Breaking News
light_mode

OIKN Tanam 1.000 Pohon di Bukit Soeharto, Dugaan Pembakaran Hutan Berujung Laporan Polisi

  • account_circle Ray
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

OIKN bersama 500 relawan menanam 1.000 pohon di bekas kebakaran Tahura Bukit Soeharto, di tengah dugaan pembakaran hutan untuk pembukaan lahan yang kini ditindaklanjuti melalui jalur hukum.

KUTAI KARTANEGARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengerahkan sekitar 400–500 relawan untuk memulihkan kawasan bekas kebakaran di Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Kilometer 47, Desa Bukit Merdeka, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (31/10/2026).

Sebanyak 1.000 bibit pohon ditanam dalam aksi penghijauan yang menjadi bagian dari gerakan Save Our Forest. Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pemulihan lahan yang terbakar, tetapi juga menjadi pesan penting mengenai perlindungan kawasan hutan dari ancaman alih fungsi lahan.

Perhatian OIKN terhadap kawasan tersebut menguat setelah muncul dugaan kebakaran hutan dilakukan secara sengaja untuk membuka lahan. Indikasi itu dikaitkan dengan temuan tanaman pertanian, termasuk bibit kelapa sawit dan pisang, di area bekas kebakaran.

Menindaklanjuti temuan tersebut, OIKN telah melaporkan sejumlah pihak yang diduga terlibat kepada Polres Kutai Kartanegara dan Polda Kalimantan Timur. Dugaan keterlibatan pihak-pihak tersebut selanjutnya menjadi ranah aparat penegak hukum untuk diselidiki dan dibuktikan.

OIKN juga menyoroti kemungkinan keterlibatan korporasi. Berdasarkan informasi dalam bahan pemberitaan, satu perusahaan perkebunan di wilayah otorita telah dikenai sanksi administratif. Sementara itu, dugaan aktivitas korporasi lain yang melampaui batas kawasan IKN turut dilaporkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup.

Dalam aksi tersebut, bibit yang ditanam mencakup sejumlah jenis pohon endemik dan tanaman produktif, seperti balangeran, bangkirai, tengkawang, kapur, gaharu, nyamplung, meranti, serta durian.

Penanaman dilakukan bersama komunitas pemuda Borneo Kind melalui gerakan Save Our Forest. Gerakan ini diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, melainkan berlanjut sebagai upaya pemulihan ekosistem hutan Kalimantan.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa penanaman pohon harus menjadi kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Kami di Otorita menanam pohon adalah lifestyle, bukan seremonial. Kami dua minggu sekali nanam pohon di IKN karena pilar kita adalah forest city,” tegas Basuki, sebagaimana dikutip Media Indonesia dalam pemberitaan 31 Oktober 2026.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa konsep forest city Nusantara tidak cukup diwujudkan melalui pembangunan kawasan hijau, tetapi juga membutuhkan konsistensi menjaga dan memulihkan hutan yang telah mengalami kerusakan.

Pemulihan Hutan Harus Diikuti Penegakan Hukum

Di sisi lain, pemulihan kawasan Tahura Bukit Soeharto dinilai tidak cukup hanya melalui penanaman kembali. Pengawasan terhadap kawasan konservasi dan penindakan terhadap dugaan pembukaan lahan secara ilegal menjadi bagian penting untuk mencegah kerusakan serupa terulang.

Ketua Borneo Kind, Wawan Irawan, menyampaikan bahwa gerakan Save Our Forest dirancang berkelanjutan dan akan dilanjutkan ke beberapa tahap berikutnya.

“Ini baru volume satu. Akan ada volume dua, volume tiga, volume empat, khusus untuk Save Our Forest ini,” kata Wawan sebagaimana dikutip dalam pemberitaan resmi OIKN. Ibu Kota Nusantara +1

Melalui kolaborasi pemerintah, komunitas, dan masyarakat, penanaman 1.000 pohon tersebut diharapkan menjadi langkah awal pemulihan kawasan bekas kebakaran sekaligus memperkuat perlindungan hutan di sekitar Ibu Kota Nusantara.

Namun, keberhasilan gerakan ini nantinya tidak hanya diukur dari jumlah bibit yang ditanam, melainkan juga dari tingkat keberlangsungan hidup pohon, pemulihan ekosistem, serta terjaganya kawasan hutan dari praktik alih fungsi lahan.

Informasi mengenai dugaan pembakaran, laporan terhadap pihak yang diduga terlibat, dan sanksi administratif terhadap perusahaan diberitakan Media Indonesia. Dugaan tersebut tetap harus melalui proses pemeriksaan dan pembuktian oleh instansi berwenang.

Editor – Ray

Sumber referensi: Otorita IKN, ANTARA, Media Indonesia.

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tetap Jaga Keajegan Bali, JMW Terus Dukung Semangat Profesionalisme Pecalang

    Tetap Jaga Keajegan Bali, JMW Terus Dukung Semangat Profesionalisme Pecalang

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Budi Susilawarsa
    • 16Komentar

    Denpasar – Ketua MDA Kota Denpasar, Jro Mangku Wisna (JMW), seusai pelantikan Manggala Utama Pecalang Bali menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan langkah strategis untuk membangkitkan semangat dan profesionalisme pecalang se-Bali. Menurut JMW, sosok Manggala Utama yang baru dilantik, Brigjen Pol (Purn) Drs. Dewa Made Suharya, diyakini mampu memberikan dukungan moral sekaligus penguatan kapasitas bagi pecalang […]

  • Warak Keruron Massal di Pantai Padanggalak, Wujud Penghormatan Spiritual bagi Janin yang Gugur Play Button

    Warak Keruron Massal di Pantai Padanggalak, Wujud Penghormatan Spiritual bagi Janin yang Gugur

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    DENPASAR – Ratusan umat Hindu mengikuti upacara Warak Keruron, ngelangkir, dan Ngelungah secara massal yang digelar oleh komunitas Atma Widya dan Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN). Prosesi upacara dipuput oleh Ida Rsi Bujangga Waisnawa Putra Sara Sri Satya Jyoti dari Griya Bhuwana Dharma Santhi Sesetan, di Pantai Padanggalak Kesiman Denpasar. Menemui Pinandita I Wayan Dodi Arianta […]

  • Bangun Internet Starlink di Mentawai, Yogi Gilang Malah Jadi Terdakwa

    Bangun Internet Starlink di Mentawai, Yogi Gilang Malah Jadi Terdakwa

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Putra Sikakap ini membangun akses internet di wilayah 3T sejak 2023, tetapi kini ditahan di Rutan Anak Air dan menjalani persidangan di PN Padang atas dakwaan penyelenggaraan telekomunikasi tanpa izin. PADANG — Upaya Yogi Gilang Arya Setia, putra daerah asal Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai, menghadirkan akses internet bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar […]

  • Sentinelese Menolak Dunia Luar, Panah Jadi Benteng Pulau North Sentinel Play Button

    Sentinelese Menolak Dunia Luar, Panah Jadi Benteng Pulau North Sentinel

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Respons keras terhadap orang asing disebut berkaitan dengan upaya mempertahankan wilayah dan menghindari risiko penyakit dari luar DENPASAR – Di tengah dunia yang semakin terhubung, masih terdapat komunitas adat yang memilih hidup hampir sepenuhnya terpisah dari masyarakat modern. Salah satu yang paling dikenal adalah suku Sentinelese yang mendiami Pulau North Sentinel, Kepulauan Andaman dan Nicobar, […]

  • Imigrasi Bali Amankan 17 WNA Diduga Jalankan Bisnis Pinjaman Ilegal, Dua WNA Prancis Masuk Radar

    Imigrasi Bali Amankan 17 WNA Diduga Jalankan Bisnis Pinjaman Ilegal, Dua WNA Prancis Masuk Radar

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Imigrasi Bongkar Dugaan Bisnis Pinjaman Berbunga 30 Persen dan Awasi Dua WNA Prancis, Koster Perketat Penertiban Turis Asing di Bali BADUNG, BALI — Pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) di Bali diperketat menyusul sejumlah kasus yang menjadi perhatian publik. Imigrasi mengamankan 17 WNA asal Malaysia dan Singapura yang diduga menyalahgunakan izin tinggal untuk menjalankan aktivitas […]

  • Syukur Mandar: Negara Hukum Bergeser Jadi “Negara Preman” Play Button

    Syukur Mandar: Negara Hukum Bergeser Jadi “Negara Preman”

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    JAKARTA, – Pengamat Kebijakan Publik Dr. Syukur Mandar kembali melontarkan kritik keras terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dalam perbincangan di Podcast Madilog yang dipandu sejarawan Indra J. Piliang, Syukur menyampaikan penilaian tajam mengenai kondisi hukum, politik, dan tata kelola pemerintahan di Indonesia. Dalam podcast tersebut, Syukur menyebut arah penyelenggaraan negara dinilainya telah mengalami pergeseran yang […]

expand_less