Ultimatum Perumda Tirta Mangutama, Bupati Badung Beri Tenggat hingga Februari 2026
- account_circle Budi Susilawarsa
- calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
- print Cetak

Direktur Utama Perumda Tirta Mangutama Kabupaten Badung, I Wayan Suyasa.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANGUPURA – Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, memberikan ultimatum kepada Perumda Tirta Mangutama Kabupaten Badung untuk segera menuntaskan persoalan penyaluran air bersih di wilayah Badung Selatan. Tenggat waktu penyelesaian ditetapkan hingga 20 Februari 2026.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Adi Arnawa saat ditemui di Kantor Bupati Badung, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Kamis (8/1/2026). Ia menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap jajaran direksi Perumda Tirta Mangutama apabila target penyelesaian tidak tercapai sesuai batas waktu yang telah ditetapkan.
“Kami sudah memberikan waktu sampai 20 Februari 2026 kepada Perumda Tirta Mangutama untuk menyelesaikan persoalan penyaluran air bersih di Badung Selatan. Jika tidak tercapai, tentu akan dilakukan evaluasi terhadap jajaran direksi,” tegas Adi Arnawa.
Bupati Badung menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung menaruh perhatian serius terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih. Ia meminta jajaran direksi Perumda Tirta Mangutama bekerja lebih keras, fokus, dan terukur agar permasalahan tersebut dapat segera diatasi.
“Pemkab Badung berkomitmen menyelesaikan persoalan ini secepatnya. Air bersih merupakan kebutuhan vital masyarakat, sehingga harus ditangani secara serius dan profesional,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Mangutama Kabupaten Badung, I Wayan Suyasa, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan sejumlah langkah teknis untuk meningkatkan distribusi air ke wilayah Badung Selatan. Salah satunya melalui pemasangan pompa pada Sistem IV Instalasi Pengolahan Air (IPA) Estuary.
Langkah tersebut mampu meningkatkan kapasitas distribusi air dari sebelumnya 420 liter per detik menjadi 490 liter per detik. Selain itu, uji coba pola pengaliran juga berdampak pada peningkatan volume air di Wellsite Reservoir.
“Uji coba ini meningkatkan level air di reservoir dari sebelumnya 0,5 meter menjadi sekitar 2 meter, sehingga debit air yang mengalir ke pelanggan menjadi lebih optimal. Uji coba akan terus dilakukan hingga Sistem V IPA Estuary beroperasi normal, guna menjaga kualitas, kuantitas, dan kontinuitas pelayanan,” jelas Suyasa.
Perumda Tirta Mangutama menargetkan optimalisasi sistem distribusi tersebut dapat mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat Badung Selatan secara berkelanjutan.
Editor – Bud

I conceive you have noted some very interesting points, thanks for the post.
24 Januari 2026 7:02 AMEarn your airdrop on Aster https://is.gd/ZceEI6
18 Januari 2026 10:28 PM