ribu bibit tanaman di kawasan tersebut sejak belasan tahun terakhir.

Sumono turut mengapresiasi langkah restorasi yang telah dilakukan perusahaan. Menurutnya, upaya penanaman mangrove menjadi sinyal positif bagi investasi pariwisata yang tetap memperhatikan aspek lingkungan.

“Nanti salah satu sanksinya bisa pemulihan kembali. Jadi memang BTID sudah memulai dengan menanam mangrove. Itu sebuah progres positif dan langkah yang baik,” katanya.

BTID berharap langkah kolaboratif bersama pemerintah dapat mendukung pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus menjaga kelestarian lingkungan pesisir yang menjadi aset penting bagi masyarakat Bali.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (2)

  • Delia

    Goodd dayy I amm soo excited I foujd our blog page, I reeally foynd yyou
    byy mistake, while Iwass browesing on Yahooo
    foor omething else, Anyhow I amm here noww annd ould jst like tto sayy thanks for a fantastic ppost annd a
    aall rounbd enjoyable bllg (I also lve thee theme/design), I don’t
    have time too go through itt alll aat thee mopment butt I hage bookmarked
    itt andd als inclded your RSSfeeds, so wheen I havfe tije I wil bbe badk
    too reead much more, Pleaqse doo keedp upp thhe awesome work.

    Also visit myy web-site 成人影片

    Balas29 Mei 2026 11:36 PM
  • 💸 Payment to you. GET >>> graph.org/BALANCE-3682444-USD-04-21-6?hs=909c428dccc3d75840fc43b3e078d747&

    vaf9gb

    Balas10 Mei 2026 6:57 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jika Gedung Setinggi 45 Meter Berdiri di Bali, Apa yang Akan Terjadi?

    Jika Gedung Setinggi 45 Meter Berdiri di Bali, Apa yang Akan Terjadi?

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Dr. Ir. I Wayan Jondra, M.Si. DENPASAR – Wacana pembangunan gedung komersial dengan ketinggian hingga 45 meter di Bali kembali memantik perdebatan. Di tengah kebutuhan investasi dan pembangunan ekonomi, muncul pertanyaan mendasar yang tidak bisa diabaikan: apakah Pulau Bali memiliki daya dukung yang cukup untuk menanggung konsekuensi dari pembangunan berskala raksasa tersebut? Ketua Umum Paiketan […]

  • Bahayanya Pemblokiran Cloudflare oleh Komdigi

    Bahayanya Pemblokiran Cloudflare oleh Komdigi

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Isu ancaman pemblokiran layanan Cloudflare oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memicu kegelisahan di kalangan pengguna internet dan pelaku industri teknologi pada November 2025. Pemerintah menekan perusahaan asal Amerika Serikat tersebut karena belum memenuhi kewajiban pendaftaran sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). Meski jarang disadari publik, Cloudflare adalah fondasi penting bagi jutaan situs yang […]

  • Setelah Shortcut Titik 11–12 Rampung, Koster Siapkan Bus Listrik Singaraja–Denpasar

    Setelah Shortcut Titik 11–12 Rampung, Koster Siapkan Bus Listrik Singaraja–Denpasar

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 11Komentar

    Buleleng – Gubernur Bali Wayan Koster menyiapkan layanan transportasi darat berupa bus listrik yang akan melayani rute Singaraja–Denpasar dan sebaliknya. Kebijakan ini dirancang untuk meningkatkan mobilitas masyarakat Bali Utara sekaligus mengurangi beban biaya hidup, khususnya bagi warga Singaraja yang bekerja di wilayah Denpasar dan Badung. Rencana tersebut disampaikan Koster saat memberikan sambutan pada acara groundbreaking […]

  • Bali Kian Sepi Wisatawan Lokal, Ancaman Serius bagi Ekonomi Daerah

    Bali Kian Sepi Wisatawan Lokal, Ancaman Serius bagi Ekonomi Daerah

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 11Komentar

    BALI — Pulau Dewata tengah menghadapi situasi genting yang menggerus kekuatan utamanya di sektor pariwisata. Kunjungan wisatawan domestik yang selama ini menjadi penopang utama industri ini tercatat merosot tajam pada periode April hingga Juni 2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu, termasuk saat momen libur Lebaran dan libur sekolah. Harapan akan kebangkitan pascapandemi kini berubah […]

  • DKLH Provinsi Bali Dukung Kuat Inisiatif Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) serta Penyerahan Bibit Produktif di Tabanan

    DKLH Provinsi Bali Dukung Kuat Inisiatif Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) serta Penyerahan Bibit Produktif di Tabanan

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 577Komentar

    Tabanan – Komitmen pelestarian hutan dan pemberdayaan masyarakat kembali ditegaskan oleh Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Bali melalui keterlibatannya dalam kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL), Kebun Bibit Rakyat (KBR), dan Bibit Produktif yang digelar di Tasta Zoo, Banjar Tegeh, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Senin 30 […]

  • Kuasa Hukum Desa Adat Serangan Tegaskan Penelusuran Dana Rp4,5 Miliar: “Kami Ngayah Demi Kejelasan Druwen Desa”

    Kuasa Hukum Desa Adat Serangan Tegaskan Penelusuran Dana Rp4,5 Miliar: “Kami Ngayah Demi Kejelasan Druwen Desa”

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 7Komentar

    DENPASAR — Dugaan penggelapan dana penjualan tanah adat di Desa Adat Serangan terus bergulir dan kini memasuki ranah hukum. Kuasa hukum Desa Adat Serangan menegaskan langkah hukum yang ditempuh murni untuk menelusuri kejelasan aset desa dan memastikan dana milik masyarakat adat dapat dipertanggungjawabkan secara transparan. Kuasa hukum Desa Adat Serangan, Made Somya Putra, SH, MH, […]

expand_less