Breaking News
light_mode

Mayjen I Wayan Suarjana, Putra Karangasem di Bursa Pangdam IX/Udayana

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jejak Letting 1992 dari Bali: dari penugasan teritorial hingga posisi strategis sebagai Aspers Kasad

DENPASAR/JAKARTA – Nama Mayjen TNI I Wayan Suarjana, S.E., M.M., kembali menjadi perhatian di tengah dinamika pergantian jabatan perwira tinggi TNI Angkatan Darat. Putra Karangasem, Bali, yang kini menjabat Asisten Personel Kepala Staf Angkatan Darat (Aspers Kasad) itu disebut-sebut dalam pembicaraan mengenai sosok yang berpeluang mengisi posisi Pangdam IX/Udayana.

Namun, hingga saat ini belum terdapat pengumuman resmi dari TNI AD yang menetapkan I Wayan Suarjana sebagai Pangdam IX/Udayana. Data resmi TNI AD masih mencatat Suarjana sebagai Aspers Kasad.

Sementara itu, posisi Pangdam IX/Udayana saat ini masih dijabat Mayjen TNI Piek Budyakto. Dalam sejumlah kegiatan resmi Kodam IX/Udayana pada 2026, Piek Budyakto masih tercatat sebagai Pangdam IX/Udayana.

Meski demikian, rekam jejak Suarjana membuat namanya memiliki keterkaitan kuat dengan pembahasan mengenai kepemimpinan di wilayah Kodam IX/Udayana. Ia merupakan perwira lulusan Akmil 1992 dan telah menempati sejumlah jabatan strategis dalam perjalanan karier militernya. Data alumni pendidikan Lemhannas yang terpublikasi juga mencatat I Wayan Suarjana sebagai perwira TNI AD lulusan Akmil 1992.

Karier Suarjana kemudian berkembang dari berbagai penugasan hingga ke lingkungan strategis TNI AD. Pada 2025, ia tercatat sebagai Brigjen TNI sebelum kemudian menyandang pangkat Mayjen TNI dan menjabat Aspers Kasad. Situs resmi TNI AD saat ini mencantumkan lengkap namanya sebagai Mayjen TNI I Wayan Suarjana, S.E., M.M., Aspers Kasad.

Posisi Aspers Kasad menempatkan Suarjana pada bidang yang berkaitan erat dengan pembinaan personel TNI AD. Dalam sejumlah kegiatan resmi, ia menyampaikan arahan mengenai disiplin, integritas, pembinaan personel hingga proses penerimaan prajurit.

Salah satu penekanannya terlihat dalam kegiatan pembinaan Kowad jajaran Kodam II/Sriwijaya pada Desember 2025. Dalam kegiatan tersebut, Suarjana menekankan pentingnya menjaga integritas dan sikap dalam kehidupan kedinasan maupun sehari-hari.

“Jaga lisan, jaga gestur, dan jaga sikap,” demikian arahan Suarjana yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Pengalaman Suarjana juga tidak hanya berada di lingkungan Mabesad. Penugasan di berbagai wilayah menjadi bagian dari perjalanan kariernya sebagai perwira TNI AD. Pengalaman tersebut menjadi salah satu aspek yang membuat profilnya diperhitungkan ketika pembicaraan mengenai rotasi jabatan strategis di tubuh TNI AD mencuat.

Kedekatan Suarjana dengan Bali juga terlihat ketika dirinya berada di Karangasem pada Agustus 2025. Saat itu, Brigjen TNI I Wayan Suarjana melaksanakan kegiatan keagamaan di Pura Lempuyang Luhur dan Pura Agung Besakih dengan didampingi jajaran Kodim 1623/Karangasem.

Hubungannya dengan Bali juga kembali terlihat dalam pelaksanaan TMMD ke-126 di Kabupaten Badung pada Oktober 2025. Ketika itu, Suarjana yang masih menjabat Aspers Kasad meninjau langsung pelaksanaan program tersebut di Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi terhadap sinergi TNI, pemerintah daerah dan masyarakat yang terlibat dalam program TMMD.

“Kami mewakili pimpinan Angkatan Darat menyampaikan terima kasih atas kerja keras seluruh personel dan masyarakat. Harapan kami, kegiatan ini dapat berjalan dengan aman, lancar dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Suarjana.

Kehadiran Suarjana dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa sebagai pejabat personel di tingkat pusat, ia tetap memiliki keterlibatan dalam kegiatan pembinaan teritorial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Bagi Bali, keberadaan seorang putra daerah di posisi strategis TNI AD tentu memiliki dimensi tersendiri. Namun, penempatan seorang perwira tinggi pada jabatan Pangdam merupakan keputusan institusional TNI AD yang ditentukan melalui mekanisme dan pertimbangan organisasi.

Karena itu, penyebutan nama Suarjana dalam bursa Pangdam IX/Udayana sejauh ini lebih tepat ditempatkan sebagai dinamika pembicaraan mengenai rotasi jabatan, bukan sebagai keputusan yang telah ditetapkan.

Rekam jejaknya sebagai perwira Akmil 1992, pengalaman penugasan di sejumlah wilayah, serta posisi strategis sebagai Aspers Kasad menjadi bagian penting dari profil yang melekat pada dirinya.

Jika nantinya terjadi rotasi kepemimpinan di Kodam IX/Udayana dan nama Suarjana masuk dalam keputusan resmi TNI AD, latar belakangnya sebagai putra Bali akan menjadi salah satu aspek menarik dalam perjalanan kariernya. Namun, sampai keputusan resmi diumumkan, seluruh nama yang disebut dalam bursa Pangdam tetap berada pada ranah dinamika mutasi dan promosi perwira tinggi TNI AD.

Dengan demikian, perjalanan karier Mayjen TNI I Wayan Suarjana saat ini menunjukkan satu hal yang telah terkonfirmasi: putra Karangasem tersebut telah mencapai posisi strategis sebagai Aspers Kasad dan masih menjalankan tugas tersebut dalam struktur TNI AD.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (5)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musda! Sugawa Korry Tak Maju, Demer Otomatis Ketua Golkar Provinsi Bali Play Button

    Musda! Sugawa Korry Tak Maju, Demer Otomatis Ketua Golkar Provinsi Bali

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 5Komentar

    DENPASAR – Digelarnya Musyawarah daerah (Musda) XI Golkar Provinsi Bali yang sempat tertunda kini dilaksanakan di The Meru Sanur, Minggu, 13 Juli 2025, dengan tajuk, “Momentum Pilih Pemimpin Daerah Yang Siap Menjawab Tantangan Menangkan Golkar” Hadir pula Muhammad Sarmuji, S.E., M.Si., selaku Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Ketua Bidang Bappilu Bali-Nusra DPP Golkar, Gde Sumarjaya […]

  • 45.365 Kasus Gigitan Rabies di Bali, Vaksinasi dan Pengendalian Anjing Diperkuat

    45.365 Kasus Gigitan Rabies di Bali, Vaksinasi dan Pengendalian Anjing Diperkuat

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Dinkes Bali mencatat 45.365 kasus gigitan hewan penular rabies dan tujuh kematian hingga Agustus 2026, mendorong penguatan vaksinasi, pendataan populasi anjing, serta kolaborasi lintas sektor. DENPASAR – Kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) di Bali masih menjadi perhatian serius. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, Dinas Kesehatan Provinsi Bali mencatat 45.365 kasus gigitan dengan tujuh orang […]

  • Jaga Bhisama Radius Kesucian Pura Sakenan, KEK Kura-Kura Bali Pasti Rahayu

    Jaga Bhisama Radius Kesucian Pura Sakenan, KEK Kura-Kura Bali Pasti Rahayu

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 7Komentar

    DENPASAR – Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Kura-Kura Bali di Pulau Serangan terus berprogres sebagai proyek strategis pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali. Kawasan yang dikembangkan oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID) ini dirancang menghadirkan marina internasional, pusat pendidikan, fasilitas komersial, hingga ruang terbuka publik yang terintegrasi. Di tengah geliat pembangunan tersebut, tokoh masyarakat, Anak […]

  • Wacana Penertiban Pengamat oleh Presiden Prabowo Tuai Kritik, Dinilai Berpotensi Menggerus Ruang Demokrasi

    Wacana Penertiban Pengamat oleh Presiden Prabowo Tuai Kritik, Dinilai Berpotensi Menggerus Ruang Demokrasi

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    Jakarta — Pernyataan Prabowo Subianto terkait rencana menertibkan sejumlah pengamat yang dianggap tidak menyukai keberhasilan pemerintahannya memicu sorotan dari kalangan akademisi dan pengamat politik. Wacana tersebut dinilai berpotensi tidak sejalan dengan prinsip demokrasi yang menjunjung kebebasan berpendapat dan ruang kritik terhadap pemerintah. Pernyataan itu disampaikan Presiden saat memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jumat […]

  • Royal Ambarrukmo Supports Development of Sidorejo Tourism Village

    Royal Ambarrukmo Supports Development of Sidorejo Tourism Village

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 4509Komentar

    YOGYAKARTA, December 3, 2025 — In celebration of its 14th anniversary, Royal Ambarrukmo Yogyakarta reaffirmed its commitment to empowering local communities by carrying out a Corporate Social Responsibility (CSR) program in Sidorejo Tourism Village, Lendah, Kulonprogo. Under the theme “Nirasoka Mahakarti,” the five-star heritage hotel translated its philosophy of collaboration, consistency, and meaningful action into […]

  • Jepang Tinggalkan Doktrin Pasifis? Ketegangan Taiwan Dorong Perubahan Besar Strategi Keamanan Tokyo

    Jepang Tinggalkan Doktrin Pasifis? Ketegangan Taiwan Dorong Perubahan Besar Strategi Keamanan Tokyo

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Ray
    • 7Komentar

    Tokyo – Jepang menghadapi salah satu perubahan paling signifikan dalam kebijakan keamanannya sejak berakhirnya Perang Dunia II. Meningkatnya ketegangan di Selat Taiwan dan ekspansi militer China mendorong Tokyo memperkuat kemampuan pertahanan serta memperluas interpretasi terhadap peran militernya. Selama hampir delapan dekade, Jepang dikenal sebagai negara dengan konstitusi pasifis yang membatasi penggunaan kekuatan militer. Namun dalam […]

expand_less