Breaking News
light_mode

Trik Cerdik Istri di Zaman Pertengahan, Pelajaran Terselubung Tentang Cara Menjaga Suami

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Pada Abad Pertengahan di sebuah desa kecil di Prancis, terdapat kisah menarik yang menggambarkan kecerdikan para istri dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Meskipun terkesan ekstrem, kisah ini mengandung pesan mendalam tentang kesetiaan, perhatian, dan cara halus seorang perempuan menjaga suaminya agar selalu kembali ke rumah.

Menurut cerita yang diwariskan secara turun-temurun, sekelompok wanita di desa tersebut menjalankan rencana yang unik—bahkan bisa dibilang nekat. Setiap pagi, mereka mencampurkan sedikit racun ke dalam makanan suami mereka. Racun itu tidak mematikan, tetapi cukup untuk menimbulkan gejala seperti sakit kepala, pusing, kelelahan, atau sesak jika para suami terlalu lama menjauh dari rumah.

Ketika malam tiba dan para pria pulang, sang istri dengan penuh kasih menawarkan “penawar” yang membuat kondisi mereka membaik seketika. Dalam waktu singkat, para suami merasa nyaman kembali—dan tanpa sadar mengaitkan perasaan sehat serta tenang itu dengan kehadiran istri dan rumah mereka.

Lambat laun, para pria pun meyakini bahwa menjauh dari rumah hanya akan membuat mereka sakit, sementara pulang ke rumah berarti keselamatan dan kebahagiaan. Dengan cara cerdik ini, para wanita berhasil menumbuhkan rasa rindu dan keterikatan emosional yang kuat pada suami mereka, tanpa perlu memaksa atau melarang secara langsung.

Meski terdengar seperti kisah gelap dari masa lalu, cerita ini menyimpan makna filosofis yang relevan hingga kini. Di balik simbol “racun dan penawar” itu, tersirat pesan bahwa hubungan suami-istri membutuhkan keseimbangan antara ketegasan dan kelembutan, antara misteri dan perhatian.

Seorang istri yang mampu membuat suaminya “merasa sakit” saat jauh—bukan secara fisik, melainkan secara emosional—dan “sehat” saat kembali—berarti ia telah menanamkan rasa cinta dan kenyamanan yang mendalam.

Di era modern, tentu “racun” itu bisa dimaknai secara metaforis: berupa kerinduan, perhatian, komunikasi yang hangat, atau suasana rumah yang membuat pasangan selalu ingin pulang. Sementara “penawar”-nya adalah kasih sayang yang menenangkan setiap kali mereka bertemu kembali.

Kisah ini mengingatkan bahwa menjaga suami bukan soal mengikat dengan kekuasaan, melainkan menciptakan rasa keterikatan yang tulus—agar rumah selalu menjadi tempat di mana ia ingin kembali, bukan karena kewajiban, tetapi karena cinta.

 

Tentang Hidup:

Kadang, yang paling sederhana justru paling kuat. Dalam cinta, kecerdikan bukan tentang tipu daya, tetapi tentang memahami hati manusia dengan cara yang lembut namun tak terlupakan. (Tim)

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi Polri Soroti 3 Tahanan, Mahfud MD Desak Pembebasan

    Komisi Polri Soroti 3 Tahanan, Mahfud MD Desak Pembebasan

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA — Komisi Percepatan Reformasi Polri menyorot keras penangkapan tiga warga sipil yang dinilai janggal dalam kasus kerusuhan Agustus 2025. Anggota komisi, Mahfud MD, menegaskan bahwa negara tak boleh gegabah menetapkan tersangka tanpa pemeriksaan. Dari 1.038 orang yang ditahan, komisi memberi perhatian khusus pada tiga nama: Laras Faizati, eks pegawai AIPA, serta dua aktivis lingkungan […]

  • Vonis Tom Lembong, Luka Bagi Akal Sehat dan Rasa Keadilan

    Vonis Tom Lembong, Luka Bagi Akal Sehat dan Rasa Keadilan

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 12779Komentar

    DENPASAR – Hari ini, sebuah keputusan yang mengguncang nurani banyak pihak resmi dijatuhkan, Tom Lembong divonis 4,5 tahun penjara. Putusan ini bukan hanya mengecewakan, tetapi juga menyakitkan bagi siapa pun yang mengikuti jalannya persidangan dengan nalar jernih dan akal sehat. Meski keputusan tersebut mungkin tidak mengejutkan, tetap saja sulit diterima, karena ia berdiri di atas […]

  • Underdog Sensasi! Aldi/Darsa Hempaskan Unggulan Utama Ghea/Pujawan di Semifinal PB Roberset 79

    Underdog Sensasi! Aldi/Darsa Hempaskan Unggulan Utama Ghea/Pujawan di Semifinal PB Roberset 79

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    “Main Lepas, Mental Baja, Juara Hati Penonton!” BADUNG – Babak semifinal Kejuaraan Bulutangkis Internal PB Roberset 79 dalam rangka HUT RI ke-80, Selasa (19/8/2025), menghadirkan kisah dramatis yang sulit dilupakan. Pasangan underdog Aldi/Darsa, runner-up Grup B yang tak pernah diperhitungkan, berhasil membuat kejutan besar dengan menyingkirkan unggulan utama sekaligus favorit juara, Ghea/Pujawan. Sejak set pertama, […]

  • SPMB Masih Sisakan Banyak Siswa Tercecer, Salah Sistem atau Kurang Sosialisasi?

    SPMB Masih Sisakan Banyak Siswa Tercecer, Salah Sistem atau Kurang Sosialisasi?

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Klungkung – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Suwirta, S.Pd., MM, menyoroti masih banyaknya siswa yang tercecer dalam proses penerimaan peserta didik baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026 untuk jenjang SMA/SMK negeri di Kabupaten Klungkung. Saat turun langsung memantau proses pengumuman, Suwirta menemukan bahwa sejumlah sekolah negeri masih kekurangan jumlah siswa yang diterima. Misalnya, […]

  • 73 Kapal Pesiar Mewah Dijadwalkan Singgah di Pelabuhan Benoa pada 2026

    73 Kapal Pesiar Mewah Dijadwalkan Singgah di Pelabuhan Benoa pada 2026

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR — Minat operator kapal pesiar dunia untuk masuk ke Bali terus meningkat. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) mencatat sebanyak 73 kapal pesiar mewah telah mendaftar untuk singgah di Pelabuhan Benoa pada tahun 2026, seiring rampungnya pengembangan fasilitas di Bali Maritime Tourism Hub (BMTH). “Dari sisi fasilitas dan layanan, kami siap menjadi markas pelabuhan pariwisata,” kata […]

  • Umat Hindu Khawatir Kondisi Pura Agung Pulaki Kian Terpuruk

    Umat Hindu Khawatir Kondisi Pura Agung Pulaki Kian Terpuruk

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    BULELENG – Kekhawatiran mendalam kini dirasakan umat Hindu terkait kondisi Pura Agung Pulaki, salah satu pura besar di Bali Utara. Bukan hanya soal kelestarian fisik pura, melainkan juga citra dan wibawa spiritualnya yang belakangan ini terguncang. Pasalnya, nama seorang penasehat pengempon pura terseret dalam dugaan kasus hukum yang kini ditangani Polres Buleleng. Persoalan hukum ini […]

expand_less