Breaking News
light_mode

KPK Dalami Uang Rp106,3 Miliar, Nama Nusron Wahid Disebut dalam Kasus HGB Bogor

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Uang dalam 20 koper disita dalam OTT pengurusan HGB Summarecon; KPK masih menelusuri asal-usul dan aliran dana serta kemungkinan keterkaitan pihak lain.

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami asal-usul dan aliran uang tunai senilai sekitar Rp106,3 miliar yang disita dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Uang tersebut terdiri atas pecahan rupiah dan valuta asing yang dikemas dalam sekitar 20 koper, kardus, boks, serta wadah lainnya. Dalam perkembangan terbaru, nama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid ikut disebut dalam informasi mengenai dugaan kepemilikan uang tersebut.

Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi KPK yang menyatakan bahwa uang Rp106,3 miliar tersebut merupakan milik Nusron Wahid. Informasi mengenai dugaan kepemilikan itu masih berupa keterangan yang beredar dan tengah didalami penyidik.

Temuan uang tersebut sebelumnya disampaikan KPK setelah OTT pada Senin (14/9/2026). Saat itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut tim penyidik mengamankan uang tunai dalam jumlah besar.

“Tim juga mengamankan barang bukti, di antaranya dalam bentuk uang tunai yaitu rupiah dan valas yang dibungkus, dikemas dalam boks, kardus, ataupun koper yang berjumlah sekitar 20-an koper,” kata Budi dalam keterangannya, Senin (14/9/2026).

 

Pada tahap awal, KPK memperkirakan nilai uang tersebut mencapai ratusan miliar rupiah. Setelah dilakukan penghitungan, nilai barang bukti yang disita disebut mencapai sekitar Rp106,3 miliar.

Uang tersebut ditemukan di kediaman mantan Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto alias Gus Arif, di kawasan Cibubur. Sejumlah pemberitaan menyebut adanya informasi bahwa Arif mengaitkan uang tersebut dengan Nusron Wahid. Namun, informasi tersebut belum dikonfirmasi KPK sebagai fakta mengenai kepemilikan uang.

KPK sendiri kini memperluas pendalaman perkara setelah menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengurusan HGB lahan PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor. Delapan tersangka tersebut berasal dari unsur pejabat ATR/BPN maupun pihak lain yang diduga terkait dengan perkara.

Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mendatangi gedung KPK.

Perkembangan perkara juga membuat posisi Nusron Wahid menjadi sorotan. KPK belum menetapkan Nusron sebagai tersangka dan membuka kemungkinan memeriksanya apabila kebutuhan penyidikan dan perkembangan alat bukti mengarah ke sana.

Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menyatakan penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut. KPK juga menyebut terdapat empat tersangka yang diduga merupakan orang kepercayaan Nusron.

Sementara itu, Nusron Wahid tidak termasuk 17 orang yang diamankan KPK dalam OTT pada 14 September 2026. KPK sebelumnya memastikan operasi tersebut menyasar sejumlah pihak di lingkungan ATR/BPN, Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, Kantor Pertanahan Kota Tangerang, pihak swasta, dan pihak lainnya.

Dengan demikian, kepemilikan uang Rp106,3 miliar tersebut masih menjadi bagian dari materi penyidikan. KPK perlu mengurai sumber dana, pihak yang menguasai atau menerima uang, serta hubungan uang tersebut dengan dugaan suap dalam pengurusan HGB di Kabupaten Bogor.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (6)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngaku Wartawan, Pria Bersenjata Brass Knuckle Diciduk Polisi di Kuta

    Ngaku Wartawan, Pria Bersenjata Brass Knuckle Diciduk Polisi di Kuta

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Pria asal Depok diduga mengancam dan hendak menganiaya sesama tamu hotel di Legian menggunakan brass knuckle. Polisi menemukan kandungan benzodiazepine dalam hasil tes urine dan masih mendalami kasus tersebut. BADUNG – Seorang pria berinisial FVK (39), warga Kota Depok, Jawa Barat, diamankan personel Polsek Kuta setelah diduga melakukan pengancaman dan percobaan penganiayaan terhadap sesama tamu […]

  • Solidaritas Jurnalis Bali Lawan Gugatan Rp25 Miliar, Jangan Jadikan Pengadilan Alat Membungkam Pers

    Solidaritas Jurnalis Bali Lawan Gugatan Rp25 Miliar, Jangan Jadikan Pengadilan Alat Membungkam Pers

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Dalam merespon gugatan kepada empat perusahaan media di Bali di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar yang dilakukan oleh Advokat Togar Situmorang membuat banyak pihak angkat bicara. Gugatan perdata yang dilayangkan senilai Rp25 miliar itu pada 12 Juni 2026. Gugatan dengan Nomor Perkara 958/Pdt.G/2026/PN Dps terkait pemberitaan mengenai penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan […]

  • DPR Dukung KEK Kura Kura Bali, Tekankan Lingkungan, Budaya, dan Peran Warga Lokal

    DPR Dukung KEK Kura Kura Bali, Tekankan Lingkungan, Budaya, dan Peran Warga Lokal

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    DENPASAR, BALI – Komisi VII DPR RI menyatakan dukungan terhadap pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, namun menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan, pelestarian budaya Bali, serta keterlibatan aktif masyarakat lokal. Dukungan tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja reses Komisi VII DPR RI yang berlangsung di Gedung UID Bali Campus, Senin (4/5). Kegiatan ini dihadiri […]

  • Jurusan Desain dan Produksi Busana SMK Negeri 3 Denpasar Menjanjikan untuk Dunia Usaha dan Dunia Kerja

    Jurusan Desain dan Produksi Busana SMK Negeri 3 Denpasar Menjanjikan untuk Dunia Usaha dan Dunia Kerja

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Budi Susilawarsa
    • 5Komentar

    Denpasar – SMK Negeri 3 Denpasar saat ini memiliki empat jurusan, yaitu Perhotelan, Kuliner, Kecantikan Kulit dan Rambut, serta Desain dan Produksi Busana. Memang, saat ini jurusan yang paling banyak diminati adalah Perhotelan dan Kuliner. Namun, bukan berarti jurusan Kecantikan Kulit dan Rambut serta Desain dan Produksi Busana tidak memiliki peminat. “Keempat jurusan yang dimiliki […]

  • Dewan Pers Indonesia dan SPRI Ajukan 8 Tuntutan kepada Presiden Prabowo

    Dewan Pers Indonesia dan SPRI Ajukan 8 Tuntutan kepada Presiden Prabowo

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 8Komentar

    JAKARTA – Dewan Pers Indonesia (DPI) bersama Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) secara resmi menyampaikan delapan tuntutan penting kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Tuntutan ini dinilai sebagai langkah mendesak untuk menjamin kemerdekaan pers sekaligus menghentikan dugaan penyalahgunaan wewenang oleh Dewan Pers saat ini. Ketua DPI hasil Kongres Pers Indonesia 2019 yang juga Ketua Umum […]

  • Merawat Kebodohan, Menjaga Ketersesatan

    Merawat Kebodohan, Menjaga Ketersesatan

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    Ichsanuddin Noorsy DENPASAR – Miris melihat cara pandang dan sikap sebagian elite politik, birokrat, aparat penegak hukum, akademisi, jurnalis, hingga masyarakat Indonesia terhadap hegemoni Amerika Serikat (AS). Mengapa miris? Karena tekanan struktural, fundamental, dan fungsional AS terhadap Indonesia sesungguhnya telah berlangsung sejak era Republik Indonesia Serikat hingga hari ini. Argumentasi tersebut pernah saya uraikan dalam […]

expand_less