Mantan Sekda Badung I Wayan Subawa Tutup Usia, Tokoh Birokrasi dan Adat Bali Berpulang
- account_circle Admin
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Denpasar, 30 April 2026 – Kabar duka datang dari dunia birokrasi dan masyarakat adat Bali. Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung, Dr. I Wayan Subawa, SH., MH., meninggal dunia pada Kamis (30/4/2026) malam di RS Siloam, Denpasar.
Almarhum dikenal sebagai sosok yang memiliki dedikasi panjang dalam pemerintahan, politik, serta kehidupan adat di Bali. Selain kiprahnya di birokrasi, ia juga merupakan tokoh masyarakat Yangbatu, Denpasar Timur, dan menjabat sebagai Bendesa Adat Pagan.
Sepanjang kariernya, I Wayan Subawa menempati sejumlah posisi strategis di pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai Penjabat Bupati Badung pada 2005, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, Penjabat Sekda Badung, Asisten I (Tata Praja Sekwilda Badung), hingga Kepala Bidang Sosial Budaya di Bappeda Badung dan Tabanan.
Di bidang politik, almarhum juga aktif dan terakhir menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Provinsi Bali periode 2024–2025.
Dari sisi pendidikan, almarhum merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Udayana tahun 1981. Ia juga menempuh berbagai pendidikan lanjutan, di antaranya Pengawasan Melekat (1990), Pendidikan Aspek Kependudukan di Universitas Negeri Jakarta (1989), serta Sepala Angkatan 1983.
Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak, yakni Ni Nyoman Ismayani, I Gede Dwi Purnama Putra, dan Ni Putu Ita Wulandari.
Kepergian I Wayan Subawa meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, serta masyarakat Bali yang mengenalnya sebagai figur pengabdian dan pengayom masyarakat.
Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai kalangan, seraya mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan.
“Selamat jalan, Pak Yan. Semoga damai di sisi-Nya,” demikian ungkapan duka yang disampaikan sejumlah kerabat dan masyarakat.
Editor – Ray

Saat ini belum ada komentar