Breaking News
light_mode

Naluri Prostitusi Terungkap! Ketika Monyet Yale Memahami Uang dan Menjual Layanan Seks

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Sebuah eksperimen perilaku yang dilakukan para peneliti di Yale University membuka bab baru dalam pemahaman tentang asal-usul perilaku ekonomi.

Dalam penelitian yang kini kerap dikutip di berbagai literatur akademik itu, sekelompok monyet kapusin diperkenalkan pada konsep mata uang sederhana berupa koin token yang dapat ditukarkan dengan makanan favorit mereka.

Hasilnya jauh melampaui dugaan awal. Para monyet tidak hanya mampu memahami fungsi token sebagai alat tukar, tetapi juga menunjukkan perilaku yang selama ini dianggap khas manusia.

Mereka belajar “bekerja” untuk mendapatkan koin, menyimpannya untuk digunakan kemudian, hingga melakukan tawar-menawar demi memperoleh makanan yang lebih disukai. Dalam waktu singkat, ekosistem ekonomi mini pun terbentuk di dalam kandang penelitian.

Namun temuan paling mengejutkan justru muncul di luar skenario eksperimen. Para peneliti mengamati satu kasus ketika seekor monyet menggunakan koin token untuk mendapatkan layanan seksual dari monyet lain.

Usai transaksi tersebut, monyet yang menerima koin segera menukarkannya dengan anggur, salah satu makanan paling berharga dalam sistem token tersebut. Peristiwa ini memicu diskusi luas karena menunjukkan bahwa ketika konsep uang dipahami, bentuk transaksi sosial yang kompleks dapat muncul secara spontan, bahkan pada hewan.

Temuan ini memberikan gambaran baru bagi para ahli ekonomi dan psikologi perilaku tentang akar naluri bertransaksi. Monyet kapusin dalam eksperimen tersebut tidak hanya menggunakan alat tukar untuk memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga untuk kepentingan sosial. Hal ini menantang pandangan lama bahwa perilaku ekonomi sepenuhnya merupakan produk konstruksi budaya manusia.

Meski terdengar unik dan mengundang senyum, para peneliti menegaskan bahwa implikasi studi ini sangat serius. Eksperimen tersebut menunjukkan betapa kuatnya pengaruh insentif terhadap perilaku makhluk hidup. Dalam waktu singkat, kehadiran “uang” mampu mengubah pola interaksi sosial, memunculkan kerja sama, persaingan, bahkan bentuk-bentuk pertukaran yang tak terduga.

Hingga kini, studi monyet kapusin Yale kerap dijadikan rujukan untuk menjelaskan sifat dasar keserakahan, negosiasi, dan perdagangan.

Pesan utamanya sederhana namun tajam, ketika konsep uang diperkenalkan, perubahan perilaku bukanlah soal budaya semata, melainkan bagian dari naluri yang lebih dalam naluri yang ternyata tidak hanya dimiliki manusia.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (4)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ancaman Kecil di Alam Terbuka, Kutu Tick Berkembang Biak Cepat dan Mengintai Manusia

    Ancaman Kecil di Alam Terbuka, Kutu Tick Berkembang Biak Cepat dan Mengintai Manusia

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Kutu jenis tick dikenal sebagai parasit kecil yang hidup dengan cara menghisap darah dari inangnya. Hewan seperti anjing, sapi, kucing, hingga rusa menjadi target utama, namun manusia juga berisiko terinfeksi, terutama saat beraktivitas di alam terbuka seperti hutan, padang rumput, atau area semak belukar. Parasit ini umumnya menempel pada bagian tubuh yang memiliki […]

  • Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan di Kuta Selatan Terkuak, Eks Karyawan Beberkan Sistem Kerja “Abu-Abu” dan Intimidasi

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan di Kuta Selatan Terkuak, Eks Karyawan Beberkan Sistem Kerja “Abu-Abu” dan Intimidasi

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 99Komentar

    Badung, Bali — Dugaan pelanggaran ketenagakerjaan mencuat di kawasan Jalan Labuansait, Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Seorang mantan karyawan berinisial R.M.C.A. mengungkap sejumlah praktik yang dinilai tidak profesional, merugikan pekerja, hingga mengarah pada intimidasi di lingkungan kerja. Dalam keterangannya pada Kamis (3/4/2026), R.M.C.A. memaparkan bahwa persoalan bermula dari struktur perusahaan yang dinilai tidak jelas dalam pembagian […]

  • Rocky Gerung Ikut Racik Kopi Tanpa Baju di Warkop Legendaris Pontianak

    Rocky Gerung Ikut Racik Kopi Tanpa Baju di Warkop Legendaris Pontianak

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    PONTIANAK — Pemandangan tak biasa terjadi di Warung Kopi Asiang. Pengamat politik Rocky Gerung terlihat meracik kopi langsung di balik meja seduh, bahkan tampil tanpa mengenakan baju, mengikuti gaya khas pemilik warkop legendaris tersebut. Momen ini berlangsung di sela kunjungan Rocky Gerung ke Pontianak dalam rangka menghadiri Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) Partai Hanura yang digelar […]

  • Megawati Sempat Ingatkan Jokowi, Whoosh Tidak Urgensi Ketimbang Pangan dan Pupuk

    Megawati Sempat Ingatkan Jokowi, Whoosh Tidak Urgensi Ketimbang Pangan dan Pupuk

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto kembali menyinggung polemik utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh. Ia mengungkapkan bahwa Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, sejak awal telah mempertanyakan urgensi pembangunan proyek tersebut. Hasto mengatakan, Megawati berulang kali menekankan agar pemerintah lebih memprioritaskan kebutuhan rakyat, seperti sektor pendidikan, pembangunan […]

  • Sorotan Kesewenangan dan Dugaan Tebang Pilih Pemerintah Bali dalam Kasus Lift Kaca Kelingking

    Sorotan Kesewenangan dan Dugaan Tebang Pilih Pemerintah Bali dalam Kasus Lift Kaca Kelingking

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 13Komentar

    DENPASAR – Keputusan Gubernur Bali Wayan Koster memerintahkan pembongkaran total proyek Lift Kaca Kelingking di Nusa Penida kembali memicu sorotan publik terkait dugaan kesewenangan dan tebang pilih dalam penegakan aturan. Publik menilai, langkah tegas tersebut tercoreng oleh fakta bahwa sejumlah fasilitas serupa di lokasi lain tetap dibiarkan beroperasi tanpa sorotan yang sama kerasnya. Sebelumnya, proyek […]

  • Kejagung Akui Minim Penyelidikan Korupsi, Masyarakat Minta Kejati Bali Bergerak di Kasus Tahura

    Kejagung Akui Minim Penyelidikan Korupsi, Masyarakat Minta Kejati Bali Bergerak di Kasus Tahura

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    Bagian 2 DENPASAR – Mulai bergulirlah pertanyaan demi pertanyaan yang krusial, proyek misterius tanpa papan nama dan uang dari mana serta untuk siapa semua proyek milyaran itu. Tidak adanya papan nama proyek yang menjelaskan sumber dana, kontraktor pelaksana, atau nilai anggaran yang merupakan inisiatif Desa Adat Sidakarya yang difasilitasi pemerintah, yakni Dinas Kehutanan Dan Lingkungan […]

expand_less