Breaking News
light_mode

Prof. Bagus Muljadi, Bangsa Besar Harus Bertumpu pada Warisan Intelektual Leluhur

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG — Seorang ilmuwan asal Indonesia yang berkiprah di tingkat internasional, Bagus Muljadi, menegaskan pentingnya membangun masa depan bangsa dengan berpijak pada warisan pengetahuan leluhur. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam puncak peringatan Hari Jadi Tatar Sunda yang digelar di halaman Gedung Sate pada 17 Mei 2026.

Acara bertajuk “Pajajaran Gugat – Tak Tentang Reruntuhannya, Tentang Kebangkitannya Kembali” itu menjadi momentum refleksi kebudayaan Sunda sekaligus ajakan untuk menghidupkan kembali martabat intelektual masyarakat Nusantara melalui pengetahuan tradisional.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Bagus menegaskan bahwa sebuah peradaban tidak mungkin tumbuh kuat jika tercerabut dari akar sejarah dan khazanah intelektualnya sendiri.

“Yang dibangkitkan bukan kerajaan secara politis, tetapi kesadaran budaya, karakter masyarakat, dan nilai-nilai pengetahuan yang diwariskan leluhur,” ujarnya di hadapan peserta acara.

Pernyataan itu disampaikan bertepatan dengan penyerahan simbolis “Ensiklopedia Ki Sunda” kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ensiklopedia tersebut disebut sebagai langkah konkret untuk mendokumentasikan sekaligus merevitalisasi pengetahuan tradisional Sunda agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang secara sistematis.

Menurut Prof. Bagus, Sunda bukan sekadar identitas etnis, melainkan sebuah peradaban yang sejak lama memiliki hubungan erat dengan ilmu pengetahuan, tata kehidupan, dan keseimbangan alam.

Ia juga menyoroti konsep “rasa” dalam tradisi Sunda yang dinilainya memiliki nilai saintifik dan relevan dengan perkembangan ilmu modern. Pengetahuan berbasis pengalaman leluhur itu disebut mampu diuji, diverifikasi, dan dikembangkan layaknya metodologi ilmiah kontemporer.

Pandangan tersebut sejalan dengan berkembangnya wacana global mengenai dekolonisasi pengetahuan atau decolonization of knowledge, yakni upaya mengakui sistem pengetahuan lokal dan masyarakat adat sebagai bagian penting dalam menjawab tantangan dunia modern.

Dalam konteks itu, pengetahuan tradisional dinilai memiliki kontribusi besar terhadap isu-isu global seperti konservasi lingkungan, mitigasi bencana, hingga ketahanan pangan. Nilai-nilai keseimbangan ekologis yang hidup dalam filosofi Sunda bahkan dianggap relevan untuk menjawab krisis iklim yang kini dihadapi dunia.

Prof. Bagus menyebut filosofi Sunda seperti “Alam Birahi, Alam Kiwari, dan Alam Poe Isuk” mengandung pandangan hidup tentang hubungan harmonis antara manusia, alam, dan masa depan. Prinsip tersebut dinilai menjadi alternatif terhadap pola pembangunan eksploitatif yang selama ini mendominasi dunia modern.

Sebagai bagian dari upaya memperluas pengaruh gagasan tersebut, “Ensiklopedia Ki Sunda” direncanakan diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris agar dapat diakses masyarakat internasional.

Melalui gagasan itu, Prof. Bagus mengajak masyarakat untuk melihat warisan leluhur bukan sebagai romantisme masa lalu, melainkan fondasi strategis dalam membangun masa depan bangsa yang berkarakter dan berdaya saing global.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baru 15 Persen Terbangun, KEK Kura Kura Bali Kejar Investasi Besar hingga 2029

    Baru 15 Persen Terbangun, KEK Kura Kura Bali Kejar Investasi Besar hingga 2029

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    BTID mencatat investasi terealisasi Rp1,79 triliun hingga triwulan II 2026. Sebanyak 19 proyek disiapkan, mulai dari marina internasional, hunian, pendidikan hingga Knowledge District. DENPASAR — Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali masih memiliki ruang pengembangan yang sangat luas. Dari total kawasan mencapai 498 hektare, pembangunan fisik hingga kini baru mencakup sekitar 15 persen. Kondisi […]

  • Pandangan Arya Pering Tentang Sosok Ketua Baru IHGMA Bali, Harmoni, Integritas, dan Kolaborasi Jadi Kunci

    Pandangan Arya Pering Tentang Sosok Ketua Baru IHGMA Bali, Harmoni, Integritas, dan Kolaborasi Jadi Kunci

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    Denpasar, Bali — Ketua Umum DPP Indonesian Hotel General Manager Association periode 2024–2027, I Gede Arya Pering Arimbawa, menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan baru IHGMA Bali yang dinilai harus mampu menjaga harmoni, integritas, serta memperkuat jejaring industri di tengah dinamika pariwisata global. Sebagai figur yang dikenal dengan filosofi kepemimpinan “Harmony”, Arya Pering menilai regenerasi dalam […]

  • Bali Flower Festival 2026 di KEK Kura Kura Bali Tembus 4.813 Pengunjung

    Bali Flower Festival 2026 di KEK Kura Kura Bali Tembus 4.813 Pengunjung

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Festival bunga yang digelar BTID bersama UID Bali Campus dan Omniflora melampaui target kunjungan serta memperkuat kolaborasi pelaku seni, florist, dan UMKM di Bali. DENPASAR – Bali Flower Festival (BFF) 2026 yang digelar di United in Diversity (UID) Bali Campus, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, mencatat antusiasme tinggi dari masyarakat. Selama dua hari […]

  • AS Tinggalkan PBB, Dunia Dihantui Bayang-Bayang Kekuatan Amerika

    AS Tinggalkan PBB, Dunia Dihantui Bayang-Bayang Kekuatan Amerika

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 29Komentar

    Washington — Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menarik AS dari puluhan organisasi internasional, termasuk lembaga-lembaga di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), tidak serta-merta mengurangi pengaruh Washington di panggung global. Sebaliknya, langkah ini justru memperkuat satu kenyataan: dunia tetap hidup dalam bayang-bayang ketakutan terhadap kekuatan besar Amerika, yang kini bergerak di luar sistem internasional tanpa ikatan […]

  • AMD Nyaris Dominasi Pasar Handheld Gaming PC Sejak Era Steam Deck

    AMD Nyaris Dominasi Pasar Handheld Gaming PC Sejak Era Steam Deck

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Sejak kemunculan Steam Deck yang mempopulerkan segmen handheld gaming PC, peta persaingan perangkat gim portabel berubah signifikan. Keberhasilan Steam Deck bukan hanya memunculkan tren baru, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi produsen lain untuk menggarap pasar yang sebelumnya dianggap niche. Di balik fenomena itu, AMD muncul sebagai pemain dominan berkat lini prosesor Ryzen […]

  • Misteri Wajan Raksasa, Ribuan Warga Tinggal di Perut Gunung Ijen Purba Play Button

    Misteri Wajan Raksasa, Ribuan Warga Tinggal di Perut Gunung Ijen Purba

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 13Komentar

    Bondowoso, Jawa Timur – Di balik keindahan alam Bondowoso, tersimpan fakta geologi yang mencengangkan. Ribuan warga di Kecamatan Ijen ternyata hidup di atas sebuah mahakarya alam purba, Kaldera Ijen Purba, cekungan vulkanik raksasa hasil letusan dahsyat ribuan tahun silam. Bagi masyarakat setempat, kawasan ini kerap dijuluki “wajan raksasa”. Namun secara ilmiah, istilah tersebut merujuk pada […]

expand_less