Breaking News
light_mode

Abrasi Pantai Kuta Mundur 1,9 Meter per Tahun, 85,53 Km Pesisir Bali Belum Tertangani

  • account_circle Admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Abrasi Ancam Infrastruktur Pantai Kuta dan Ekonomi Warga, Pemprov Bali Didorong Percepat Mitigasi Pesisir

BADUNG — Abrasi Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Bali, semakin mengancam kawasan wisata pesisir dan infrastruktur publik. Kemunduran garis pantai dilaporkan mencapai 1,9 meter per tahun, sementara data Pemerintah Provinsi Bali menunjukkan 215,82 kilometer dari total 633,35 kilometer garis pantai Bali telah terdampak abrasi.

Abrasi Ancam Pariwisata dan Mata Pencaharian Warga

Kuta, Selasa (27/10/2026) — Pengikisan pantai akibat gelombang laut dan kondisi cuaca ekstrem menjadi perhatian serius karena berpotensi mempersempit hamparan pasir, merusak fasilitas umum, serta mengganggu kegiatan ekonomi masyarakat yang bergantung pada pariwisata.

Kerusakan di kawasan pesisir dilaporkan meliputi jalur pejalan kaki, tembok pembatas pantai, dan area usaha pedagang. Jika tidak ditangani secara terencana, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kerusakan infrastruktur sekaligus mengurangi kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke salah satu destinasi unggulan Bali.

Data Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRKIM) Provinsi Bali yang diberitakan Bali Post pada 12 Oktober 2026 mencatat, dari total garis pantai sepanjang 633,35 kilometer, sebanyak 215,82 kilometer mengalami abrasi. Data tersebut juga menyebutkan bahwa 85,53 kilometer garis pantai masih belum tertangani. .

Ancaman abrasi di Pantai Kuta turut menjadi perhatian pemerintah pusat dan daerah. Dalam pemberitaan resmi Pemerintah Provinsi Bali mengenai peninjauan kondisi pantai pada Oktober 2026, Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum Bidang Hubungan Antarlembaga, Triono Junoasmono, menegaskan pentingnya menjaga kawasan pesisir sebagai aset strategis bagi Bali.

“Pantai di Bali adalah aset strategis, bukan sekadar untuk wisata, tetapi juga menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Triono, sebagaimana dikutip dalam laporan resmi Pemerintah Provinsi Bali. .

Triono juga menyampaikan bahwa sekitar 30 persen garis pantai Bali yang panjangnya lebih dari 1.300 kilometer telah terdampak abrasi. Ia menyebut masih terdapat sekitar 85 kilometer garis pantai yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Salah satu upaya perlindungan yang dilaporkan sedang dilakukan di kawasan Pantai Kuta adalah pembangunan pemecah gelombang atau breakwater di bagian selatan pantai. Infrastruktur tersebut ditujukan untuk meredam energi gelombang dan mengurangi dampak pengikisan pesisir.

Namun, penanganan abrasi membutuhkan perencanaan yang menyeluruh. Pemerintah perlu memastikan pembangunan pelindung pantai didukung kajian teknis dan lingkungan, pemantauan perubahan garis pantai, serta evaluasi efektivitas pekerjaan agar tidak menimbulkan dampak yang merugikan wilayah pesisir lainnya.

Selain pembangunan infrastruktur, koordinasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga riset, dan masyarakat setempat menjadi bagian penting dalam menentukan langkah mitigasi yang berkelanjutan. Perlindungan terhadap fasilitas publik dan area usaha warga juga perlu menjadi perhatian selama proses penanganan berlangsung.

Dengan ancaman penyusutan garis pantai dan kerusakan fasilitas yang terus menjadi sorotan, percepatan mitigasi abrasi Pantai Kuta perlu didukung data terbaru, target pekerjaan yang terukur, serta transparansi mengenai anggaran dan jadwal pelaksanaan.

Publik kini menantikan langkah konkret pemerintah untuk menjaga kawasan pesisir tersebut agar tetap aman, berfungsi secara ekologis, dan mampu menopang keberlanjutan pariwisata Bali.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pria Inggris Ini Kesal dengan Tetangga, Lalu Mendirikan Negara Sendiri di Tengah Laut

    Pria Inggris Ini Kesal dengan Tetangga, Lalu Mendirikan Negara Sendiri di Tengah Laut

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 599Komentar

    LONDON – Seorang pria asal Inggris, Paddy Roy Bates, mencatatkan namanya dalam sejarah dunia dengan cara yang tidak biasa. Berawal dari rasa frustrasi karena sering mendapat teguran akibat kebiasaannya memutar musik rock dengan suara keras, ia justru mengambil langkah ekstrem dengan mendirikan negara sendiri di tengah laut. Peristiwa unik itu terjadi pada 1967. Roy Bates […]

  • Serangan Metangi! Momentum Kebangkitan LPD dan Berbagi untuk Masyarakat

    Serangan Metangi! Momentum Kebangkitan LPD dan Berbagi untuk Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR – Gebrakan perubahan yang dilakukan oleh Bandesa Adat Serangan, I Nyoman Gede Pariatha menjelang masyarakat Desa Adat Serangan merayakan hari raya Nyepi çaka 1948 sekaligus Idul Fitri 2026 yang bersamaan dengan perayaan 1,5 tahun Lembaga Perkreditan Desa (LPD), Desa Adat Serangan membagikan ratusan paket sembako kepada masyarkat sekitar, pada Selasa, 10 Maret 2026. Selain […]

  • Tatapan Terakhir Sang Induk, Ketika Cinta Sejati Tak Perlu Disuarakan

    Tatapan Terakhir Sang Induk, Ketika Cinta Sejati Tak Perlu Disuarakan

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Tahukah Anda mengapa seekor rusa betina tampak begitu tenang, bahkan saat dirinya dikelilingi dan dicabik oleh segerombolan cheetah? Dalam sebuah foto yang menyebar luas di media sosial, mata rusa itu tidak menunjukkan kepanikan. Justru terpancar sorot tajam penuh kelembutan, seolah masih menggenggam harapan meski maut sudah di depan mata. Narasi yang menyertainya menyebut […]

  • Prabowo Tegaskan Pentingnya Peran AS di Hadapan Generasi Muda dan Investor di Washington DC

    Prabowo Tegaskan Pentingnya Peran AS di Hadapan Generasi Muda dan Investor di Washington DC

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    WASHINGTON DC — Presiden Prabowo Subianto menekankan agar generasi muda Indonesia tidak melupakan kontribusi penting Amerika Serikat dalam sejarah perjalanan bangsa saat menyampaikan pidato dalam Business Summit di US Chamber of Commerce, Rabu, 18 Februari 2026 waktu setempat, dikutip dari tirto.id Dalam acara yang digelar di Gedung USCC, Washington DC tersebut, Prabowo menggarisbawahi hubungan historis […]

  • Tinggal Gratis, Balas dengan Maling! Diduga Pemuda Asal Riau Gondol Brankas Emas Senilai Rp300 Juta

    Tinggal Gratis, Balas dengan Maling! Diduga Pemuda Asal Riau Gondol Brankas Emas Senilai Rp300 Juta

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 16Komentar

    DENPASAR – Niat tulus keluarga Ni Kadek Ariani (47) untuk menolong seorang pemuda yatim piatu asal Pekanbaru, Riau, justru berbuah pahit. Pemuda berinisial MF yang diberi tempat tinggal dan diperlakukan layaknya anak sendiri, diduga malah kabur membawa brankas berisi uang tunai, perhiasan emas, serta surat-surat berharga dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp300 juta. Aksi pencurian […]

  • PSN Koordinator Denpasar Barat Gelar FGD, Tekankan Etika Pinandita dalam Menjaga Kesakralan Pemangku

    PSN Koordinator Denpasar Barat Gelar FGD, Tekankan Etika Pinandita dalam Menjaga Kesakralan Pemangku

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Ray
    • 5Komentar

    DENPASAR – Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Koordinator Kecamatan Denpasar Barat mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar sebagai bagian upaya memperkuat nilai-nilai etika dalam pelaksanaan ngayah sebagai pemangku. Kegiatan yang berlangsung di Aula PHDI Provinsi Bali ini menghadirkan berbagai tokoh spiritual dan praktisi budaya sebagai narasumber, Sabtu (11/4/2026). FGD tersebut mengangkat tema “Etika Pemangku […]

expand_less