Breaking News
light_mode

Suwisma: “GWK Berdiri karena Idealisme, Bukan Sekadar Kepentingan Bisnis”

  • account_circle Ray
  • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Polemik yang dialami PT Garuda Adhimatra Indonesia (GAIN) selaku pengelola Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park, yang merupakan anak perusahaan dari PT Alam Sutera Realty Tbk. (ASRI), yang mengakuisisi pengelolaan GWK sejak tahun 2012, bukan semata – mata kesalahannya selaku manajemen.

Berita yang santer seakan PT. GAIN tidak perduli dengan masyarakat sekitar tentu itu tidak sepenuhnya benar. Saat dikonfirmasi langsung Mayjen (Purn) Sang Nyoman (SN) Suwisma selaku Komisaris Utama, Rabu, 15 Oktober 2025 – 8.30 Wita, disebuah cafe di bilangan Denpasar, Renon menuturkan justru sebagai anak perusahaan property sebagai pengelola entah kapan akan bisa balik modal.

“Karena kecintaannya terhadap budaya Indonesia terutama Bali, maka mereka mau mengakuisisi GWK padahal mereka paham entah kapan akan balik modal dengan modal mencapai 3 Triliun lebih, ” Ungkap Letting 71 ini.

Garis kuning itu tembok GWK, adanya kesepakatan baru antara Pemerintah dengan PT GAIN.

Perjanjian yang telah disepakati dengan Pemerintahan Provinsi Bali dan daerah Badung belum lama ini, dalam memediasi persoalan akses jalan warga, dengan hasil disepakati bahwa jalan yang selama ini digunakan warga tetap dapat dimanfaatkan melalui perjanjian pinjam pakai lahan antara pihak GWK dan Pemerintah Daerah.

” Menggeser pagar yang berada di atas lahan kami sehingga tetap ada alternatif akses jalan untuk warga menuju jalan umum. Ini demi kepentingan masyarakat di sekitar GWK juga, ” Sebutnya.

Pembangunan fisik GWK dimulai pada 1997, namun terhenti akibat krisis moneter 1998. Selama bertahun-tahun proyek ini mangkrak, hingga akhirnya tahun 2013 PT Alam Sutera Realty Tbk mengambil alih dan melanjutkan pembangunan.

Lima tahun kemudian, pada 2018, patung GWK akhirnya diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, menandai babak baru dalam sejarah karya seni Indonesia. Kini, patung setinggi 121 meter ini dan dengan bobot mencapai 4.000 ton, kini berdiri megah di Jimbaran, Bali, lebih tinggi dari Patung Liberty di Amerika Serikat dan menjadi simbol kejayaan seni, budaya, dan kebanggaan nasional.

Walaupun demikian patung GWK sendiri sebelumnya sempat ditolak dan diprotes habis – habisan karena melanggar tata letak Dewa Wisnu dan lain sebagainya.

” Niat I Nyoman Nuarta tentu tidak ada maksud seperti yang digambarkan sebagai Dewata Nawa Sanga, ini murni karena seni dan cinta untuk membentuk Culture Park, “pesan Suwisma.

Ide pembangunan GWK muncul pertama kali pada tahun 1989, saat Nuarta, seniman asal Tegallinggah, Kecamatan Penebel, Tabanan ini bertemu dengan Menteri Pariwisata Joop Ave dan Gubernur Bali IB Oka. Saat itu, muncul rencana membuat patung Garuda kecil di Bandara Ngurah Rai, namun Nuarta berpikir jauh lebih besar:

“Mengapa tidak membangun patung Garuda raksasa yang menjadi pusat seni, budaya, dan pariwisata Indonesia?”

Gagasan itu disampaikan kepada Presiden Soeharto dan disetujui pada tahun 1990. Soeharto bahkan memberikan pinjaman lunak 25 tahun dengan bunga 1% melalui BTDC, sebagai bentuk dukungan terhadap proyek yang dianggap sebagai simbol kebangkitan seni modern Indonesia.

“Kini GWK hanya menguasai lahan 60,7 hektar saja seperti perjanjian awal kepemilikan itu sebesar 100 hektar. Jadi harap juga menghargai pihak GWK yang telah banyak berbuat kepada masyarakat sekitarnya, ” Tekannya.

” Perusahaan Property mengambil proyek Budaya ya salah, tetapi karena idealisme dan kebanggaan terhadap budaya bangsa, maka GWK telah banyak membantu masyarakat, PT Alam Sutra tentu tidak semata – mata mengambil keuntungan semata, ” Pungkasnya. (Ray)

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (8)

  • Steven

    When sme onne searches for his necessary thing, therefore he/she neerds too bbe available thjat iin detail, thnus that thing iis maintaimed over here.

    Allso isit myy webpate … freepornmovies.biz

    Balas27 Mei 2026 3:04 PM
  • 📠 📢 Reminder: 0.95 BTC available for withdrawal. Proceed → https://graph.org/Get-your-BTC-09-04?hs=52c5e0afccbb8d3abb403381a529a935& 📠

    9qb4so

    Balas17 Oktober 2025 2:43 AM
  • Gede karta

    Terimakasih untuk Manajemen GWK…..The Best…..Tetap Semangat

    Balas15 Oktober 2025 7:32 AM
  • Adrian

    Masyarakat Indonesia khususnya Bali harusnya berbangga diri atas karya anak bangsa yg telah diakui oleh dunia internasional. Terlebih warga Bali yg byk terbantukan dapat menghidupi anak kelg mrk atas peluang pekerjaan yg diberikan oleh GWK…
    Sy pribadi melihat sendiri bgm masyarakat luas bisa menikmati indahnya jogging sore di kawasan GWK yang tanpa dipungut biaya apapun.
    Mari jaga apa yang sudah menjadi salah satu aset dari bangsa ini…jgn tergiur, jgn tertidur dan jgn terhasut oleh suara-suara lantang yg hanya mengatasnamakan kepentingan warga dan masyarakat, tp dibalik itu hanyalah kepentingan dan kekuatiran pribadi semata.
    Perkaya Indonesia, Perkaya Bali dg prestasi yg mendunia…bukan perkaya perut dan kantong sendiri apalagi mengaku pegiat media sosial, tp ternyata hanya sebatas pegiat pansos.

    Semangat Bali…Semangat Indonesia
    Indonesia Pintar…Indonesia Maju….!!!

    Balas15 Oktober 2025 7:26 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Monkey Forest Ubud Klarifikasi Video Instagram Toilet Rusak, Total Ada 15 Titik Toilet untuk Pengunjung

    Monkey Forest Ubud Klarifikasi Video Instagram Toilet Rusak, Total Ada 15 Titik Toilet untuk Pengunjung

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    Pengelola menegaskan toilet yang viral di media sosial memang sedang dalam proses perbaikan. Secara keseluruhan, Monkey Forest Ubud memiliki 15 titik toilet yang tetap dapat digunakan pengunjung dan pengemudi selama renovasi berlangsung. UBUD – Ubud selalu menjadi magnet wisata Bali. Di antara deretan destinasi yang paling banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara, Monkey Forest Ubud […]

  • Selat Hormuz Memanas, Perang Iran–Israel–AS Picu Ancaman Krisis Energi Global

    Selat Hormuz Memanas, Perang Iran–Israel–AS Picu Ancaman Krisis Energi Global

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    Teheran/Washington/Tel Aviv – Eskalasi konflik antara Iran dan Israel yang turut melibatkan Amerika Serikat kini memasuki babak baru yang lebih berbahaya. Ketegangan militer yang sebelumnya terbatas pada serangan udara dan balasan rudal, kini meluas ke ancaman penutupan Selat Hormuz — jalur vital distribusi energi dunia. Selat sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia itu […]

  • “Bebeke Putih Jambul” Jadi Tamparan Keras untuk Pemimpin Bali, Dewa Sudarsana Sebut Gaya Kepemimpinan Rahwana Play Button

    “Bebeke Putih Jambul” Jadi Tamparan Keras untuk Pemimpin Bali, Dewa Sudarsana Sebut Gaya Kepemimpinan Rahwana

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 7Komentar

    DENPASAR – Pengamat politik budaya Bali, I Dewa Putu Sudarsana, melontarkan kritik tajam terhadap pola kepemimpinan Bali yang dalam hal ini bisa saja ditujukan kepada manuver sejumlah pihak dalam polemik kerja Pansus TRAP DPRD Bali yang belakangan menuai sorotan publik. Menurutnya, langkah-langkah yang dilakukan dengan cara-cara demonstratif, termasuk aksi penyegelan dan tekanan di ruang publik, […]

  • JMSI Bali Genap Dua Tahun, Tegaskan Peran Pers sebagai Kontrol Sosial dan Pengawal Pembangunan

    JMSI Bali Genap Dua Tahun, Tegaskan Peran Pers sebagai Kontrol Sosial dan Pengawal Pembangunan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Denpasar – Memasuki usia ke-2, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran pers sebagai kontrol sosial sekaligus pengawal pembangunan daerah. Penegasan tersebut disampaikan dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 JMSI Bali yang digelar di Casa Bunga, Renon, Kamis (30/4/2026). Ketua JMSI Bali, Nyoman Ady Irawan, dalam sambutannya menekankan […]

  • Penolakan PSEL Diduga Cara Politik Kotor Untuk Tetap Memajukan Pembangunan FSRU LNG, Tolak!

    Penolakan PSEL Diduga Cara Politik Kotor Untuk Tetap Memajukan Pembangunan FSRU LNG, Tolak!

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Rencana Pembangunan Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di lahan milik Pelindo seluas 6 hektare mendapat penolakan dari sejumlah warga di Banjar Pesanggaran dengan alasan dekat permukiman, kawasan suci, dan jalur pariwisata. Penolakan ini seperti ada dugaan politik yang menunggangi, Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bali tidak didanai langsung […]

  • Idul Fitri di Sukawati Berlangsung Khusyuk, Pesan Khatib Tekankan Pentingnya Lembutkan Hati

    Idul Fitri di Sukawati Berlangsung Khusyuk, Pesan Khatib Tekankan Pentingnya Lembutkan Hati

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    Gianyar — Pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Lapangan SMP Cipta Dharma, Perumahan BTN Chandra Asri, Sukawati, Kabupaten Gianyar, berlangsung khusyuk dan penuh haru, diikuti ratusan umat Muslim setempat, Sabtu pagi. Sejak fajar, gema takbir, tahmid, dan tahlil telah berkumandang, menciptakan suasana religius yang menyentuh. Jamaah yang hadir terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga […]

expand_less