Breaking News
light_mode

Sambut Nyepi, BTID Gelar Safari Ogoh-Ogoh di Enam Banjar Desa Serangan, Dukung Kreativitas Pemuda

  • account_circle Admin
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, PT Bali Turtle Island Development (BTID) memperkuat hubungan dengan masyarakat Desa Serangan melalui kegiatan Safari Ogoh-Ogoh yang menyasar enam banjar di wilayah tersebut. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya serta kreativitas generasi muda dalam menjaga tradisi Bali.

Dalam kegiatan tersebut, BTID mengunjungi enam banjar secara berurutan, yakni Banjar Kawan, Banjar Peken, Banjar Kaja, Banjar Pongjok, Banjar Tengah, dan Banjar Dukuh. Pada setiap kunjungan, perusahaan memberikan dana apresiasi kepada Sekaa Truna-Truni (STT) sebagai bentuk dukungan atas karya seni ogoh-ogoh yang mereka ciptakan.

Bagi masyarakat Bali, khususnya di Desa Serangan, ogoh-ogoh tidak sekadar menjadi bagian dari parade menjelang Nyepi. Tradisi ini memiliki makna simbolis sebagai representasi Bhuta Kala yang dinetralkan untuk menjaga keseimbangan alam semesta sebelum memasuki hari suci Nyepi yang penuh keheningan. Selain itu, proses pembuatan ogoh-ogoh juga menjadi ruang berkumpulnya generasi muda untuk menumbuhkan semangat gotong royong, kreativitas, dan pelestarian tradisi.

Ketua STT Satya Witra Banjar Kawan, I Wayan Adi Saputra, menjelaskan bahwa ogoh-ogoh yang dibuat tahun ini mengusung konsep berbeda. STT setempat menghadirkan ogoh-ogoh bertajuk “Bhagawan Samirana” yang tidak hanya menonjolkan unsur Bhuta Kala, tetapi juga pesan moral dan nilai estetika.

“Tahun ini kami ingin tampil sedikit berbeda. Ogoh-ogoh tidak hanya menggambarkan Bhuta Kala, tetapi juga membawa pesan kebaikan dan nilai estetika,” ujar Adi Saputra.

Ia menambahkan bahwa bahan yang digunakan dalam pembuatan ogoh-ogoh tersebut sebagian besar berasal dari material ramah lingkungan seperti kertas dan koran bekas.

Adi Saputra juga mengapresiasi dukungan BTID yang dinilai membantu para pemuda untuk terus berkarya dan menjaga tradisi. Menurutnya, dukungan tersebut memberikan motivasi bagi generasi muda untuk terus aktif dalam kegiatan budaya di banjar.

Semangat pelestarian budaya juga terlihat di Banjar Pongjok dan Banjar Tengah. Selain menyiapkan ogoh-ogoh, para pemuda setempat juga mempersiapkan pertunjukan tari dan iringan gamelan sebagai bagian dari rangkaian pawai.

Godem, salah satu penari dari STT Satya Budhi, mengatakan bahwa latihan tari telah dimulai sejak Februari dan melibatkan berbagai kalangan pelajar, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga mahasiswa.

“Karena kita mengedepankan semangat gotong royong, tarian ini melibatkan pelajar dari berbagai usia. Latihan sudah kami lakukan sejak Februari,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi dengan BTID memberikan dampak positif bagi keberlanjutan kegiatan budaya di kalangan generasi muda.

Hal serupa disampaikan Ketua STT Satya Hredhaya Banjar Dukuh, Kadek Noni Purnama Dewi. Ia menilai dukungan BTID membantu memaksimalkan kreativitas pemuda dalam mempersiapkan ogoh-ogoh dan kegiatan seni lainnya.

Sementara itu, Kepala Komunikasi BTID, Zefri Alfaruqy, menegaskan bahwa Safari Ogoh-Ogoh merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghormati dan mendukung kearifan lokal masyarakat Desa Serangan.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin perusahaan, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap peran generasi muda dalam menjaga tradisi Bali.

“Kami sangat senang melihat antusiasme para pemuda yang mampu memadukan kreativitas seni dengan nilai keberlanjutan melalui penggunaan material ramah lingkungan,” ujar Zefri.

Ia menambahkan, BTID berkomitmen untuk terus berjalan berdampingan dengan masyarakat dalam menjaga identitas budaya Bali.

“Dukungan ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi Sekaa Truna-Truni untuk terus berkarya. Kami percaya harmoni antara pengembangan kawasan ekonomi dan pelestarian tradisi menjadi kunci kemajuan bersama di masa depan,” katanya.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Jro Kepisah! Tuntutan Tak Berdasar, Kuasa Hukum Tegaskan Turah Oka Tak Bersalah

    Kasus Jro Kepisah! Tuntutan Tak Berdasar, Kuasa Hukum Tegaskan Turah Oka Tak Bersalah

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    DENPASAR – Tuntutan tiga bulan penjara yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Isa Ulinnuha terhadap A.A. Ngurah Oka alias Turah Oka dinilai tidak mencerminkan fakta-fakta hukum yang terungkap selama persidangan. Hal ini ditegaskan oleh kuasa hukum terdakwa, I Kadek Duarsa, yang menyebut tuntutan tersebut sarat asumsi dan mengabaikan bukti-bukti nyata di ruang sidang. “Tuntutan ini […]

  • Royal Ambarrukmo Yogyakarta Perkuat Strategi Bisnis Lewat Pelatihan Revenue Management Berstandar Global

    Royal Ambarrukmo Yogyakarta Perkuat Strategi Bisnis Lewat Pelatihan Revenue Management Berstandar Global

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    YOGYAKARTA – Royal Ambarrukmo Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam memimpin transformasi manajemen perhotelan di era digital. Melalui pelatihan eksklusif bertajuk Revenue Management & Channel Distribution Training, hotel bersejarah ini menghadirkan pakar nasional untuk memperkuat strategi forecasting dan analisis permintaan berbasis data. Program yang digelar pada 25 Juni 2025 ini menghadirkan Prabowo Tuwiryono, konsultan senior di […]

  • Promovendus IB Anggapurana Soroti Lemahnya Sanksi Pidana dalam Perlindungan Pariwisata Play Button

    Promovendus IB Anggapurana Soroti Lemahnya Sanksi Pidana dalam Perlindungan Pariwisata

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR – Kerapuhan penerapan hukum pidana di sektor pariwisata kembali menjadi sorotan tajam dalam ujian terbuka promosi doktor Fakultas Hukum Universitas Udayana yang digelar pada 4 Juli 2025. Promovendus Ida Bagus Anggapurana Pidada dalam disertasinya menekankan pentingnya kepastian hukum sebagai fondasi bagi keberlanjutan sektor pariwisata, khususnya di Bali. Dalam pemaparannya, Anggapurana menyoroti lemahnya penegakan sanksi […]

  • Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp63,7 Triliun untuk 2026, Fokus pada Kinerja dan Modernisasi

    Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp63,7 Triliun untuk 2026, Fokus pada Kinerja dan Modernisasi

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp63,7 triliun untuk tahun anggaran 2026. Usulan ini disampaikan oleh Asisten Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (Astama Rena), Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Hadiningrat, dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (7/7/2025). Berdasarkan surat resmi Kapolri tertanggal […]

  • TNI AL Targetkan Kapal Induk Bekas Italia Tiba Sebelum HUT ke-81 TNI

    TNI AL Targetkan Kapal Induk Bekas Italia Tiba Sebelum HUT ke-81 TNI

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – TNI Angkatan Laut (TNI AL) mengupayakan agar kapal induk bekas milik Italia dapat tiba di Indonesia sebelum 5 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sebagaimana dilaporkan Antara News, Kepala Staf TNI AL Laksamana Muhammad Ali menyampaikan bahwa pihaknya berharap kapal tersebut sudah dapat sandar sebelum […]

  • Warren Buffett! Cara Paling Sederhana Ajarkan Anak Tentang Pajak, Makan 30% Es Krim Mereka

    Warren Buffett! Cara Paling Sederhana Ajarkan Anak Tentang Pajak, Makan 30% Es Krim Mereka

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 8Komentar

    JAKARTA — Warren Buffett, salah satu investor tersukses dan terkaya di dunia, dikenal bukan hanya karena kepiawaiannya dalam membaca pasar, tetapi juga karena caranya yang sederhana dalam menjelaskan konsep ekonomi rumit. Dalam sebuah kesempatan, Buffett pernah berseloroh bahwa “cara terbaik mengajarkan pajak kepada anak-anak adalah dengan memakan 30 persen dari es krim mereka.” Meski terdengar […]

expand_less