Breaking News
light_mode

Arya Wedakarna Ajak “Mulat Sarira” Kasus “Sampradaya”, Buka Ashram Untuk Spiritual Tourism

  • account_circle Ray
  • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Gaya bicara berapi – api seorang Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa atau Arya Wedakarna (AWK) dalam membela kaum lemah di acara Rapat Kerja Anggota Komite I Bidang Hukum dan Badan Akuntabilitas Publik DPD RI Provinsi Bali, dalam rangka pengawasan Undang – Undang No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, di kantor Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Denpasar, 30 Juli 2026.

Arya Wedakarna, Senator.

Ia menyinggung kasus kekerasan yang pernah dialami penganut Sampradaya,

*Sampradaya adalah tradisi spiritual atau aliran rohani dalam agama Hindu yang mewariskan ajaran, pengetahuan, dan disiplin suci dari guru kepada murid secara turun-temurun.

Penganut Hare Kresna, Sai Baba, dan lainnya yang dianggap sebagian kelompok dinilai tidak sejalan dengan dresta (tradisi lokal) Bali. Keberadaannya memicu perdebatan antara menjaga kemurnian adat turun-temurun dan kebebasan mengamalkan ajaran spiritual.

Banyaknya penganut sampradaya di dunia ini membuat Bali akan terkesan jelek di mata dunia terutama China dan India bila kekerasan dan kesewenangan terhadap penganut Sampradaya masih saja terus terjadi.

“Jangan macam – macam dengan negara India dan China. Hanya negara – negara ini masih sangat menghormati Bali yang dianggap mirip dengan kepercayaan yang dianut mereka, ” Tekannya.

Negara India sebutnya telah banyak membantu vaksin saat Covid -19 melanda negeri, sekarang ini Prabowo Subianto disebutnya sangat sayang dengan India karena kerjasama rudal BrahMos, yang merupakan rudal jelajah supersonik tercepat di dunia hasil kerja sama India dan Rusia, yang memiliki kecepatan hingga Mach 3 dan jangkauan lebih dari 400 km.

“Kekerasan terhadap penganut Sampradaya tidak boleh lagi terjadi, karena itu melanggar Hak Asasi Manusia dalam menjalankan kepercayaannya, ” Tegas AWK.

AWK juga memberikan kesempatan bagi pemilik atau pengelola ashram yang bisa disinggahi untuk kegiatan spiritual tourism, ini merupakan bentuk nilai tambah bagi pariwisata Bali kedepannya.

“Ya, daftar saja ke kita siapa pemilik Ashram yang sudah siap, Ashram kan tempat terbuka untuk umum sebenarnya, jadi kita bantu untuk bisa meningkatkan pendapatan dan kedatangan turis asing terutama dari India ke Bali, ” Sebutnya menjelaskan, sambil menekankan agar meningkatnya dari 80.000 orang turis dari India ke Bali.

Ia mengingatkan juga untuk tidak membully kinerja pemerintah pusat, karena Bali membutuhkan perjuangan dari sisi anggaran.

“Meneng (diam / tenang) saja, kita masih butuh pemerintah pusat kok untuk membangun infrastruktur di Bali, jangan ikut – ikutan membully pemerintah pusat, ” Pungkasnya.

Menemui I Nyoman Kenak, S.H., selaku Ketua Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali, ia menjelaskan Bali mengalami tekanan yang ekstrim pada saat itu.

I Nyoman Kenak, S.H., Ketua Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali.

“Pilihan saat itu adalah pilihan yang bijaksana, sementara waktu membatasi pergerakan penganut Sampradaya di luar wilayahnya, ” Sebutnya.

Jro Nyoman Kenak juga memberikan pemahaman karena dirinya pun tidak mampu menolak, masyarakatlah yang menekan PHDI untuk berbuat.

“Banyak hal yang bertentangan dengan ajaran yang telah ratusan tahun terlaksana sebagai budaya di desa kala patra, itu ingin dirubah, diganti itu yang membuat masyarakat marah, ” Ujarnya.

“Seperti haturan ayam diganti ayam vegetarian, atau melaksanakan Agni Hotra yang notabene banyak atap sanggah masyarakat menggunakan bahan yang mudah terbakar, ” Jelasnya.

editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jahe Panas, Bawang Dingin! Filosofi Segehan Bali yang Ternyata Sarat Logika dan “Sains” Leluhur

    Jahe Panas, Bawang Dingin! Filosofi Segehan Bali yang Ternyata Sarat Logika dan “Sains” Leluhur

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 9Komentar

    DENPASAR — Ritual segehan yang kerap dilakukan masyarakat Bali selama ini sering dipandang sekadar tradisi turun-temurun tanpa dipahami maknanya secara mendalam. Padahal, di balik kesederhanaan sarana segehan, tersimpan filosofi keseimbangan hidup sekaligus logika niskala yang relevan dengan kehidupan modern. Hal tersebut diungkapkan Ida Pedanda Gde Manara Putra Kekeran, sulinggih asal Bali, yang membedah makna segehan […]

  • Ferrari Luce dan Pelajaran Bisnis Mahal, Ketika Desain Elegan Tak Cukup Menaklukkan Hati Konsumen Play Button

    Ferrari Luce dan Pelajaran Bisnis Mahal, Ketika Desain Elegan Tak Cukup Menaklukkan Hati Konsumen

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Kontroversi Ferrari Luce menunjukkan bahwa konsumen produk premium tidak hanya membeli teknologi dan desain, tetapi juga identitas, emosi, serta pengalaman yang melekat pada sebuah merek. DENPASAR, 22 Agustus 2026 — Ferrari memberikan sebuah pelajaran penting tentang bisnis produk premium melalui Ferrari Luce, mobil listrik pertama dalam sejarah pabrikan asal Italia tersebut. Luce hadir dengan pendekatan […]

  • IHGMA Bali Perkuat Kepemimpinan Hospitality, Tekankan Peran Pers dalam Mendorong Pariwisata Berkualitas

    IHGMA Bali Perkuat Kepemimpinan Hospitality, Tekankan Peran Pers dalam Mendorong Pariwisata Berkualitas

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Indonesian Hotel General Manager Association DPD Bali menggelar Hospitality Leaders Gathering 2026 di Grand Palace Hotel Sanur, Jumat (22/5/2026). Mengusung tema “Beyond Management: Building Visionary Hospitality Leadership”, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kepemimpinan visioner, sinergi industri, serta kolaborasi strategis sektor hospitality di Bali. Kegiatan tersebut dihadiri para General Manager hotel, strategic business partner, […]

  • Tiga Anggota “Gacor Laut” Ditemukan Selamat Usai Menyelam, Bawa Pulang Tangkapan Melimpah

    Tiga Anggota “Gacor Laut” Ditemukan Selamat Usai Menyelam, Bawa Pulang Tangkapan Melimpah

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 1Komentar

    ROTE NDAO, 14 September 2025 — Warga Dusun Fau, Desa Persiapan Fiafangga, Kecamatan Rote Barat Daya, sempat dibuat cemas setelah tiga anggota kelompok penyelam tradisional “Gacor Laut” dilaporkan menghilang di perairan Pulau Meting Loku, tepat di belakang Pangkalan Angkatan Laut Deranitan. Kekhawatiran muncul lantaran hingga beberapa jam mereka tidak kunjung kembali ke daratan, sementara kondisi […]

  • Seru Sambil Edukasi, Voluntrip Kitabisa Ajak Warga Peduli Kesehatan Anjing dan Rabies

    Seru Sambil Edukasi, Voluntrip Kitabisa Ajak Warga Peduli Kesehatan Anjing dan Rabies

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    Voluntrip Kitabisa Denpasar mengajak warga dan pencinta anjing menikmati kegiatan jalan pagi bersama anabul sekaligus mendapat edukasi tentang perawatan hewan dan pencegahan rabies. DENPASAR – Kegiatan Voluntrip kitabisa dalam acara Denpasar edition, Peduli Anabul: Walk, Learn and Fun Game With Dogs, Minggu 23 Agustus 2026, berbagi ceria dan kebahagiaan bersama anjing kesayangan dengan edukasi bersama […]

  • Dewan Pers Cabut Sertifikat UKW Oknum Wartawan di Jembrana Usai Terbukti Kasus Pencemaran Nama Baik

    Dewan Pers Cabut Sertifikat UKW Oknum Wartawan di Jembrana Usai Terbukti Kasus Pencemaran Nama Baik

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Jembrana – Dewan Pers resmi mencabut status kompetensi wartawan berupa Sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) atas nama I Putu Suardana, seorang oknum wartawan di Kabupaten Jembrana, Bali. Keputusan ini diambil setelah yang bersangkutan dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pencemaran nama baik berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum. Pencabutan tersebut merupakan […]

expand_less