Parasit Laut Cymothoa Exigua, Makhluk yang Menggantikan Lidah Ikan untuk Bertahan Hidup
- account_circle Admin
- calendar_month 17 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta — Dunia bawah laut kembali menyuguhkan fakta biologis yang mencengangkan. Seekor parasit laut bernama Cymothoa exigua dikenal sebagai satu-satunya organisme di dunia yang mampu menggantikan lidah inangnya demi mempertahankan hidup.
Cymothoa exigua merupakan sejenis isopoda parasit yang menyerang ikan-ikan laut, terutama di perairan tropis dan subtropis. Parasit ini memasuki tubuh ikan melalui insang, lalu perlahan bermigrasi menuju rongga mulut tanpa disadari inangnya.
Proses invasi berlangsung secara bertahap. Parasit tersebut menempel pada lidah ikan dan mengisap aliran darah hingga jaringan lidah mengalami nekrosis atau kematian. Dalam kondisi normal, kehilangan organ vital akan berujung pada kematian inang. Namun, Cymothoa exigua justru melakukan mekanisme yang jarang ditemukan di alam.
Setelah lidah ikan mati dan terlepas, parasit ini menempatkan dirinya pada posisi yang sama, melekat pada otot dan pembuluh darah di rongga mulut. Sejak saat itu, Cymothoa exigua berfungsi sebagai “lidah pengganti”, memungkinkan ikan tetap menangkap dan menelan makanan.
Para ahli biologi kelautan menyebut hubungan ini sebagai bentuk parasitisme unik, di mana inang tetap hidup dan berfungsi normal meski organ vitalnya telah digantikan. Ikan yang terinfeksi masih mampu berenang, makan, dan bertahan hidup, meskipun seluruh aktivitas lidahnya kini sepenuhnya bergantung pada parasit tersebut.
Fenomena ini menjadikan Cymothoa exigua salah satu parasit paling ekstrem yang pernah tercatat. Alih-alih membunuh inang secara langsung, organisme ini memilih strategi bertahan hidup dengan mengambil alih fungsi organ tubuh inang secara permanen.
Keberadaan Cymothoa exigua menjadi pengingat bahwa ekosistem laut menyimpan mekanisme evolusi yang luar biasa kompleks. Di balik keindahan lautan, terdapat makhluk-makhluk dengan strategi hidup yang menantang pemahaman manusia tentang hubungan antara parasit dan inang.
Para peneliti menilai studi tentang parasit ini penting untuk memahami adaptasi ekstrem dalam biologi laut, sekaligus memperkaya pengetahuan tentang keseimbangan alam yang terbentuk melalui proses evolusi panjang.
Editor – Ray

Join forces with us and profit from every click!
10 Februari 2026 8:42 PM