Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan di Kuta Selatan Terkuak, Eks Karyawan Beberkan Sistem Kerja “Abu-Abu” dan Intimidasi
- account_circle Admin
- calendar_month 16 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Badung, Bali — Dugaan pelanggaran ketenagakerjaan mencuat di kawasan Jalan Labuansait, Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Seorang mantan karyawan berinisial R.M.C.A. mengungkap sejumlah praktik yang dinilai tidak profesional, merugikan pekerja, hingga mengarah pada intimidasi di lingkungan kerja.
Dalam keterangannya pada Kamis (3/4/2026), R.M.C.A. memaparkan bahwa persoalan bermula dari struktur perusahaan yang dinilai tidak jelas dalam pembagian kewenangan. Ia menyebut terdapat tiga entitas yang saling terhubung, yakni PT Melali sebagai induk perusahaan, serta dua tenant operasional, Rahmana dan CV Buda Dharma Jaya.
Menurutnya, secara administratif seluruh karyawan berada di bawah kendali satu pihak berinisial Y., namun dalam praktik operasional, perintah kerja kerap datang dari pihak lain. Kondisi ini, kata dia, menimbulkan kebingungan sekaligus konflik internal.
“Secara struktur terlihat rapi, tapi di lapangan berbeda. Yang memberi perintah dan yang bertanggung jawab tidak selalu sama,” ujarnya.
Situasi disebut mulai memburuk setelah pergantian manajemen HRD kepada sosok berinisial F. Sejumlah kebijakan baru diterapkan tanpa sosialisasi, termasuk penghapusan uang makan yang sebelumnya menjadi bagian dari pendapatan rutin karyawan.
“Uang makan itu sudah masuk dalam perhitungan gaji. Ketika dihapus, penghasilan otomatis berkurang,” kata R.M.C.A.
Kebijakan tersebut, lanjutnya, memicu gelombang pengunduran diri di berbagai divisi. Namun, alih-alih melakukan rekrutmen ulang, manajemen justru membebankan pekerjaan tambahan kepada karyawan yang tersisa.
“Ada yang merangkap tugas di luar job desk. Ini bukan efisiensi, tapi pemaksaan kerja,” tegasnya.
Puncak persoalan terjadi pada akhir Februari 2026 saat gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) dilakukan. R.M.C.A. mengaku diberhentikan secara verbal oleh seorang oknum warga negara asing berinisial J., tanpa disertai surat resmi pada saat itu.
Beberapa waktu kemudian, surat PHK diterbitkan dengan tanda tangan pihak lain, yakni Y. Hal ini dinilai menunjukkan ketidaksesuaian antara struktur organisasi dan pelaksanaan di lapangan.
“Yang memecat J., tapi yang menandatangani Y. Ini menimbulkan pertanyaan besar,” ungkapnya.
Dalam dokumen resmi, PHK disebut dilakukan atas dasar performa dan efisiensi. Namun R.M.C.A. menilai tidak pernah ada evaluasi kinerja yang transparan. Ia bahkan mengaku mendapat pernyataan langsung bahwa keputusan tersebut dipengaruhi kondisi internal perusahaan.
Selain itu, ia juga menyoroti dugaan pelanggaran hak karyawan, khususnya bagi pekerja dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Menurutnya, kompensasi yang diberikan tidak sesuai ketentuan.
“Seharusnya dibayar sesuai sisa kontrak, tapi yang diterima hanya satu bulan gaji,” katanya.
R.M.C.A. mengklaim dirinya memperoleh hak penuh setelah melakukan upaya hukum, sementara karyawan lain memilih diam karena tekanan dan minimnya pemahaman.
Tak hanya aspek administratif, ia juga mengungkap adanya tekanan psikologis di lingkungan kerja. Ia menggambarkan suasana rapat internal yang diwarnai tindakan tidak profesional, seperti berteriak hingga menunjuk karyawan secara intimidatif.
Situasi semakin tegang pasca-PHK, dengan adanya pihak-pihak yang berjaga di lokasi kerja, yang menurutnya menimbulkan rasa tidak aman bagi karyawan.
Sorotan juga diarahkan kepada peran HRD yang dinilai tidak menjalankan fungsi perlindungan tenaga kerja secara optimal. Bahkan, disebut terdapat pernyataan yang dianggap merendahkan karyawan yang ingin melapor ke dinas terkait.
Kasus kecelakaan kerja turut menjadi perhatian. R.M.C.A. mengaku harus membantu langsung rekan kerja yang mengalami kecelakaan akibat lambatnya respons perusahaan.
Dengan berbagai kejadian tersebut, ia menilai sistem kerja di perusahaan tersebut sudah tidak sehat dan membutuhkan perhatian serius dari pihak berwenang.
“Ini bukan hanya soal saya, tapi banyak orang. Kalau tidak ditindak, akan ada korban berikutnya,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen perusahaan yang disebut dalam laporan masih belum menjawab atau memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut.
Editor – Ray

Yes! Finally something about Pte Trainer Certification.
6 April 2026 5:19 PMI got this website from my pal who shared with me concerning this website and at the moment this time I
am visiting this web page and reading very informative
articles at this time.
Feel free to surf to my web-site; Buy PTE Certificate Without Exams
6 April 2026 5:07 PMThanks for sharing your thoughts on where to buy fake and real visas online germany and austria.
Regards
6 April 2026 4:50 PMWhat’s up, just wanted to say, I loved this article. It was funny.
Keep on posting!
Also visit my homepage :: fake uk passport for sale
6 April 2026 4:26 PMPretty nice post. I just stumbled upon your weblog and wished to say that I have truly enjoyed
surfing around your blog posts. In any case I will be subscribing to your feed and I hope you write again very soon!
Also visit my blog post … buy australian passport online fast
6 April 2026 4:02 PMPretty great post. I simply stumbled upon your
blog and wanted to mention that I’ve truly loved surfing around your blog
posts. In any case I’ll be subscribing for your feed and I
hope you write once more very soon!
Also visit my web site; buy genuine driver’s license online
6 April 2026 3:26 PMIt’s a pity you don’t have a donate button! I’d without a doubt donate to
this fantastic blog! I guess for now i’ll settle for bookmarking and adding your RSS feed to my Google
account. I look forward to brand new updates and will share this blog with my Facebook group.
Talk soon!
my web-site … fake malaysia id
6 April 2026 3:09 PMThanks for another informative web site. Where else could I am getting that kind of information written in such an ideal method?
I’ve a project that I am simply now operating on, and I have been on the
look out for such information.
Feel free to visit my blog: buy fake passport online
6 April 2026 2:19 PMHi, I do believe this is a great site. I stumbledupon it 😉 I will
come back yet again since I book marked it.
Money and freedom is the greatest way to change, may you be
rich and continue to guide other people.
Feel free to surf to my web page – buy legit documents and certificate online
6 April 2026 2:14 PMyou are truly a good webmaster. The website loading pace is
incredible. It kind of feels that you’re doing any distinctive trick.
Also, The contents are masterpiece. you’ve done a fantastic task on this topic!
Also visit my web page – global prime academy
6 April 2026 1:49 PMIncredible points. Solid arguments. Keep up the amazing effort.
my page; iptv
6 April 2026 1:46 PMHey there! Do you know if they make any plugins to help
with Search Engine Optimization? I’m trying to get my
blog to rank for some targeted keywords but I’m not seeing very good results.
If you know of any please share. Cheers!
Here is my site; Global Prime Academy
6 April 2026 1:31 PMThis site truly has all the information and facts I wanted about this subject and didn’t know who
to ask.
Feel free to visit my web-site :: Buy PTE Certificate
6 April 2026 12:57 PMI simply could not go away your website prior to suggesting that I really enjoyed the usual info an individual provide
on your guests? Is going to be again incessantly to check out new
posts
my web page; Upgrade PTE Certificate Band Score
6 April 2026 12:03 PMIf you want to get a great deal from this post then you have to apply these techniques to your won web
site.
My web-site: Los Angeles Domestic Violence Lawyers
6 April 2026 10:46 AMI’m really enjoying the design and layout of your site.
It’s a very easy on the eyes which makes it much more enjoyable for me to come here and visit more often.
Did you hire out a developer to create your theme?
Excellent work!
Visit my web site :: führerschein polen kaufen
6 April 2026 5:54 AM