Breaking News
light_mode

Bali Recycle Center Perkuat Bisnis Daur Ulang, Pendapatan Melonjak 200 Persen

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Berawal dari gerakan bank sampah pada 2011, BRC kini memiliki 112 pelanggan, tujuh off-taker, dan jaringan 30 mitra pengumpul di sembilan kabupaten/kota di Bali.

DENPASAR — PT Bali Recycle Center (BRC) memperkuat ekosistem daur ulang di Bali melalui ekspansi usaha, pengembangan jaringan kemitraan, dan peningkatan kapasitas pengelolaan sampah. Transformasi bisnis tersebut mendorong pendapatan perusahaan meningkat hingga 200 persen, sekaligus memperluas kontribusinya dalam rantai pasok bahan baku daur ulang.

Direktur Utama PT Bali Recycle Center, Ni Wayan Riawati, mengatakan, perusahaan tersebut dibentuk untuk memperkuat keberlanjutan pengelolaan sampah yang sebelumnya dikembangkan melalui gerakan sosial berbasis masyarakat.

Inisiatif itu berawal dari kegiatan Yayasan Bali Wastu Lestari yang bekerja sama dengan Unilever Indonesia sejak 2011. Melalui program bank sampah, yayasan tersebut menjalankan edukasi, pendampingan masyarakat, pengumpulan sampah, hingga pemasaran material yang masih memiliki nilai ekonomi.

Namun, menurut Riawati, gerakan sosial perlu didukung model bisnis yang kuat agar pengelolaan sampah dapat berjalan secara berkelanjutan. Penguatan kelembagaan, penerapan prinsip reduce, reuse, recycle (3R), dukungan regulasi, pembiayaan, teknologi tepat guna, dan kepastian pasar menjadi faktor penting dalam pengembangan usaha.

“Pada akhir 2024, PT Bali Recycle Center resmi dibentuk untuk memperkuat pengelolaan Bank Sampah Induk Bali Wastu Lestari,” ujar Riawati dalam kegiatan Exhibition Day & Networking Luncheon BRC di Aston Hotel & Convention Center, Denpasar, Jumat (16/10/2026).

Memasuki awal 2025, BRC mengikuti program akselerasi dan lolos seleksi proyek Scaling Up Local Enterprise on Waste Management in Indonesia (SULE-WM). Program ini diinisiasi Unilever Indonesia dan GIZ, berkolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, dengan pendampingan Ecoxyztem.

Melalui program tersebut, BRC memperoleh pendampingan mentor serta dukungan hibah untuk memperluas gudang dan menyediakan kendaraan operasional. Dukungan itu membantu perusahaan meningkatkan kapasitas layanan, memperluas jangkauan pelanggan, dan memperkuat kerja sama dengan mitra usaha.

Perusahaan melaporkan pendapatannya meningkat hingga 200 persen selama proses pengembangan tersebut. Selain memperluas layanan pengangkutan sampah dari unit-unit bank sampah, BRC juga memperkuat hubungan bisnis dengan mitra yang memiliki kebutuhan bahan baku daur ulang secara berkelanjutan.

Pada 2026, BRC memperluas lini usahanya dengan menyediakan sarana tempat sampah dan fasilitas pengolahan sampah organik. Produk tersebut dapat diakses pelanggan pemerintah melalui sistem e-katalog, sehingga membuka peluang pasar baru di luar layanan pengumpulan dan pemasaran material daur ulang.

BRC juga tercatat menjadi vendor Unilever Global untuk kegiatan pengumpulan sampah plastik. Saat ini, perusahaan bekerja sama dengan 30 mitra pengumpul yang terdiri atas bank sampah, tempat pengolahan sampah dengan prinsip 3R (TPS3R), serta pemasok bahan baku bagi industri daur ulang di sembilan kabupaten/kota di Bali.

Head of Sustainability Unilever Indonesia, Maya Tamimi, mengatakan penguatan kapasitas pelaku usaha lokal merupakan bagian penting dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.

“Melalui program SULE-WM, kami berupaya mendukung pengusaha pengelolaan sampah lokal agar dapat meningkatkan kapasitas, memperkuat model bisnis, dan membangun jejaring yang dibutuhkan untuk berkembang secara berkelanjutan,” ujar Maya.

Ia menambahkan, rantai pasok yang kuat dan inklusif dibutuhkan agar pengelolaan sampah dapat memberikan manfaat lingkungan sekaligus menciptakan peluang ekonomi bagi para pelakunya.

“Kami percaya bahwa rantai pasok pengelolaan sampah yang lebih kuat dan inklusif merupakan bagian penting dalam mendorong ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” katanya.

Riawati menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memperluas dampak usaha pengelolaan sampah. Selain membangun jaringan dengan bank sampah dan pemasok material, BRC membuka peluang kerja sama dengan sektor perhotelan, restoran, dan kafe atau HORECA, serta berbagai industri lainnya.

Dukungan pemerintah juga dinilai berperan dalam memperluas akses kemitraan dan mendorong praktik pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Sejumlah pihak yang mendukung upaya tersebut antara lain Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Bali–Nusa Tenggara serta dinas lingkungan hidup di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

Perwakilan Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Bali–Nusa Tenggara, Arum Elvandari, mengapresiasi kontribusi BRC dalam mendukung pengelolaan sampah di Bali. Ia berharap perusahaan tersebut terus berkembang dan memperluas manfaatnya bagi lingkungan.

Dukungan serupa disampaikan Kepala UPTD Pengelolaan Sampah Kecamatan Denpasar Timur–Denpasar Selatan, Viktor Andika Putra. Menurutnya, persoalan sampah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak serta kesediaan untuk menerima masukan dan memperbaiki sistem pengelololaan yang telah berjalan.

Kebutuhan memperkuat kolaborasi tersebut menjadi salah satu fokus Exhibition Day & Networking Luncheon yang diselenggarakan BRC. Kegiatan ini mempertemukan mitra yang telah bekerja sama dengan perusahaan dan calon mitra baru untuk membahas pemasaran material hasil pengolahan sampah, penguatan rantai pasok, peluang kerja sama dengan sektor HORECA dan industri, serta dukungan pemerintah dan komunitas lingkungan.

Selama satu tahun mengikuti program SULE-WM, BRC mencatat telah memiliki 112 pelanggan dan tujuh off-taker, yakni pihak yang menyerap atau membeli material hasil pengumpulan dan pengolahan sampah. Perusahaan juga melaporkan telah mengumpulkan sekitar 1.800 ton sampah plastik untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku daur ulang.

Capaian tersebut memperlihatkan bahwa pengelolaan sampah berpotensi berkembang menjadi kegiatan ekonomi yang produktif ketika didukung kelembagaan, kapasitas operasional, akses pasar, dan jaringan kemitraan yang memadai.

Penguatan usaha seperti yang dilakukan BRC diharapkan dapat memperbesar penyerapan sampah plastik ke dalam rantai daur ulang, membuka peluang kerja ramah lingkungan, serta mendorong keterlibatan dunia usaha dan masyarakat dalam mewujudkan Bali yang lebih bersih dan lestari. (*)

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (2)

  • bddb89

    Finally found a platform that doesn’t lag during peak hours. The game variety here is top notch. Highly recommend bddb89 for anyone looking for a bit of fun.

    Balas25 Oktober 2026 1:26 AM
  • cpc88login

    Really impressed with the security and the ease of depositing funds. It feels safe and professional which is all I care about. Check out cpc88login for a secure bet.

    Balas24 Oktober 2026 10:42 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jika Oksigen Menghilang 5 Detik, Dunia Bisa Runtuh

    Jika Oksigen Menghilang 5 Detik, Dunia Bisa Runtuh

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 791Komentar

    Jakarta, 7 Juli 2025 – Mungkin terdengar sepele, tapi jika oksigen di Bumi menghilang hanya selama lima detik, dampaknya akan sangat mengerikan dan bisa melumpuhkan seluruh sistem kehidupan serta infrastruktur planet ini. Para ilmuwan mengungkapkan skenario mengejutkan yang menunjukkan betapa pentingnya oksigen bagi keberlangsungan hidup dan stabilitas Bumi. Salah satu dampak paling mencengangkan adalah hancurnya […]

  • Antimateri! Zat Misterius Seharga Rp62,5 Triliun per Gram yang Bisa Mengubah Dunia

    Antimateri! Zat Misterius Seharga Rp62,5 Triliun per Gram yang Bisa Mengubah Dunia

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 19Komentar

    Jakarta – Bayangkan sebuah zat yang nilainya menembus Rp62,5 triliun per gram, mengalahkan harga emas, berlian, bahkan minyak bumi. Itulah antimateri, kembaran misterius dari materi biasa, namun dengan muatan listrik berlawanan. Proton memiliki pasangan antiproton, elektron memiliki positron, dan ketika keduanya bertemu, terjadilah ledakan energi murni yang luar biasa besar. Keistimewaan ini justru menjadi alasan […]

  • Toyota Veloz Hybrid, Gebrakan Baru MPV Irit dan Berkelas di Pasar Indonesia

    Toyota Veloz Hybrid, Gebrakan Baru MPV Irit dan Berkelas di Pasar Indonesia

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 8Komentar

    JAKARTA – Toyota kembali mengguncang pasar otomotif nasional melalui peluncuran Veloz Hybrid, sebuah MPV modern yang menggabungkan desain elegan, fitur lengkap, dan teknologi ramah lingkungan. Kehadiran model ini dinilai sebagai langkah agresif Toyota dalam menjaga dominasinya di segmen keluarga. Pengamat otomotif, Rendra Prakoso, menilai Veloz Hybrid akan menjadi pusat perhatian konsumen pada 2025. “Kebutuhan pasar […]

  • Hotel Accor Bali-Lombok Gelar “Taste of the Tropics”, Perkuat Kemitraan Pariwisata

    Hotel Accor Bali-Lombok Gelar “Taste of the Tropics”, Perkuat Kemitraan Pariwisata

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    BALI — Jaringan hotel Accor di Bali dan Lombok memperkuat hubungan dengan mitra bisnis dan media melalui gelaran “Taste of the Tropics”. Acara apresiasi tersebut menjadi momentum untuk merayakan kolaborasi sekaligus menegaskan komitmen Accor dalam mendukung pertumbuhan industri pariwisata dan perhotelan di kawasan Bali–Lombok. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 4 September 2026, di Garden, Nusa […]

  • Dewan Pers Indonesia dan SPRI Ajukan 8 Tuntutan kepada Presiden Prabowo

    Dewan Pers Indonesia dan SPRI Ajukan 8 Tuntutan kepada Presiden Prabowo

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 8Komentar

    JAKARTA – Dewan Pers Indonesia (DPI) bersama Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) secara resmi menyampaikan delapan tuntutan penting kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Tuntutan ini dinilai sebagai langkah mendesak untuk menjamin kemerdekaan pers sekaligus menghentikan dugaan penyalahgunaan wewenang oleh Dewan Pers saat ini. Ketua DPI hasil Kongres Pers Indonesia 2019 yang juga Ketua Umum […]

  • China Diduga Meniru Teknologi F-35 AS Lewat Peretasan dan Celah Rantai Pasokan

    China Diduga Meniru Teknologi F-35 AS Lewat Peretasan dan Celah Rantai Pasokan

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    DENPASAR – China kembali menjadi sorotan setelah muncul dugaan bahwa Negeri Tirai Bambu berhasil mengakses dan meniru sebagian teknologi pesawat siluman F-35 milik Amerika Serikat. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa Beijing memiliki beberapa jalur potensial yang memungkinkan pemahaman mendalam terhadap sistem canggih pesawat tempur generasi kelima tersebut. Salah satu dugaan utama adalah aksi spionase siber. Peretas […]

expand_less