Breaking News
light_mode

Dua Kelompok di Bugbug Karangasem Bentrok Saat Pecaruan, Polisi Turunkan 258 Personel

  • account_circle Ray
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penolakan prosesi pecaruan dalam rangka Usaba Aci Muu Muu memicu aksi saling dorong di simpang tiga SDN 4 Bugbug. Polisi langsung memisahkan kedua kelompok untuk mencegah kericuhan meluas.

KARANGASEM – Dua kelompok masyarakat di Desa Adat Bugbug, Kecamatan Bebandem, Karangasem, kembali terlibat ketegangan. Ratusan orang dari kedua kelompok terlibat aksi saling dorong saat prosesi upacara pecaruan dalam rangka Usaba Aci Muu Muu, Jumat (16/1/2026).

Kericuhan terjadi di kawasan simpang tiga SDN 4 Bugbug ketika salah satu kelompok hendak melaksanakan prosesi pecaruan. Rencana tersebut mendapat penolakan dari kelompok lainnya yang juga disebut memiliki rencana melaksanakan upacara serupa.

Kasi Humas Polres Karangasem, Ipda I Nengah Artono, menjelaskan ketegangan bermula ketika kelompok yang akan menggelar pecaruan mendapat penolakan dari kelompok lainnya.

“Pada saat upacara pecaruan mau dilaksanakan, kedua kelompok mulai terlibat saling dorong satu sama lain,” kata Artono, Jumat (16/1/2026).

Melihat situasi mulai memanas, kepolisian segera mengambil langkah pengamanan untuk mencegah benturan fisik yang lebih luas. Sebanyak 258 personel dikerahkan dan membuat sekat di antara kedua kelompok.

Dalam proses pemisahan tersebut, sejumlah personel kepolisian bahkan sempat terjatuh akibat terdorong massa.

Meski terjadi aksi saling dorong, situasi tidak berkembang menjadi tindakan anarkistis. Polisi dengan cepat memisahkan massa sehingga benturan dapat diredam dalam waktu beberapa menit.

Selain itu, tidak ditemukan kerusakan terhadap sarana upacara pecaruan sebagaimana kejadian sebelumnya.

“Sampai upacara selesai, situasi aman terkendali. Sarana upacara juga tidak sampai ada yang dirusak oleh salah satu kelompok,” ujar Artono.

Kepolisian menegaskan pengamanan dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), bukan untuk memihak salah satu kelompok yang sedang berselisih.

“Intinya kami hadir untuk Kamtibmas saja tidak ada keberpihakan ke mana pun. Kami juga berharap agar permasalahan di Bugbug cepat selesai,” harap Artono.

Polres Karangasem berharap seluruh pihak yang terlibat dapat menahan diri dan mengedepankan penyelesaian secara damai agar persoalan di Desa Adat Bugbug tidak kembali memicu gangguan keamanan.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jejak Ferrari dari Lintasan Balap hingga Jadi Ikon Mobil Mewah Dunia

    Jejak Ferrari dari Lintasan Balap hingga Jadi Ikon Mobil Mewah Dunia

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    Italia — Nama Enzo Ferrari tidak bisa dipisahkan dari sejarah otomotif dunia. Sosok kelahiran 20 Februari 1898 itu berhasil membangun Ferrari menjadi salah satu merek mobil sport paling bergengsi dan ikonik hingga saat ini. Perjalanan Ferrari dimulai pada akhir 1929 saat Enzo Ferrari mendirikan Scuderia Ferrari sebagai tim pendukung pembalap amatir dalam berbagai ajang balapan. […]

  • Kecerdasan Spiritual Jadi Kunci Hidup Lebih Bermakna, Ini Cara Melatihnya agar Lebih Tenang dan Bijaksana

    Kecerdasan Spiritual Jadi Kunci Hidup Lebih Bermakna, Ini Cara Melatihnya agar Lebih Tenang dan Bijaksana

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 28Komentar

    JAKARTA – Di tengah tekanan kehidupan modern yang semakin kompleks, kecerdasan spiritual semakin dipandang sebagai salah satu fondasi penting dalam membangun kualitas hidup yang seimbang. Tidak hanya mendukung kesehatan mental dan emosional, kecerdasan spiritual juga diyakini membantu seseorang menemukan makna hidup, ketenangan batin, serta kemampuan menghadapi berbagai tantangan dengan lebih bijaksana. Selama ini, konsep hidup […]

  • Dari Pelukan Komunitas hingga Mimpi Ekonomi Hijau, Sahabat Kaori Satukan Energi Positif di Denpasar

    Dari Pelukan Komunitas hingga Mimpi Ekonomi Hijau, Sahabat Kaori Satukan Energi Positif di Denpasar

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 10Komentar

    DENPASAR — Suasana hangat dan penuh optimisme menyelimuti Gathering Sahabat Kaori yang digelar Yayasan Kaori Welas Asih (YKWA) di Denpasar, Bali, Senin (29/12/2025). Mengusung tema “Menuju Bali Ekonomi Hijau Kita Mulai Dari Diri Sendiri”, kegiatan ini menjadi ruang temu lintas komunitas yang merayakan kebersamaan, kepedulian, dan kolaborasi tanpa sekat. Acara ini mempertemukan beragam latar belakang […]

  • KUHP Baru! Zina, Chat Mesra, hingga Nikah Siri Tak Otomatis Pidana

    KUHP Baru! Zina, Chat Mesra, hingga Nikah Siri Tak Otomatis Pidana

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR — Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperketat pengaturan tindak pidana kesusilaan, mulai dari zina, perselingkuhan, hingga nikah siri dan poligami ilegal. Meski demikian, para praktisi hukum menegaskan bahwa tidak semua dugaan pelanggaran dapat serta-merta dipidana tanpa pembuktian yang sah. Praktisi hukum dari Kantor Hukum Gunkiss & Partner’s dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Astranawa, […]

  • ARUN Klungkung Sindir Koster! Tegas Bongkar Lift Kelingking, Tapi ‘Buta’ Pelanggaran Melasti dan Ayana Rock Bar

    ARUN Klungkung Sindir Koster! Tegas Bongkar Lift Kelingking, Tapi ‘Buta’ Pelanggaran Melasti dan Ayana Rock Bar

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Ray
    • 7Komentar

    Klungkung — Kritik tajam dilayangkan Ketua DPC ARUN Klungkung, I Wayan Widiasa, terhadap langkah Gubernur Bali Wayan Koster yang memerintahkan pembongkaran lift kaca di Pantai Kelingking, Nusa Penida. Widiasa menilai keputusan itu tidak adil, mengingat pembangunan fasilitas tersebut sudah mengantongi rekomendasi UKL-UPL dari Pemerintah Kabupaten Klungkung dan investor pun telah menyetor dana ke kas daerah. […]

  • KSPN Bali Diterjang Proyek LNG, “Jukung” Nelayan Bisa “Leketik” Kena Ombak Kapal Besar 

    KSPN Bali Diterjang Proyek LNG, “Jukung” Nelayan Bisa “Leketik” Kena Ombak Kapal Besar 

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    DENPASAR – Dugaan Kedok Normalisasi Tukad Ngenjung berujung terlihatnya ambisi investor membangun Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) Liquefied Natural Gas (LNG) dengan membuat jalan masuk mencapai puluhan milyar rupiah yang ngotot hanya digunakan untuk Melasti, ternyata terbuka sudah ke publik. Dalam kutipan media, Koster menyebutkan keberadaan terminal LNG akan menjadi kunci bagi Bali untuk […]

expand_less