Breaking News
light_mode

Nuanu Creative City Angkat Perspektif Seniman Perempuan Lewat Pameran “Semburat Bali”

  • account_circle Ray
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADUNG, BALI — Nuanu Creative City menyoroti peran penting seniman perempuan dalam membangun ekosistem seni yang inklusif melalui pameran bertajuk “Semburat Bali” yang digelar di Labyrinth Art Gallery hingga 22 Maret 2026.

Sebagai kawasan kreatif yang menggabungkan seni, inovasi, dan kolaborasi lintas disiplin, Nuanu menghadirkan ruang bagi para kreator untuk bereksperimen, mengekspresikan gagasan, serta berinteraksi langsung dengan publik. Melalui berbagai platform kreatifnya, termasuk galeri seni, kawasan ini berupaya mempertemukan praktik artistik dengan percakapan budaya yang lebih luas.

Director of Brand and Communications Nuanu Creative City, Ida Ayu Astari Prada, mengatakan bahwa perspektif perempuan memiliki kontribusi penting dalam perkembangan ekosistem kreatif.

“Dalam ekosistem kreatif, perempuan membawa perspektif yang sangat penting—bukan hanya melalui karya yang mereka hasilkan, tetapi juga melalui pengalaman hidup dan cara mereka membaca dunia,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa ruang kreatif tidak hanya berfungsi sebagai tempat memamerkan karya, tetapi juga menjadi ruang dialog dan pertukaran pengetahuan antara seniman dan publik.

Eksplorasi Lanskap Feminin

Wicitra Pradnyaratih bersama karyanya Tideglow yang dipamerkan di Labyrinth Art Gallery, Nuanu.
Kredit Foto: Nuanu Creative City

Dalam momentum peringatan International Women’s Day, pameran ini menampilkan karya dua seniman perempuan, yakni Wicitra Pradnyaratih dan Sarita Ibnoe.

Wicitra Pradnyaratih, seniman berbasis di Bali dengan latar belakang desain grafis, menghadirkan karya “Tideglow” dan “Midnight Bloom.” Melalui perpaduan medium digital dan lukisan akrilik, ia mengeksplorasi hubungan antara alam, warna, dan suara dalam konsep yang ia sebut sebagai feminine landscape.

Dalam karya Midnight Bloom, motif anggrek dan lili menjadi simbol ketahanan dan ketekunan. Representasi bunga dalam karya ini tidak lagi ditempatkan sebagai ornamen pasif yang identik dengan stereotip feminitas, melainkan sebagai simbol kekuatan dan kompleksitas pengalaman perempuan.

“Persoalannya bukan pada kapasitas perempuan, melainkan pada terbatasnya akses dan kesempatan yang seharusnya terbuka bagi siapa pun,” kata Wicitra.

Ia menilai kehadiran ruang kreatif yang terbuka sangat penting untuk memperluas akses seniman dalam memamerkan karya serta berdialog dengan masyarakat.

Narasi Sosial Melalui Tekstil

Sarita Ibnoe bersama karyanya Resistance yang dipamerkan di Labyrinth Art Gallery, Nuanu.
Kredit Foto: Nuanu Creative City

Sementara itu, seniman multidisipliner Sarita Ibnoe menghadirkan sejumlah karya seperti Unaccustomed, The New Art Teacher Series – Non-Technical Skills: Gestures and Watercolour #1, Resistance, dan Note.

Sejak mulai berkarya pada 2013, Sarita dikenal melalui praktik artistik berbasis tekstil, khususnya teknik tenun, yang kemudian berkembang menjadi instalasi, performans, hingga karya partisipatif.

Bagi Sarita, proses menenun merupakan cara merangkai pengalaman hidup menjadi narasi visual. Salah satu karya yang menonjol dalam pameran ini adalah Resistance, yang terinspirasi dari gelombang gerakan resistensi sosial di Jakarta.

Melalui penggunaan warna hijau dan merah muda, karya tersebut menghadirkan simbol solidaritas dan kekuatan kolektif masyarakat, sekaligus refleksi terhadap peristiwa sosial yang meninggalkan duka.

“Perempuan kini tidak hanya hadir sebagai pencipta karya, tetapi juga sebagai penggerak ekosistem seni—sebagai kurator, peneliti, pendidik, hingga penghubung komunitas,” ujar Sarita.

Ruang Dialog dalam Ekosistem Seni

Gallery Manager Labyrinth Art Gallery, Samuel David, menegaskan bahwa galeri tidak hanya berfungsi sebagai ruang pamer, tetapi juga sebagai tempat membangun percakapan kreatif.

“Galeri bukan hanya tempat memamerkan karya, tetapi juga ruang untuk membangun percakapan. Kami ingin menghadirkan seniman dari berbagai latar belakang dan memberi ruang bagi perspektif yang beragam,” katanya.

Melalui pengembangan ekosistem kreatif yang inklusif, Nuanu berharap berbagai suara, termasuk perspektif perempuan, dapat berkontribusi dalam membentuk dinamika seni yang lebih relevan dengan perkembangan masyarakat.

Kawasan kreatif ini sendiri dibangun di atas lahan seluas 44 hektare di Bali dengan konsep ekosistem terintegrasi yang mencakup ruang seni dan budaya, pendidikan, hiburan, serta berbagai aktivitas kreatif yang terinspirasi dari alam.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Legalitas Resmi Dipegang Daerah, Arak Bali Masuki Era Industri Terukur

    Legalitas Resmi Dipegang Daerah, Arak Bali Masuki Era Industri Terukur

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    BADUNG – Industri Arak Bali resmi memasuki babak baru setelah Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menyerahkan izin produksi kepada Pemerintah Provinsi Bali. Izin tersebut diterima secara simbolis oleh Gubernur Bali Wayan Koster dan menjadi momentum penting dalam Peringatan Hari Arak Bali ke-6 yang digelar di The Westin Resort Nusa Dua–Bali International Convention Centre (BICC), Kabupaten Badung, […]

  • Daging 3D Tanpa Penyembelihan, Revolusi atau Kontroversi Moral Baru?

    Daging 3D Tanpa Penyembelihan, Revolusi atau Kontroversi Moral Baru?

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 11Komentar

    BELANDA – Sebuah pabrik di Belanda kini mampu memproduksi hingga 500 ton daging cetak 3D setiap bulan, dan pasokannya telah menjangkau lebih dari seratus restoran di Jerman. Teknologi ini berangkat dari sampel kecil sel induk hewan yang dibudidayakan dalam bioreaktor kaya nutrisi hingga berkembang menjadi sel otot dan lemak. Campuran tersebut kemudian dicetak berlapis menggunakan […]

  • AMPI Laporkan 30 Akun Medsos ke Bareskrim, Diduga Sebar Fitnah terhadap Bahlil Lahadalia

    AMPI Laporkan 30 Akun Medsos ke Bareskrim, Diduga Sebar Fitnah terhadap Bahlil Lahadalia

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) resmi melaporkan sekitar 30 akun media sosial ke Bareskrim Polri. Langkah ini diambil karena akun-akun tersebut diduga menyebarkan fitnah dan ujaran kebencian terhadap Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. Wakil Ketua Umum DPP AMPI, Steven Izaac Risakotta, mengatakan pelaporan […]

  • Digitalisasi Keuangan Desa, Peran Strategis BPD Dorong Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel

    Digitalisasi Keuangan Desa, Peran Strategis BPD Dorong Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    Yogyakarta – Digitalisasi sistem keuangan desa menjadi fokus utama dalam Seminar Nasional Bank Pembangunan Daerah se-Indonesia (BPDSI) yang digelar di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, Kamis (7/8/2025). Acara ini diselenggarakan oleh Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) dan Bank BPD DIY dengan mengusung tema “Implementasi Sistem Keuangan Desa Melalui BPDSI untuk Mendukung Tata Kelola Keuangan Desa.” Ketua […]

  • AWDI Perkuat Konsolidasi di Bali, Dorong Percepatan Struktur dan Literasi Public Speaking Generasi Muda

    AWDI Perkuat Konsolidasi di Bali, Dorong Percepatan Struktur dan Literasi Public Speaking Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Wakil Ketua Umum DPP Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI), Vaza Fernantha, melakukan kunjungan silaturahmi ke DPW AWDI Bali sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi di daerah. Dalam pertemuan tersebut, ia diterima oleh Sekretaris DPW AWDI Bali, I Made Richy Ardhana Yasa yang akrab disapa Ray. Sementara itu, Ketua DPW AWDI Bali berhalangan […]

  • Mantan Bendesa Mangkir! Bila 3 Kali Menolak Bisa Dipanggil Paksa Oleh Aparat Kepolisian

    Mantan Bendesa Mangkir! Bila 3 Kali Menolak Bisa Dipanggil Paksa Oleh Aparat Kepolisian

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali dikabarkan akan kembali melayangkan surat panggilan kepada IMS, mantan Bendesa Adat Serangan, terkait dugaan penggelapan dana hasil penjualan aset tanah milik Desa Adat Serangan senilai sekitar Rp4,5 miliar. IMS sebelumnya dilaporkan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: STTLP/B/37/I/2026/SPKT/POLDA BALI tertanggal 13 Januari 2026. Ia disebut sempat tidak memenuhi […]

expand_less