Breaking News
light_mode

Nyoman Tirtawan Desak Sampah Wajib Dipilah dari Rumah, Sekolah Diminta Jadi Motor Perubahan

  • account_circle Ray
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mantan anggota DPRD Bali itu mendorong pemerintah membangun sistem pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga hingga sekolah, sekaligus memasukkan kegiatan kebersihan lingkungan ke dalam pembentukan karakter peserta didik.

DENPASAR – Persoalan sampah di Bali dinilai tidak cukup diselesaikan hanya dengan mengandalkan petugas kebersihan. Tokoh masyarakat Bali, Nyoman Tirtawan, mendorong perubahan pola pengelolaan sampah dengan menjadikan pemilahan dari rumah sebagai kewajiban dan pendidikan lingkungan sebagai bagian dari pembentukan karakter sejak usia dini.

Tirtawan, yang dikenal publik Bali sebagai tokoh yang pernah memperjuangkan penyelamatan anggaran rakyat sebesar Rp98 miliar dalam konteks Pilgub Bali 2018, menilai persoalan sampah harus ditangani secara bersama oleh pemerintah dan masyarakat. Sejumlah pemberitaan sebelumnya juga mencatat kiprahnya dalam menyuarakan persoalan sampah dan lingkungan di Bali.

Dalam pernyataannya, Tirtawan menyoroti masih lemahnya kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.

“Kalau pemerintah mau, kalau orang Indonesia mau, pasti mampu. Di Kanada sudah empat puluh tiga tahun lebih memilah sampah. Daerahnya bersih, tidak ada sampah yang tercecer ataupun menumpuk,” ujar Nyoman Tirtawan dalam videonya, Senin 28 September 2026.

Menurut dia, Indonesia memiliki jumlah penduduk yang sangat besar sehingga penanganan sampah tidak bisa dibebankan hanya kepada tenaga kebersihan. Setiap warga, kata dia, harus memiliki tanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkannya.

“Dua ratus delapan puluh juta manusia yang bikin sampah, maka tidak patut hanya beberapa orang tenaga kebersihan saja yang mengurus sampah,” tegasnya.

Tirtawan meminta pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi Bali, memperkuat sistem pengelolaan sampah mulai dari tingkat rumah tangga. Pemilahan sampah organik dan anorganik dinilai harus menjadi kebiasaan sebelum sampah masuk ke sistem pengangkutan.

Gagasan tersebut sebenarnya bukan hal baru dalam perhatian Tirtawan terhadap persoalan lingkungan. Pada 2017, ketika masih menjadi anggota DPRD Bali, ia juga menilai pengelolaan sampah rumah tangga belum efektif karena sebagian besar sampah hanya berpindah dari tempat penampungan menuju TPA.

Dalam pandangannya saat ini, teknologi pengolahan sampah seperti daur ulang dan pengomposan sudah tersedia. Tantangan utamanya adalah membangun sistem sekaligus membentuk kebiasaan masyarakat agar pengelolaan dilakukan sejak dari sumber.

“Kita sudah punya teknologi daur ulang, composting, semua sudah ada. Tinggal bagaimana sistem harus kita bangun untuk menjaga alam Bali, alam Indonesia,” kata Tirtawan.

Ia juga menyoroti kebiasaan membuang sampah sembarangan, termasuk dari kendaraan yang melintas di jalan. Menurutnya, aturan mengenai kebersihan lingkungan perlu ditegakkan secara konsisten agar masyarakat tidak menganggap membuang sampah sembarangan sebagai hal biasa.

Selain penegakan aturan, Tirtawan mengusulkan pendidikan lingkungan diperkuat melalui sekolah. Ia mendorong kegiatan membersihkan lingkungan dilakukan secara rutin dan menjadi bagian dari pembentukan karakter peserta didik.

“Saya mohon biar program pembentukan karakter dimulai dari usia dini, termasuk di sekolah. Punya program seminggu sekali,” ujarnya.

Ia bahkan mengusulkan agar pemerintah pusat mempertimbangkan memasukkan kegiatan kebersihan lingkungan ke dalam kurikulum sekolah. Salah satu konsep yang ditawarkan adalah kegiatan Jumat Bersih yang dilakukan secara serentak di lingkungan sekolah maupun kawasan sekitarnya.

“Kalau bisa Pak Prabowo, bagaimana program Wiyata Mandala, program untuk membersihkan lingkungan diwajibkan masuk kurikulum sekolah. Setiap Jumat bersih, lingkungan di semua pelosok harus dibersihkan. Tidak boleh ada sampah di mana pun,” kata Tirtawan.

Menurut dia, kegiatan tersebut bukan semata-mata bertujuan mengumpulkan sampah, tetapi menjadi sarana pendidikan melalui praktik langsung. Anak-anak sejak dini diharapkan memahami bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab setiap individu.

“Kita bentuk karakter bangsa Indonesia dari usia dini, character building, learning by doing. Jadi melakukan sesuatu otomatis dari pembelajaran itu, bukan learning but doing nothing,” tegasnya.

Tirtawan berharap gagasan tersebut dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang sistematis, sehingga persoalan sampah tidak lagi dipandang sebagai urusan petugas kebersihan semata.

“Saya ingin ini menjadi energi besar karena kalau pemerintah mampu mendayagunakan sumber daya manusia, di sanalah letak keberhasilan bangsa,” pungkasnya.

Pandangan Tirtawan mengenai perlunya keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah juga sejalan dengan pernyataannya ketika masih duduk di DPRD Bali.

Pada 2018, ia telah mendorong pemilahan sampah organik dan nonorganik dimulai dari rumah tangga serta menyoroti persoalan sampah plastik yang semakin meluas.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Kata Sederhana, Sejuta Makna Sebuah Warisan Kebijaksanaan Orang Jawa

    Tiga Kata Sederhana, Sejuta Makna Sebuah Warisan Kebijaksanaan Orang Jawa

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TITENI, TIRAKATI, ENTINI, Tiga Laku Jawa yang Mengajarkan Cara Menjalani Hidup JATENG – Di tengah zaman yang serba cepat, ketika segala sesuatu ingin diraih seketika dan diukur dari hasil yang tampak, masyarakat Jawa sesungguhnya telah lama mewariskan sebuah rumus kehidupan yang sederhana, namun sarat makna. Rumus itu terdiri dari tiga kata: Titeni, Tirakati, dan Entini. […]

  • Timor Leste Salurkan Bantuan USD 2,5 Juta untuk Bencana Banjir di Bali

    Timor Leste Salurkan Bantuan USD 2,5 Juta untuk Bencana Banjir di Bali

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR/DILI – Pemerintah Timor-Leste menunjukkan solidaritasnya terhadap rakyat Indonesia dengan memberikan donasi sebesar USD 2,5 juta untuk membantu penanganan bencana banjir yang melanda Pulau Bali sejak 9 September 2025. Keputusan ini diambil dalam Rapat Luar Biasa Dewan Menteri Timor-Leste yang digelar pada 12 September 2025. Dalam pernyataan resminya, Dewan Menteri menyampaikan rasa simpati yang mendalam […]

  • Hampir Capai 10 Laporan di Polda Bali, Dede Oknum Wartawan Terkesan Kebal Hukum

    Hampir Capai 10 Laporan di Polda Bali, Dede Oknum Wartawan Terkesan Kebal Hukum

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    DENPASAR, 12 Juli 2025 — Kasus dugaan intimidasi terhadap jurnalis Jawa Pos Radar Bali, Andre S, saat peliputan Hari Bhayangkara ke-79, kini mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk Polda Bali dan komunitas pers. Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K., memastikan bahwa insiden yang melibatkan oknum Polwan Polda Bali, Aipda Putu EA, serta […]

  • Di Jantung Kota Tua Denpasar, Arka Amerta Padukan Wisata Sejarah dan Budaya Ngopi

    Di Jantung Kota Tua Denpasar, Arka Amerta Padukan Wisata Sejarah dan Budaya Ngopi

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    DENPASAR – Di tengah kawasan heritage Jalan Gajah Mada yang menjadi ikon kota tua Denpasar, hadir sebuah ruang unik yang menggabungkan kecintaan terhadap sejarah, seni, dan budaya kopi. Adalah Arka Amerta Antique Shop & Coffee, sebuah tempat yang menawarkan pengalaman berbeda dengan memadukan koleksi benda-benda antik bernilai sejarah dan sajian kopi nusantara dalam satu ruang […]

  • Hanya 2 Bulan! Andi Law Firm Sukses Damaikan Sengketa Keluarga yang Telah Berlarut 2 Tahun

    Hanya 2 Bulan! Andi Law Firm Sukses Damaikan Sengketa Keluarga yang Telah Berlarut 2 Tahun

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 15Komentar

    Denpasar, 25 September 2025 – Sebuah prestasi gemilang kembali ditorehkan Andi Law Firm & Partner. Tim hukum yang dikomandoi oleh I Wayan Swandi berhasil mendamaikan perkara keluarga antara KS dan JM yang telah berlarut-larut selama 2 tahun, hanya dalam waktu 2 bulan. Keberhasilan ini bukan semata kebetulan. Di bawah arahan dan bimbingan Day Santini selaku […]

  • Prabowo Malu Pantai Bali Kotor, Bila Pemda Tak Mampu Atasi Akan Turunkan Negara

    Prabowo Malu Pantai Bali Kotor, Bila Pemda Tak Mampu Atasi Akan Turunkan Negara

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    BOGOR — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola sektor pariwisata nasional sebagai motor penciptaan lapangan kerja dan penggerak pertumbuhan ekonomi. Namun ia mengingatkan, persoalan serius yang kini mengancam wajah pariwisata Indonesia adalah krisis sampah, terutama di kawasan pantai yang selama ini menjadi andalan destinasi wisata dunia. Dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat […]

expand_less