Breaking News
light_mode

Embrio Kebencian yang Tak Terlihat, Refleksi Made Somya Putra tentang Luka yang Tumbuh Diam-Diam

  • account_circle Ray
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Made Somya Putra, SH., MH.

BANGLI – Pernahkah kita bertanya, mengapa sebuah pertengkaran bisa meledak begitu saja? Mengapa persahabatan yang telah terjalin bertahun-tahun dapat runtuh hanya karena satu peristiwa? Atau mengapa sebuah masyarakat tiba-tiba terbelah oleh rasa saling curiga?

Jawabannya mungkin bukan pada ledakan itu sendiri, melainkan pada sesuatu yang telah lama tumbuh tanpa disadari.
Made Somya Putra mengibaratkannya seperti embrio lalat. Kita jarang melihat lalat meletakkan telurnya di batang, daun, atau buah. Yang terlihat hanyalah ketika larva muncul, lalu berubah menjadi lalat yang beterbangan ke mana-mana.

Begitu pula dengan kebencian.
Ia hampir tidak pernah lahir dalam sekejap. Kebencian bertumbuh perlahan. Berawal dari prasangka, cerita yang belum tentu benar, kebiasaan membicarakan keburukan orang lain, atau rasa iri yang dibiarkan mengendap.

Semua itu menjadi benih yang diam-diam berkembang di dalam hati.
Hari demi hari berlalu tanpa terasa. Benih itu membesar, mengeras, lalu suatu ketika berubah menjadi kemarahan. Saat itulah pertengkaran muncul, hubungan retak, dan permusuhan seolah menjadi sesuatu yang wajar.

Ironisnya, banyak orang hanya melihat akibatnya, bukan proses panjang yang melahirkannya.

Dalam analoginya, Made Somya Putra juga menggambarkan bahwa banyaknya lalat sering dianggap sebagai tanda kesuburan karena buah dan sayuran melimpah. Namun di balik keramaian itu, terdapat embrio yang telah lebih dulu tertanam.

Begitu pula dalam kehidupan sosial. Keributan yang ramai diperbincangkan sering kali hanya menjadi permukaan. Di bawahnya terdapat kebencian yang telah lama dipelihara melalui prasangka, fitnah, atau informasi yang tidak pernah diuji kebenarannya.

Sebaliknya, ketika tidak ada ruang bagi kebencian, konflik kehilangan tempat untuk tumbuh. Tidak ada bahan bakar yang dapat membesarkan api permusuhan.

Karena itu, menurut Made Somya Putra, hal yang paling penting bukan sekadar memadamkan konflik ketika sudah terjadi, melainkan mengenali benih-benihnya sejak awal.

“Yang paling berbahaya adalah sesuatu yang tertanam tetapi tidak terasa, tidak terlihat, dan tidak diperhatikan,” ujarnya.

Refleksi tersebut menjadi pengingat bahwa setiap manusia memiliki pilihan. Apakah akan membiarkan benih kebencian tumbuh menjadi permusuhan, atau menggantinya dengan empati, kebijaksanaan, dan kesediaan untuk memahami orang lain.

Sebab pada akhirnya, kedamaian bukan hanya lahir dari tidak adanya pertengkaran. Kedamaian lahir ketika hati mampu menjaga dirinya agar tidak menjadi tempat tumbuhnya embrio kebencian.

Versi ini menggunakan pendekatan feature human interest dengan alur naratif, bahasa yang lebih puitis dan reflektif, sehingga pembaca tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga diajak merenungkan pesan moral yang disampaikan oleh Made Somya Putra, SH., MH.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (4)

  • Maira

    Veery goood information. Luchky mme I fouhnd your site byy chajce (stumbleupon).
    I have book-marked itt ffor later! xnxx

    Heree iss mmy wweb pqge xnxx videos

    Balas12 September 2026 3:26 PM
  • Jacki

    Vintge retro pornAsikan amateur halpter top picsBunhny botyom trayInternationa
    xxxx tvLake delave srip clubBart siimson pornTwwo hot girdls hhot sexy kissingFreee cvnm hznd joob porn moviesSexx tens ffor cashStriaght
    bkys fuckingGapleries oof shedmales fuckingFree giviong sexx ugly
    womanEbny lesbiian aanal videosDr stripMann condomKristrn ruhliin nudeSexxy
    nudee teen pussyCoedd druynk fuckingParis hiilton –
    odal sexPostin sexualGiirls with tooys thumb galleryProfessional prnis piercing videoReaad romace aand errotic storiesDouble peetration wifeU s laaw becoming aan adultClip x amateurKristanna loken nudse picBigg dick
    tubrNaked volleyball buttsFrree erotic stories voiceIkeaa latfex
    mattres reviewsReedhead bigg mouthOld woman tbe pornNudde vicoria
    secrt girlsMassagee parlor seex videoTeeen community summit hrld at dallas ccity hallAmasteur gaay guys pics bare backFreee homedmade orn vuedosViintage stickrs
    annee taintorOrgawsm from phne vibrationsDick shirtsNude erotic pussyReeal
    home made amaturee ssex videosBlackk shemales eunuchsCsar ideo strippers dancersNigeian matureCock giant midgetI tzke
    nude picture oof myselfHuse episode dult film starHunt ilf
    vefte vicky weBlac lesbbians hard sexThhe blue toooth virginDolees nakedAsiann american civil riggts leadersFrree youbg hary girlsDrunk sexxy storiesMppeg
    fioes pornGirlfried watches boyfriend fuck guyNuude
    emoo sceneTrue famkily sex videosHitchiker girs forceed tto hasve sexBooy cumm tgpNudee masle photograoher
    orlanso flBigg french penisPhilippinee nude modelsPantiees pussues orgasmFree
    xxxx golf pixDoes being ffat maake youir peniis smallFa iranioan llanguage pornPorrn sex filmiGay
    ckck bangGaay homeless mmen sexWatcxhable porn websitesPicss hot black slutsEve’s
    garden panasonmic vibratorPicture oof anal ffin on bettaFlat chest pornstarWomen’s cottln strikng bikini jockeyDianosing overheatingg ona fprd escorrt 1994Adlt faeriesMilfs seducing boysTaboo seex
    storiesLijdsay slpoane nakwd picsAunt judyss jupes nudeSlutloadd
    aal geerman milfsFreee ford scort auto repairr helpEastt asian languages packLingherie modell noon nudeMillennial
    generdation aas adullt learnerNaked stazr foxx kristalWstern sprngs
    midgetsAduot sexx vacaations inn tthe poconosMooms
    nuee pixtures sex assQueerclic mila bel-ami naoed photoLong
    slender sexy lgs ofvd9wuapt8ad5jsbznd

    my siite :: xnxxlust.cc

    Balas29 Juli 2026 9:43 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Dapat Memperkaya Diri, Pengelolaan Sesari Pura Melanting Tidak Transparan

    Dugaan Dapat Memperkaya Diri, Pengelolaan Sesari Pura Melanting Tidak Transparan

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    DENPASAR – Uang akan selalu menjadi polemik ketidakadilan bila tidak dikelola secara transparan atau terbuka bila menyangkut milik umum atau bersama. “Tuhan Yang Maha Esa akan mengambil kekayaan mereka yang suka memeras bawahan dan orang-orang disekitarnya. Demikian pula mereka yang tidak membagikan kekayaannya kepada pekerja-pekerja yang ulet membanting tulang”. (Rg.Veda V42.9) Laporan yang bergulir di […]

  • BTID Serahkan 10 Teba Modern ke Pasar Desa Adat Serangan, Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas

    BTID Serahkan 10 Teba Modern ke Pasar Desa Adat Serangan, Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Denpasar, Bali – PT Bali Turtle Island Development (BTID) menyerahkan 10 unit Teba Modern kepada Pasar Desa Adat Serangan sebagai upaya konkret memperkuat pengelolaan sampah berbasis sumber di tingkat komunitas. Dukungan ini diharapkan mampu mendorong tata kelola sampah yang lebih tertib, ramah lingkungan, serta selaras dengan kearifan lokal masyarakat setempat. Penyerahan bantuan dilakukan pada 21 […]

  • Ascott Bali Bagikan Ribuan Tas Ramah Lingkungan, Kampanye Kurangi Plastik Sekali Pakai Menjangkau Masyarakat

    Ascott Bali Bagikan Ribuan Tas Ramah Lingkungan, Kampanye Kurangi Plastik Sekali Pakai Menjangkau Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Memperingati Hari Bebas Kantong Plastik Internasional, Ascott Bali Area kembali menggelar kampanye lingkungan bertajuk BAG! BAG! BAG (Bagi Bagi BAG) dengan membagikan tas belanja ramah lingkungan kepada masyarakat di Pasar Kreneng, Denpasar, Jumat (3/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju […]

  • Terjerat Kasus TPPO, Anggota Ditpolairud Polda Bali Diusulkan Dipecat dari Polri

    Terjerat Kasus TPPO, Anggota Ditpolairud Polda Bali Diusulkan Dipecat dari Polri

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Denpasar – Seorang anggota Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Bali berinisial I Putu S (32) diusulkan untuk diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) atau dipecat dari institusi Polri setelah terbukti bersalah dalam perkara tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Usulan PTDH tersebut diajukan oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Bali kepada Mabes Polri menyusul […]

  • FOX Hotel Jimbaran Beach Bali Hadirkan Pengalaman Menginap Mewah dengan Sentuhan Budaya Lokal

    FOX Hotel Jimbaran Beach Bali Hadirkan Pengalaman Menginap Mewah dengan Sentuhan Budaya Lokal

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 84Komentar

    Badung, 14 Juli 2025 — Menyatu dalam keindahan alam dan budaya Bali, FOX Hotel Jimbaran Beach Bali mempersembahkan pengalaman menginap yang menggabungkan kenyamanan modern dengan kehangatan khas Pulau Dewata. Terletak strategis di kawasan Jimbaran yang dikenal dengan pantai eksotis dan kuliner lautnya, hotel ini menjadi pilihan sempurna bagi wisatawan yang menginginkan relaksasi, petualangan, maupun perjalanan […]

  • Pegadaian Salurkan Rp275 Juta untuk Bangun Jembatan Raba Sa’u di Desa Mawu

    Pegadaian Salurkan Rp275 Juta untuk Bangun Jembatan Raba Sa’u di Desa Mawu

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Bantuan Program Pegadaian Peduli diarahkan untuk membuka akses yang lebih aman bagi warga dan anak-anak sekolah setelah puluhan tahun menanti jembatan yang layak. BIMA – Harapan masyarakat Desa Mawu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak mendapat dukungan dari PT Pegadaian (Persero). Melalui Program Pegadaian Peduli, Pegadaian Cabang Rasanae […]

expand_less