Breaking News
light_mode

Harga Kos di Bali Kian Melambung, Pekerja Mengeluh, Cari Tempat Tinggal Kini Lebih Sulit daripada Cari Kerja

  • account_circle Admin
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Meningkatnya harga sewa kamar kos di Bali mulai menjadi persoalan serius bagi para pekerja, baik pendatang maupun warga yang mencari penghidupan di Pulau Dewata. Di sejumlah kawasan strategis, biaya sewa yang terus merangkak naik membuat banyak orang terpaksa menunda hidup mandiri, berbagi kamar, hingga tinggal jauh dari lokasi kerja demi menekan pengeluaran.

Ardiansyah (30), perantau asal Bima, Nusa Tenggara Barat, menjadi salah satu yang merasakan dampaknya. Ia datang ke Bali dengan harapan memperbaiki taraf hidup dan berhasil mendapatkan pekerjaan hanya tiga hari setelah tiba. Namun, penghasilannya belum cukup untuk menyewa kamar kos sendiri.

Selama lebih dari setahun, Ardi masih berbagi kamar dengan sepupunya yang lebih dulu menetap di Bali. Menurutnya, mencari kos dengan harga terjangkau kini jauh lebih sulit dibandingkan mencari pekerjaan.

“Sudah empat bulan terakhir saya mencari kamar kos di bawah Rp1 juta per bulan, tetapi belum juga menemukan yang sesuai,” ujarnya.

Jika memaksakan diri menyewa kamar sendiri, Ardi memperkirakan hampir separuh gajinya akan habis hanya untuk biaya tempat tinggal.

Kondisi serupa juga dialami Yanresa Utami (39), seorang karyawan swasta yang bekerja di Jakarta. Keinginannya untuk pindah ke Bali dan menjalani gaya hidup yang lebih tenang akhirnya harus ditunda setelah mengetahui tingginya biaya sewa tempat tinggal di Pulau Dewata.

Menurutnya, kamar kos dengan fasilitas standar seperti AC, kamar mandi dalam, tempat tidur, dan lemari di kawasan strategis Bali kini banyak ditawarkan dengan harga di atas Rp5 juta per bulan. Padahal, dengan fasilitas yang hampir sama di Jakarta, biaya sewanya berkisar Rp2,5 juta hingga Rp3 juta per bulan.

Sementara itu, Elza S (35) memilih strategi berbeda agar tetap bisa bertahan. Ia bekerja di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, namun tinggal di Batubulan, Kabupaten Gianyar, yang menawarkan harga kos jauh lebih murah.

Dengan gaji sekitar Rp6,5 juta per bulan, Elza hanya mengeluarkan Rp750 ribu untuk menyewa kamar kos tanpa perabot, tetapi sudah dilengkapi kamar mandi dalam dan dapur kecil.

“Gajiku Rp6,5 juta. Kosku Rp750 ribu, memang kosong tanpa perabot, tetapi privasi tetap terjaga karena kamar mandi di dalam,” katanya.

Namun, pilihan tersebut memiliki konsekuensi. Setiap hari Elza harus menempuh perjalanan sekitar 60 hingga 80 menit menggunakan sepeda motor untuk menuju tempat kerja. Waktu tempuh yang panjang membuat tenaga dan waktunya lebih banyak terkuras di jalan.

Fenomena melonjaknya harga kos di Bali menunjukkan semakin tingginya biaya hidup, terutama di kawasan yang menjadi pusat aktivitas pariwisata. Kondisi ini memaksa banyak pekerja untuk beradaptasi dengan berbagai cara, mulai dari berbagi tempat tinggal, mencari kos di wilayah penyangga, hingga mengorbankan waktu perjalanan agar pengeluaran tetap terkendali.

Bagi sebagian pekerja, memiliki pekerjaan di Bali kini bukan lagi tantangan terbesar. Justru menemukan tempat tinggal yang layak dengan harga terjangkau menjadi persoalan yang semakin sulit di tengah terus meningkatnya permintaan dan terbatasnya pilihan hunian.

Penulis : Arya, Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Netizen Kecam Koster! Denial, Tata Kota Amburadul, hingga Tak Paham Data Korban Banjir

    Netizen Kecam Koster! Denial, Tata Kota Amburadul, hingga Tak Paham Data Korban Banjir

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Kritik pedas kepada Gubernur Bali Wayan Koster ramai bergema di media sosial, salah satunya datang dari akun TikTok Silvia Tjan (@mich.schndr). Dalam sebuah unggahan berbentuk surat terbuka, Silvia yang mengaku lahir, besar, dan hidup lebih dari 30 tahun di Bali, meluapkan kekecewaannya terhadap sikap Koster dalam menyikapi bencana banjir yang menelan korban jiwa […]

  • Dari Sembako hingga Cita-cita Jadi GM Hotel, Mercure Kuta Bali Wujudkan Mimpi Anak Muda Bali

    Dari Sembako hingga Cita-cita Jadi GM Hotel, Mercure Kuta Bali Wujudkan Mimpi Anak Muda Bali

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 19Komentar

    BADUNG – Gerakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Mercure Kuta Bali, Accor Hotels menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian sosial dan keberlanjutan komunitas dengan menyalurkan bantuan langsung kepada dua lembaga sosial di Bali. Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Badung dan Dinas Sosial Kota Denpasar. Tim Mercure Kuta […]

  • Golkar Bali Jemput Generasi Muda, Tanggapi Bonus Demografi dengan Rekrutmen Terbuka

    Golkar Bali Jemput Generasi Muda, Tanggapi Bonus Demografi dengan Rekrutmen Terbuka

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Oleh : Putu Intan Adelia Ananda Putri DENPASAR – DPD Partai Golkar Bali mengambil langkah strategis dengan membuka pintu selebar-lebarnya bagi generasi muda untuk terlibat dalam politik. Rekrutmen terbuka ini menyasar pelajar, mahasiswa, pengusaha muda, hingga kreator digital—kelompok yang selama ini dianggap jauh dari dunia politik. Di bawah kepemimpinan I Gde Sumarjaya Linggih (Demer), Golkar […]

  • Patroli Sepeda Gayung di Lapangan Renon Jaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat

    Patroli Sepeda Gayung di Lapangan Renon Jaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Ray
    • 23Komentar

    DENPASAR – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukum Polresta Denpasar, Satuan Samapta Polresta Denpasar melaksanakan patroli sepeda gayung di seputaran Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar Timur, pada Minggu (22/6/2025) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wita tersebut melibatkan tiga personel Sat Samapta. Patroli dilakukan untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat […]

  • Mantan Jro Bendesa Adat Serangan Dilaporkan ke Polda Bali

    Mantan Jro Bendesa Adat Serangan Dilaporkan ke Polda Bali

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    DENPASAR – Dugaan penggelapan dana penjualan tanah adat mengguncang Desa Adat Serangan. Seorang mantan Jro Bendesa Adat Serangan resmi dilaporkan ke Kepolisian Daerah (Polda) Bali atas dugaan penggelapan dana hasil penjualan aset tanah adat senilai Rp4,5 miliar. Laporan tersebut tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTLP) Nomor STTLP/B/37/I/2026/SPKT/POLDA BALI tertanggal 13 Januari 2026, yang diterbitkan […]

  • Sinergi TNI dan Media! Nobar Film “Believe” Perkuat Kebersamaan di Kuta

    Sinergi TNI dan Media! Nobar Film “Believe” Perkuat Kebersamaan di Kuta

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 9Komentar

    BADUNG – Dalam suasana penuh keakraban, Kodam IX/Udayana bersama insan media mengadakan kegiatan nonton bareng (nobar) film inspiratif “Believe – Takdir, Mimpi, Keberanian”, Rabu (6/8/2025), di Bioskop Park 23, Kuta, Badung. Kegiatan ini menjadi wadah mempererat hubungan antara institusi militer dan media yang selama ini menjalin kemitraan strategis dalam penyebaran informasi publik. Film Believe mengangkat […]

expand_less