Breaking News
light_mode

Prof. Bagus Muljadi, Bangsa Besar Harus Bertumpu pada Warisan Intelektual Leluhur

  • account_circle Admin
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG — Seorang ilmuwan asal Indonesia yang berkiprah di tingkat internasional, Bagus Muljadi, menegaskan pentingnya membangun masa depan bangsa dengan berpijak pada warisan pengetahuan leluhur. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam puncak peringatan Hari Jadi Tatar Sunda yang digelar di halaman Gedung Sate pada 17 Mei 2026.

Acara bertajuk “Pajajaran Gugat – Tak Tentang Reruntuhannya, Tentang Kebangkitannya Kembali” itu menjadi momentum refleksi kebudayaan Sunda sekaligus ajakan untuk menghidupkan kembali martabat intelektual masyarakat Nusantara melalui pengetahuan tradisional.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Bagus menegaskan bahwa sebuah peradaban tidak mungkin tumbuh kuat jika tercerabut dari akar sejarah dan khazanah intelektualnya sendiri.

“Yang dibangkitkan bukan kerajaan secara politis, tetapi kesadaran budaya, karakter masyarakat, dan nilai-nilai pengetahuan yang diwariskan leluhur,” ujarnya di hadapan peserta acara.

Pernyataan itu disampaikan bertepatan dengan penyerahan simbolis “Ensiklopedia Ki Sunda” kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ensiklopedia tersebut disebut sebagai langkah konkret untuk mendokumentasikan sekaligus merevitalisasi pengetahuan tradisional Sunda agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang secara sistematis.

Menurut Prof. Bagus, Sunda bukan sekadar identitas etnis, melainkan sebuah peradaban yang sejak lama memiliki hubungan erat dengan ilmu pengetahuan, tata kehidupan, dan keseimbangan alam.

Ia juga menyoroti konsep “rasa” dalam tradisi Sunda yang dinilainya memiliki nilai saintifik dan relevan dengan perkembangan ilmu modern. Pengetahuan berbasis pengalaman leluhur itu disebut mampu diuji, diverifikasi, dan dikembangkan layaknya metodologi ilmiah kontemporer.

Pandangan tersebut sejalan dengan berkembangnya wacana global mengenai dekolonisasi pengetahuan atau decolonization of knowledge, yakni upaya mengakui sistem pengetahuan lokal dan masyarakat adat sebagai bagian penting dalam menjawab tantangan dunia modern.

Dalam konteks itu, pengetahuan tradisional dinilai memiliki kontribusi besar terhadap isu-isu global seperti konservasi lingkungan, mitigasi bencana, hingga ketahanan pangan. Nilai-nilai keseimbangan ekologis yang hidup dalam filosofi Sunda bahkan dianggap relevan untuk menjawab krisis iklim yang kini dihadapi dunia.

Prof. Bagus menyebut filosofi Sunda seperti “Alam Birahi, Alam Kiwari, dan Alam Poe Isuk” mengandung pandangan hidup tentang hubungan harmonis antara manusia, alam, dan masa depan. Prinsip tersebut dinilai menjadi alternatif terhadap pola pembangunan eksploitatif yang selama ini mendominasi dunia modern.

Sebagai bagian dari upaya memperluas pengaruh gagasan tersebut, “Ensiklopedia Ki Sunda” direncanakan diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris agar dapat diakses masyarakat internasional.

Melalui gagasan itu, Prof. Bagus mengajak masyarakat untuk melihat warisan leluhur bukan sebagai romantisme masa lalu, melainkan fondasi strategis dalam membangun masa depan bangsa yang berkarakter dan berdaya saing global.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sampah Bali! Komang Takuaki Banuartha: “Jangan Jadikan Masyarakat Korban Kepanikan Kebijakan”

    Sampah Bali! Komang Takuaki Banuartha: “Jangan Jadikan Masyarakat Korban Kepanikan Kebijakan”

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    GIANYAR — Persoalan sampah di Bali kembali menjadi sorotan. Politisi Bali, Komang Takuaki Banuartha, menilai penanganan sampah di Pulau Dewata saat ini sudah berada pada tahap mengkhawatirkan dan bahkan bisa menjadi “bom waktu” yang seharusnya telah diantisipasi sejak satu dekade lalu. Menurutnya, larangan sistem open dumping yang sudah diberlakukan sejak tahun 2008 seharusnya menjadi momentum […]

  • WHAT’s NEXT, MR. PRESIDENT ?

    WHAT’s NEXT, MR. PRESIDENT ?

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    JAKARTA – Saya pernah mendukung mantan Presiden Joko Widodo – yang pernah mengunjungi kediaman saya saat berkampanye menjadi Gubernur DKI tahun 2012 – tahun 2014, meski tidak mencoblos karena ketidakpercayaan saya dengan sistem demokrasi liberal kebablasaan. Namun belum satu tahun Jokowi memerintah, pupus harapan saya terhadap beliau karena dilanggarnya beberapa “pakem” seorang satria yang saya […]

  • Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Tiga WN Irak Pengguna Paspor Belgia Palsu

    Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Tiga WN Irak Pengguna Paspor Belgia Palsu

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    BADUNG – Petugas Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai menggagalkan dugaan upaya masuk ilegal oleh tiga warga negara (WN) Irak yang menggunakan paspor Belgia palsu. Ketiganya merupakan satu keluarga yang tiba melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Kecurigaan bermula saat petugas melakukan profiling terhadap dokumen perjalanan para […]

  • Dana Murah Jepang Mulai Surut, Ketergantungan Ekonomi Indonesia Dipertanyakan

    Dana Murah Jepang Mulai Surut, Ketergantungan Ekonomi Indonesia Dipertanyakan

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Selama bertahun-tahun, stabilitas ekonomi Indonesia ternyata tidak sepenuhnya bertumpu pada kekuatan internal. Di balik relatif stabilnya nilai tukar rupiah dan ringannya beban utang, terdapat aliran dana murah dari Jepang melalui skema yen carry trade—sebuah praktik finansial global yang jarang dibicarakan secara terbuka. Dengan suku bunga Jepang yang selama lama berada di level sangat […]

  • Polemik Surat Keputusan Bupati Buton Tengah dan Kriminalisasi Aparatur Sipil Negara

    Polemik Surat Keputusan Bupati Buton Tengah dan Kriminalisasi Aparatur Sipil Negara

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Buton Tengah – Keputusan Bupati Buton Tengah Nomor 116 Tahun 2026 tentang pembentukan Tim Pemeriksa Pelanggaran Disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) seharusnya menjadi instrumen hukum yang menjamin tegaknya disiplin birokrasi. Namun, keputusan ini justru menimbulkan kontroversi karena dianggap sarat kepentingan pribadi dan berpotensi mengkriminalisasi Sekretaris Daerah Buton Tengah, H. Konstantinus Bukide, S.H., M.Si. Dalam konteks […]

  • Mulai Januari 2026, BULOG Bali Siap Serap Gabah Petani

    Mulai Januari 2026, BULOG Bali Siap Serap Gabah Petani

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Denpasar – Perum BULOG Kantor Wilayah Bali menegaskan kesiapan untuk menyerap Gabah Kering Panen (GKP) dari petani mulai Januari 2026. Kegiatan penyerapan gabah ini dilakukan langsung di tingkat petani sebagai langkah konkret dan gerak cepat BULOG Bali dalam mendukung program pemerintah. Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Bali, M. Anwar, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk […]

expand_less