Breaking News
light_mode

Akses Jalan Tani Subak Munggu Diperlebar, Posko Dibongkar Sukarela

  • account_circle Ray
  • calendar_month 19 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADUNG – Polemik akses menuju lahan pertanian Subak Munggu, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Badung, berakhir dengan kesepakatan. Posko yang sebelumnya berada di area akses dibongkar secara sukarela sehingga jalan menuju lahan pertanian dapat diperlebar dan kembali dimanfaatkan petani serta warga.

Pembongkaran secara simbolis berlangsung pada Selasa (15/9/2026). Proses tersebut disaksikan sejumlah pihak, di antaranya Satpol PP Bali, DPRD Bali, DPRD Badung, Camat Mengwi, Perbekel Munggu, Bendesa Adat Munggu, serta Pekaseh Subak Munggu.

Kasatpol PP Bali I Dewa Nyoman Rai Dharmadi menegaskan, pembongkaran tersebut bukan merupakan tindakan penertiban oleh Satpol PP. Menurutnya, pembongkaran dilakukan atas kesediaan penyewa lahan, Dewa Made Merta Sedana.

“Beliau sudah memberikan kesediaannya dan kesadaran diri dalam rangka kebutuhan masyarakat, petani, dan keberlanjutan pertanian,” ujar Dharmadi.

Lahan yang menjadi lokasi tersebut merupakan aset Pemerintah Provinsi Bali dengan Sertifikat Hak Pakai (SHP) Nomor 25. Sebelumnya, lahan itu disewakan kepada Dewa Made Merta Sedana.

Dalam penyelesaian tersebut, akses jalan tani yang sebelumnya hanya memiliki lebar sekitar 1,5 meter mendapat tambahan lahan berukuran 2 meter x 16 meter. Dengan penambahan tersebut, akses menuju lahan pertanian di belakang lokasi menjadi lebih leluasa bagi petani dan warga yang berkepentingan.

Dharmadi menegaskan, akses yang dibuka tersebut diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat dan petani, khususnya mereka yang memiliki lahan pertanian di kawasan tersebut.

“Ini untuk masyarakat, untuk petani yang mempunyai kepentingan terhadap lahan pertanian, bukan untuk pengembang,” tegasnya.

Sementara itu, persoalan yang berkaitan dengan pembangunan maupun perizinan pengembang di kawasan tersebut berada dalam ranah kewenangan Pemerintah Kabupaten Badung.

Dewa Made Merta Sedana, yang akrab disapa Ajik Toyota, menyampaikan bahwa sejak awal dirinya tidak memiliki maksud untuk menutup akses petani menuju lahan pertanian.

Menurutnya, portal yang sebelumnya terpasang digunakan untuk mengamankan aset yang berada dalam penguasaannya sebagai penyewa lahan.

Ajik Toyota juga mengklaim telah menyuarakan persoalan terkait dugaan alih fungsi lahan sejak 2025. Ia menyebut upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk dorongan agar lahan pertanian yang masuk dalam kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) tetap mendapatkan perlindungan.

Dengan adanya kesepakatan dan pembongkaran posko tersebut, akses menuju lahan pertanian di belakang lokasi kini dapat kembali digunakan oleh petani, pekaseh, maupun warga yang memiliki sawah di kawasan Subak Munggu.

Penyelesaian ini sekaligus menjadi langkah untuk memastikan aktivitas pertanian tetap dapat berlangsung di tengah dinamika pemanfaatan lahan di kawasan Munggu.

Ke depan, keberadaan akses jalan tani tersebut diharapkan tetap dipertahankan untuk kepentingan petani dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain di luar fungsi akses pertanian.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawa Kamera Marah-Marah Tegakkan Aturan, Wamenaker Immanuel Ebenezer eh Justru Terjaring OTT KPK

    Bawa Kamera Marah-Marah Tegakkan Aturan, Wamenaker Immanuel Ebenezer eh Justru Terjaring OTT KPK

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    JAKARTA – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau yang akrab disapa Noel terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (21/8/2025). Penangkapan dilakukan di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan dan dibenarkan langsung oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. “Benar, ada giat tangkap tangan,” ujar Fitroh singkat. Meski begitu, KPK belum membeberkan secara detail kasus […]

  • Habib Ja’far dan Pendeta Kristen Baca Pesan Ilahi di Lagu Idgitaf Play Button

    Habib Ja’far dan Pendeta Kristen Baca Pesan Ilahi di Lagu Idgitaf

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Ray
    • 8Komentar

    DENPASAR – Single terbaru Brigita Meliala alias Idgitaf berjudul Sedia Aku Sebelum Hujan tak hanya mencuri perhatian penikmat musik, tetapi juga memantik perenungan spiritual lintas agama. Lagu yang dirilis pada 8 Oktober 2025 itu dinilai menyimpan pesan ketuhanan yang kuat, baik dari sudut pandang Islam maupun Kristen. Pendakwah muda Nahdlatul Ulama, Habib Husein bin Ja’far […]

  • Starbucks Dibeli Perusahaan China, Boyu Capital Kuasai 60% Operasi di Negeri Tirai Bambu

    Starbucks Dibeli Perusahaan China, Boyu Capital Kuasai 60% Operasi di Negeri Tirai Bambu

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – Raksasa kopi dunia, Starbucks, resmi melepas kendali mayoritas bisnisnya di China. Perusahaan asal Amerika Serikat ini menjual 60% saham operasinya kepada Boyu Capital, perusahaan investasi asal China, dalam kesepakatan senilai US$4 miliar (sekitar Rp64 triliun). Langkah ini menjadi salah satu divestasi terbesar perusahaan global di pasar China dalam beberapa tahun terakhir. Dikutip dari […]

  • Pengkhianatan dari Dalam, Ancaman Paling Mematikan bagi Kekuasaan dan Institusi

    Pengkhianatan dari Dalam, Ancaman Paling Mematikan bagi Kekuasaan dan Institusi

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Sebuah ungkapan tajam kembali relevan di tengah dinamika politik dan sosial mutakhir: “Musuh di luar hanya menggores dinding, namun pengkhianatan di dalam merobohkan seluruh istana.” Kalimat ini bukan sekadar peribahasa, melainkan refleksi atas berbagai peristiwa yang menunjukkan bahwa ancaman terbesar terhadap sebuah kekuasaan, organisasi, maupun negara kerap lahir dari dalam tubuhnya sendiri. Sejarah […]

  • Lulus Cum Laude, dr. Agus Manik Kembangkan Disertasi Model Desa Bijak Antibiotika untuk Lawan Resistensi Antimikroba

    Lulus Cum Laude, dr. Agus Manik Kembangkan Disertasi Model Desa Bijak Antibiotika untuk Lawan Resistensi Antimikroba

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Ray
    • 19Komentar

    DENPASAR – Promovendus dr. I Wayan Agus Gede Manik Saputra, M.Ked.Klin, Sp.MK., Mempertahankan disertasi-nya dengan tema Pengembangan Model Desa Bijak Antibiotika (SAJAKA) dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Resistensi Antimikroba dengan Pendekatan One Health, Kamis 13 November 2025 di Gedung Fakultas Kedokteran Lt. IV Ruang Pertemuan dr. A.A. Made Djelantik. Prof. dr. I Made Ady Wirawan, […]

  • Temuan Mengejutkan, Lumpur Lapindo Ternyata Mengandung Mineral Langka Bernilai Global

    Temuan Mengejutkan, Lumpur Lapindo Ternyata Mengandung Mineral Langka Bernilai Global

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Tragedi Lumpur Lapindo di Sidoarjo yang pada 2006 menenggelamkan rumah, sawah, hingga desa-desa, selama ini selalu dikenang sebagai salah satu bencana ekologis terbesar di Indonesia. Namun, penelitian terbaru dari Badan Geologi dan Kementerian ESDM kini memunculkan fakta mengejutkan yang mengubah cara dunia memandang wilayah tersebut. Di balik semburan lumpur panas yang tak pernah […]

expand_less