Breaking News
light_mode

Ketum ARUN Bob Hasan Sebagai Ketua Baleg DPR RI Kawal Rancangan UU Satu Data Negara

  • account_circle Ray
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menggelar kunjungan kerja ke Provinsi Bali dalam rangka pembahasan urgensi penguatan Satu Data Indonesia menjadi undang-undang. Agenda tersebut berlangsung di Ruang Bangsa Universitas Udayana dan menghadirkan unsur legislator pusat, pimpinan perguruan tinggi, akademisi, pemerintah daerah, serta organisasi kemasyarakatan.

Rombongan Baleg dipimpin Ketua Baleg DPR RI, Bob Hasan. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa regulasi Satu Data Indonesia mendesak dibentuk guna memastikan perencanaan pembangunan nasional hingga tingkat desa berbasis data yang valid, terintegrasi, dan akurat.

Menurutnya, selama ini perencanaan pembangunan kerap terkendala perbedaan data antarlevel pemerintahan. Ia menilai data desa, kabupaten, provinsi, hingga pusat harus berada dalam satu sistem yang sinkron agar kebijakan yang dihasilkan tepat sasaran.

Bob Hasan Ketum ARUN Bersama Rektor Universitas Udayana, I Ketut Sudarsana.

“Data yang tidak valid akan melahirkan kebijakan yang keliru,” ujarnya dalam forum dialog terbuka tersebut.

Bob Hasan menjelaskan, Baleg saat ini masih berada pada tahap awal penyusunan draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Satu Data Indonesia. Draf tersebut akan dirampungkan sebelum memasuki pembahasan lanjutan bersama pemerintah dan fraksi-fraksi di DPR RI.

Regulasi ini dirancang mengatur mekanisme pengumpulan, verifikasi, integrasi, pemanfaatan, hingga pengawasan data secara nasional.
Ia juga mengungkapkan bahwa RUU tersebut tidak hanya bersifat administratif, tetapi akan memuat ketentuan sanksi, baik administratif maupun pidana, bagi pihak yang dengan sengaja memanipulasi, menyalahgunakan, atau tidak menjalankan kewajiban pengelolaan data sesuai ketentuan undang-undang.

Rektor Universitas Udayana, I Ketut Sudarsana, dalam sambutannya menyampaikan dukungan terhadap inisiatif legislasi tersebut. Ia menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memastikan kualitas metodologi pendataan dan analisis kebijakan publik berbasis kajian ilmiah serta teknologi informasi.

Forum berlangsung interaktif dengan sejumlah akademisi menyoroti tantangan integrasi data, mulai dari perbedaan standar pengumpulan data antarinstansi, keterbatasan sumber daya manusia di daerah, hingga belum optimalnya pemanfaatan teknologi informasi di tingkat desa. Persoalan ketidaksinkronan data bantuan sosial, data kependudukan, dan data ekonomi daerah juga mengemuka dalam diskusi.

Kehadiran Ormas Arun Bali menjadi salah satu perhatian dalam forum tersebut. Ketua Umum ARUN menyampaikan apresiasi atas ruang partisipasi yang diberikan kepada organisasi masyarakat. Ia secara khusus mendorong DR Bob Hasan, SH, MH selaku Ketua Baleg DPR RI untuk mengawal secara serius RUU Satu Data Negara hingga tuntas menjadi undang-undang.

Menurutnya, penguatan regulasi ini sangat penting agar tata kelola data nasional tidak lagi tumpang tindih dan dapat menjadi fondasi kebijakan publik yang adil dan tepat sasaran. Ia menilai organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis sebagai mitra kontrol sosial dalam memastikan implementasi Satu Data berjalan transparan dan akuntabel.

Sementara itu, Sekretaris Ormas Arun Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan, menyoroti masih adanya perbedaan angka antara data desa, kabupaten, dan provinsi, khususnya terkait jumlah penduduk, angka kemiskinan, serta penerima bantuan sosial. Ia mendorong agar sistem Satu Data Indonesia berbasis integrasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terhubung dengan administrasi kependudukan nasional.

Ia juga menekankan pentingnya mempertimbangkan karakteristik Bali yang memiliki struktur desa adat dalam sistem pendataan pemerintah, sehingga data yang dihasilkan lebih kontekstual dan akurat. Selain itu, transparansi akses data publik dinilai penting sebagai bagian dari prinsip akuntabilitas.

Menanggapi pertanyaan peserta terkait kesiapan infrastruktur teknologi informasi di daerah, Bob Hasan menyatakan bahwa pembentukan undang-undang akan mempertimbangkan aspek kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia.

Ia menegaskan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan implementasi Satu Data Indonesia.
Kunjungan kerja yang berlangsung selama beberapa jam tersebut diakhiri dengan penyerahan masukan tertulis dari berbagai pihak kepada Baleg DPR RI. Bob Hasan menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan civitas akademika Universitas Udayana atas partisipasi aktif dalam forum tersebut.

Ia menegaskan, Bali menjadi salah satu daerah penting dalam rangkaian kunjungan kerja Baleg terkait pembahasan Satu Data Indonesia. Setelah menyerap aspirasi dari berbagai daerah, Baleg akan melanjutkan penyempurnaan draf sebelum memasuki pembahasan resmi di DPR RI bersama pemerintah, dengan target regulasi tersebut dapat segera ditetapkan menjadi undang-undang.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (19)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rieke Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Celah KKN dan TPPU Baru

    Rieke Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Celah KKN dan TPPU Baru

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    JAKARTA — Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, mengingatkan agar pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset tidak hanya memperkuat kewenangan negara dalam merampas aset hasil tindak pidana. Menurutnya, pembenahan tata kelola aset yang telah dikuasai negara harus menjadi bagian penting dalam regulasi tersebut. Pernyataan itu disampaikan Rieke melalui akun Facebook pribadinya di tengah […]

  • Hanny Aprilitta Fanggidae, Talenta Ganda, PNS Berprestasi dan Inovator Kuliner Berbakat

    Hanny Aprilitta Fanggidae, Talenta Ganda, PNS Berprestasi dan Inovator Kuliner Berbakat

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 14Komentar

    Rote Ndao — Hanny Aprilitta Fanggidae, seorang sosok yang menginspirasi, membuktikan bahwa talenta tidak mengenal batas. Dikenal sebagai Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi Sosial Budaya, Agama dan Ormas pada Badan Kesbangpol Kabupaten Rote Ndao, Hanny juga memiliki bakat luar biasa di bidang kuliner. Terutama dalam mengolah siwalan matang menjadi kreasi cake kekinian yang super lezat. Baru-baru […]

  • Gelang GPS Terpasang di Kaki Hogi Minaya, Kasus Kejar Jambret Istri Berakhir Restorative Justice

    Gelang GPS Terpasang di Kaki Hogi Minaya, Kasus Kejar Jambret Istri Berakhir Restorative Justice

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 13Komentar

    SLEMAN — Gelang Global Positioning System (GPS) sempat terpasang di pergelangan kaki kanan Hogi Minaya (44), warga Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, setelah ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dua pelaku penjambretan di kawasan Jembatan Layang Janti pada April 2025. Pemasangan alat pemantau tersebut dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Sleman sebagai bentuk […]

  • Belasan OTK Serang Kantor BPJS Kesehatan Denpasar, Spanduk “Walikota Pembohong” Terpasang

    Belasan OTK Serang Kantor BPJS Kesehatan Denpasar, Spanduk “Walikota Pembohong” Terpasang

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 16Komentar

    Denpasar – Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kota Denpasar didatangi sekelompok orang tak dikenal (OTK), Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 19.30 Wita. Belasan orang tersebut memasang spanduk bertuliskan “Walikota Pembohong” serta melempari kantor dengan batu sebelum akhirnya membubarkan diri. Kepala Bagian SDMUK BPJS Kesehatan Kota Denpasar, Rendy Gilbery Rantung, menyebut aksi berlangsung singkat dan dilakukan secara tiba-tiba. […]

  • Dokter Spesialis Kebidanan RSAD Kodam IX Udayana, Zakaria Adam, Resmi Tutup Kejuaraan Tenis Martabak Cup 1

    Dokter Spesialis Kebidanan RSAD Kodam IX Udayana, Zakaria Adam, Resmi Tutup Kejuaraan Tenis Martabak Cup 1

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    DENPASAR – Turnamen tenis bertajuk Martabak Cup 1 resmi ditutup dengan suasana meriah di Lapangan Tenis Kompleks DPRD Renon, Selasa (19/8/2025). Penutupan ditandai dengan penyerahan piala dan hadiah kepada para juara oleh Dr. Zakaria Adam, Sp.OG, dokter spesialis kebidanan RSAD Kodam IX Udayana sekaligus tokoh olahraga yang kini disebut-sebut sebagai calon kuat Ketua Umum Pengurus […]

  • Sensor Digital! TikTok Bungkam Fitur Live di Tengah Ledakan Aksi Rakyat

    Sensor Digital! TikTok Bungkam Fitur Live di Tengah Ledakan Aksi Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 18Komentar

    DENPASAR – Sejak Jumat malam (30/8/2025) pukul 21.00 WIB, TikTok Live mendadak dibekukan. Warganet sontak meluapkan amarah: ruang siaran langsung mereka dipangkas tepat saat rakyat turun ke jalan menuntut keadilan. Keputusan itu berbarengan dengan ledakan aksi nasional yang mengguncang Indonesia sejak Senin (25/8/2025). Gelombang protes dipicu oleh isu kenaikan tunjangan DPR RI serta tragedi mengenaskan […]

expand_less