Breaking News
light_mode

Indonesia-AS Sepakati Tarif Resiprokal 19%, Peluang Ekspor Terbuka, Industri Diminta Waspada

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA — Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat menyepakati penurunan tarif resiprokal atas produk Indonesia yang masuk ke pasar AS menjadi 19%, dari sebelumnya 32%. Sebagai imbal balik, Indonesia menghapus lebih dari 99% hambatan tarif bagi produk asal AS di berbagai sektor. Kesepakatan ini diteken oleh Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dan Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer pada Jumat (20/02) pagi WIB, setelah melalui proses negosiasi berbulan-bulan.

Dalam konferensi pers yang disiarkan Sekretariat Presiden, Airlangga menyebut perjanjian akan berlaku 90 hari setelah proses hukum di kedua negara rampung dan akan dikonsultasikan dengan DPR. Ia menegaskan filosofi kesepakatan ini adalah saling menguntungkan dan mendorong “era keemasan” kedua negara.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, sebanyak 1.819 pos tarif produk Indonesia memperoleh fasilitas, termasuk sektor kelapa sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, elektronik, semikonduktor, hingga alat pesawat terbang. Sejumlah produk bahkan mendapat tarif 0%, termasuk sektor tekstil dan apparel melalui skema tariff-rate quota (TRQ). Pemerintah mengklaim kebijakan ini berpotensi memberi manfaat langsung bagi sekitar 4 juta pekerja dan berdampak pada lebih dari 20 juta masyarakat.

Di sisi lain, Indonesia membebaskan tarif masuk atas lebih dari 99% produk AS, mencakup produk pertanian, kesehatan, makanan laut, teknologi informasi dan komunikasi, otomotif, serta bahan kimia. Pemerintah AS melalui Gedung Putih menyebut penurunan tarif ini disertai komitmen Indonesia untuk membeli komoditas energi AS senilai US$15 miliar, produk aviasi dari Boeing US$13,5 miliar, serta produk pertanian US$4,5 miliar.

Selain itu, pemerintah menandatangani 11 nota kesepahaman (MoU) dengan nilai sekitar US$38,4 miliar atau setara Rp648,19 triliun. Salah satunya kerja sama dengan Freeport-McMoRan untuk perpanjangan izin dan perluasan operasi tambang di Grasberg, Papua.

Airlangga menjelaskan negosiasi telah berlangsung sejak pengumuman kebijakan tarif resiprokal AS pada April 2025. Indonesia mengirim empat surat resmi dan melakukan tujuh kali kunjungan ke Washington serta lebih dari 19 pertemuan teknis dengan USTR. Ia juga menegaskan kesepakatan ini murni fokus pada perdagangan dan tidak mencakup isu non-ekonomi seperti pertahanan atau kerja sama nuklir.

Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) dan CEO Danantara Rosan Roeslani (kedua kiri), Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kiri) memberikan sambutan saat Bussines Summit di Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/02). Sumber gambar,ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak.

Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) dan CEO Danantara Rosan Roeslani (kedua kiri), Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kiri) memberikan sambutan saat Bussines Summit di Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/02). Sumber gambar,ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak.

Dunia Usaha Sambut Peluang, Soroti Keseimbangan

Ketua Umum Apindo, Shinta Kamdani, mengatakan dunia usaha dilibatkan sejak awal proses negosiasi. Menurutnya, kesepakatan ini membuka peluang memperkuat rantai pasok dan meningkatkan daya saing ekspor nasional, namun sangat bergantung pada kesiapan domestik.

Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembukaan pasar dan perlindungan industri padat karya, ketelitian aturan teknis seperti rules of origin, serta perbaikan iklim usaha melalui penyederhanaan regulasi dan efisiensi biaya produksi.

Sementara itu, Direktur Eksekutif API Danang Girindrawardana dan Direktur Eksekutif Aprisindo Yoseph Billie menyatakan masih menelaah dampak detail kesepakatan terhadap industri tekstil dan alas kaki.

Presiden Donald Trump dan Presiden Prabowo Subianto berpose untuk foto bersama, 13 Oktober 2025 di Sharm El-Sheikh, Mesir. Suzanne Plunkett - Pool / Getty Images.

Presiden Donald Trump dan Presiden Prabowo Subianto berpose untuk foto bersama, 13 Oktober 2025 di Sharm El-Sheikh, Mesir. Suzanne Plunkett – Pool / Getty Images.

Ekonom Ingatkan Risiko Neraca Dagang dan TKDN

Ekonom Universitas Indonesia, Telisa Falianty, menilai kesepakatan ini harus dimanfaatkan optimal, terutama fasilitas tarif 0% untuk produk padat karya. Namun ia mengingatkan pentingnya menjaga surplus neraca dagang agar tidak berbalik defisit yang dapat menekan nilai tukar rupiah dan APBN.

Telisa juga menyoroti pengecualian kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) bagi produk AS. Hal ini dikhawatirkan menjadi preseden bagi negara lain untuk meminta perlakuan serupa.

Pandangan serupa disampaikan Direktur Eksekutif CORE, Muhammad Faisal. Ia menilai pengecualian TKDN berpotensi bertentangan dengan agenda industrialisasi nasional. Selain itu, ia mengkritisi pengecualian tarif yang lebih banyak menyasar komoditas mentah seperti sawit, kopi, dan kakao, yang dinilai kurang mendorong hilirisasi dibandingkan negara pesaing seperti Vietnam.

Di sisi lain, praktisi hubungan internasional Dinna Prapto Raharja menilai proses diplomasi seharusnya lebih transparan, terutama menyangkut dampaknya terhadap APBN dan dunia usaha. Ia berpendapat keterbukaan dapat memperkuat posisi tawar Indonesia dalam negosiasi.

Kesepakatan tarif dagang ini membuka peluang ekspor yang lebih luas ke pasar AS, namun sekaligus menuntut kesiapan industri nasional dan konsistensi kebijakan agar manfaatnya tidak tergerus oleh tekanan impor dan tantangan struktural di dalam negeri.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Riset Doktor UNUD Ungkap Rahasia Kulit Buah Naga dan Ciplukan, Tingkatkan Kualitas Daging Itik Bali

    Riset Doktor UNUD Ungkap Rahasia Kulit Buah Naga dan Ciplukan, Tingkatkan Kualitas Daging Itik Bali

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    DENPASAR – Promovendus Tjokorda Istri Agung Sry Ardani, S.Pt., M.Pt., dalam Program Studi Doktor (S3) Ilmu Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Udayana (UNUD) mempertahankan disertasinya dengan mengambil tema, Sinergi Ekstrak kulit buah Naga (Hylocereus Polyrhizus) dan Ciplukan (Psysalis anggulata. L) Terhadap Produktivitas dan Status Fisiologi Pada Itik Bali, dihadapan para promotor dan penguji, 7 Agustus 2025. […]

  • Polemik BPJS PBI Nonaktif, Ancaman Nyata bagi Pasien Cuci Darah

    Polemik BPJS PBI Nonaktif, Ancaman Nyata bagi Pasien Cuci Darah

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta — Polemik penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) kembali menuai sorotan publik. Kebijakan tersebut dinilai berdampak serius terhadap kelompok rentan, terutama pasien cuci darah yang sangat bergantung pada jaminan kesehatan negara. Sorotan tajam disampaikan Purbaya yang menilai penonaktifan PBI tanpa mekanisme transisi dan perlindungan khusus bagi pasien penyakit kronis telah memunculkan persoalan […]

  • Koalisi Advokasi Bali untuk Demokrasi Soroti Dugaan Kriminalisasi Aktivis dalam Sidang Tomy Priatna Wiria

    Koalisi Advokasi Bali untuk Demokrasi Soroti Dugaan Kriminalisasi Aktivis dalam Sidang Tomy Priatna Wiria

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Denpasar, 29 Maret 2026 — Sidang kedua perkara yang menjerat aktivis muda Tomy Priatna Wiria berubah menjadi panggung kritik terhadap praktik penegakan hukum. Koalisi Advokasi Bali untuk Demokrasi menilai proses hukum yang berlangsung bukan sekadar perkara pidana, melainkan bagian dari upaya membatasi hak-hak fundamental warga negara. Dalam pernyataan resminya, perwakilan koalisi, I Made “Ariel” Suardana […]

  • FKIK Unwar Gelar PkM Cegah Penyakit Tular Nyamuk di Bangli, Sejalan dengan Riset mRNA Antiviral Berkelas Dunia Play Button

    FKIK Unwar Gelar PkM Cegah Penyakit Tular Nyamuk di Bangli, Sejalan dengan Riset mRNA Antiviral Berkelas Dunia

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    BANGLI – Upaya pencegahan penyakit tular nyamuk terus diperkuat oleh Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa (Unwar) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Puri Dencarik, Bangli, Sabtu (15/11/2025). Kegiatan ini menjadi respons atas masih tingginya kasus demam berdarah dengue (DBD), chikungunya, hingga ancaman penyakit arbovirus lain yang ditularkan melalui gigitan nyamuk betina. […]

  • Sidang Jro Kepisah! Turah Oka Sebut Ada Mediator Minta 20% Bagian Tanah untuk Damai

    Sidang Jro Kepisah! Turah Oka Sebut Ada Mediator Minta 20% Bagian Tanah untuk Damai

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR – Sidang lanjutan dugaan pemalsuan silsilah pihak keluarga Jro Kepisah, terdakwa Anak Agung Ngurah Oka (Turah Oka) dengan agenda sidang pembelaan menyebutkan bahwa keluarga Jro Kepisah tidak ada yang protes mengenai nama leluhurnya. Tentu jelas, bagi orang Bali tidak mungkin mengklaim leluhur orang lain semudah itu apalagi menyangkut keluarga besarnya. Bila itu dilakukan tentu […]

  • Jika Oksigen Menghilang 5 Detik, Dunia Bisa Runtuh

    Jika Oksigen Menghilang 5 Detik, Dunia Bisa Runtuh

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta, 7 Juli 2025 – Mungkin terdengar sepele, tapi jika oksigen di Bumi menghilang hanya selama lima detik, dampaknya akan sangat mengerikan dan bisa melumpuhkan seluruh sistem kehidupan serta infrastruktur planet ini. Para ilmuwan mengungkapkan skenario mengejutkan yang menunjukkan betapa pentingnya oksigen bagi keberlangsungan hidup dan stabilitas Bumi. Salah satu dampak paling mencengangkan adalah hancurnya […]

expand_less