Breaking News
light_mode

BI Checking Resmi Diganti! Begini Cara Cek Daftar Pinjaman Lewat SLIK OJK Secara Online

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA — Pengecekan daftar pinjaman kini tak lagi dilakukan lewat BI Checking milik Bank Indonesia (BI). Layanan ini resmi beralih ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan berganti nama menjadi SLIK atau Sistem Layanan Informasi Keuangan.

Kini, masyarakat bisa dengan mudah mengecek status pinjaman atau riwayat kreditnya secara online melalui situs resmi idebku.ojk.go.id. Layanan ini sudah terintegrasi dengan kantor pusat dan regional OJK di seluruh Indonesia, sehingga bisa diakses kapan saja lewat HP maupun laptop.

Dalam sistem SLIK, seluruh jenis pinjaman akan tercatat — mulai dari kredit kendaraan, KPR, kartu kredit, kredit modal kerja, investasi, hingga pinjaman tanpa agunan.

OJK juga tetap menggunakan sistem penilaian seperti di BI Checking sebelumnya, yaitu:

1. Lancar,

2. Dalam Perhatian Khusus (DPK),

3. Tidak Lancar,

4. Diragukan, dan

5. Macet.

Jika seseorang masuk kategori kredit macet (gagal bayar lebih dari 180 hari), maka otomatis diblacklist dan sulit mengajukan pinjaman baru.

Bagi yang ingin melakukan pengecekan, berikut langkah mudah daftar SLIK OJK lewat situs idebku.ojk.go.id:

1. Masuk ke laman https://idebku.ojk.go.id dan pilih menu Pendaftaran.

2. Isi data awal, seperti jenis debitur, kewarganegaraan, dan nomor identitas. Jika kuota antrean habis, coba beberapa saat lagi.

3. Lengkapi data diri, termasuk nama, alamat, email, dan nomor handphone.

4. Unggah foto identitas dan foto diri, pastikan ukuran maksimal 4 MB.

5. Kirim permohonan, lalu tunggu konfirmasi melalui email dari OJK.

OJK akan memproses permohonan paling lambat satu hari kerja setelah pendaftaran berhasil. Status permohonan juga bisa dipantau langsung lewat menu Status Layanan di situs yang sama.

Dengan sistem baru ini, masyarakat kini bisa mengecek skor kredit pribadi tanpa perlu datang ke kantor OJK, cukup dari rumah dalam hitungan menit. (Tim)

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (20)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baterai Nuklir Mini China Tahan 50 Tahun Tanpa Isi Ulang

    Baterai Nuklir Mini China Tahan 50 Tahun Tanpa Isi Ulang

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Dikutip dari IG @teknologi.id Beijing, China – Sebuah terobosan revolusioner dalam dunia teknologi energi datang dari China. Perusahaan teknologi Beijing Betavolt resmi memperkenalkan BV100, baterai nuklir miniatur seukuran koin yang diklaim mampu bertahan hingga 50 tahun tanpa perlu diisi ulang. Teknologi canggih ini memanfaatkan isotop radioaktif nikel-63 yang dikombinasikan dengan semikonduktor berlian buatan, menjadikan baterai […]

  • MK Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Langsung Dipidanakan

    MK Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Langsung Dipidanakan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    JAKARTA – Mahkamah Konstitusi menegaskan bahwa wartawan tidak dapat serta-merta dituntut secara pidana atas karya jurnalistik yang dihasilkannya. Penegasan ini menjadi tonggak penting bagi perlindungan kemerdekaan pers setelah MK mengabulkan sebagian permohonan uji materiil terhadap Pasal 8 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Putusan tersebut tertuang dalam Putusan Nomor 145/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan Ketua MK […]

  • Wilayah Griya Kasaiwan Arsa Mandala Ramaikan Lomba 17 Agustus, Nindy Puteri Remaja Indonesia Bali Ikut Lomba Makan Kerupuk

    Wilayah Griya Kasaiwan Arsa Mandala Ramaikan Lomba 17 Agustus, Nindy Puteri Remaja Indonesia Bali Ikut Lomba Makan Kerupuk

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    Nindy Puteri Remaja Indonesia Bali 2026 Ikut Lomba Makan Kerupuk, Bawa Semangat Generasi Muda di HUT RI ke-81.  DENPASAR – Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia yang setiap tanggal 17 Agustus dirayakan berpusat di Istana Merdeka dan berbagai wilayah di seluruh tanah air, mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Perayaan di salah satu daerah di Bali […]

  • “Lantunan Pagi di Sawah Terasering”, Nyanyian Alam tentang Kesederhanaan dan Syukur ala Bali

    “Lantunan Pagi di Sawah Terasering”, Nyanyian Alam tentang Kesederhanaan dan Syukur ala Bali

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Ray
    • 4336Komentar

    Denpasar — Sebuah karya musik bertajuk “Lantunan Pagi di Sawah Terasering” hadir sebagai pengingat halus tentang makna hidup yang dijalani tanpa tergesa. Lagu ini mengalir seperti embun pagi di hamparan sawah berundak Bali, membawa pendengarnya menyelami keheningan alam, kesederhanaan hidup, serta hubungan mendalam antara manusia dan bumi. Melalui visual dan lantunan yang lembut, lagu ini […]

  • KEK Kura Kura Bali Olah 9,8 Ton Sampah Organik, Targetkan Zero Waste to Landfill

    KEK Kura Kura Bali Olah 9,8 Ton Sampah Organik, Targetkan Zero Waste to Landfill

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Island Compost Center berkapasitas hingga 1 ton per hari menjadi bagian dari penguatan pengelolaan sampah berbasis sumber sekaligus upaya mengurangi beban lingkungan kawasan. DENPASAR — PT Bali Turtle Island Development (BTID), pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, memperkuat pengelolaan sampah berbasis sumber melalui pengoperasian Island Compost Center (ICC). Fasilitas pengolahan sampah organik ini […]

  • Sunda Tidak Lemah, Kita yang Salah Membaca Sejarah

    Sunda Tidak Lemah, Kita yang Salah Membaca Sejarah

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Orang Sunda kerap dicitrakan sebagai lembut, menghindari konflik, dan cenderung mengalah. Dalam iklim wacana nasional yang mengagungkan ketegasan, dominasi, dan keberanian frontal, karakter ini sering disalahartikan sebagai kelemahan kultural. Sunda lalu ditempatkan di pinggiran narasi sejarah, seolah-olah menjadi peradaban yang kalah sebelum bertanding. Cara pandang ini bukan hanya keliru, tetapi juga menyesatkan. Sejarah […]

expand_less